-
Purbaya Yudhi Sadewa kritik The Economist karena salah paham terkait dana Rp200 triliun.
-
Pemilik saham utama The Economist merupakan keluarga konglomerat Agnelli asal Eropa.
-
Gurita bisnis pemilik The Economist mencakup raksasa otomotif dunia seperti Ferrari.
Meski dalam proses penjualan, keluarga Rothschild masih terdaftar di laman resmi pemegang saham The Economist hingga Mei 2026.
Pemegang saham terbesar The Economist (Exor, keluarga Agnelli) bukan sosok kaleng-kaleng.
Berdasarkan catatan majalah Forbes, Agnelli, Giovanni dan keluarga mempunyai kekayaan bersih sebesar 2,3 miliar dolar AS atau Rp44,2 triliun pada 2002.
Di awal tahun 2000-an, Agnelli masuk dalam daftar 100 orang terkaya di dunia.
Keluarga Agnelli juga terkenal atas kepemilikan di merek otomotif seperti Ferrari (1969), Lancia (1969), Alfa Romeo (1986), hingga manufaktur Chrysler (2009).
Apabila menghitung kapitalisasi pasar di industri otomotif, Keluarga Agnelli mempunyai kekayaan hingga puluhan miliar dolar AS atau ratusan triliun rupiah.
Sebagai pemegang saham hampir 30 persen, The Economist Group memiliki total aset sebesar 187,5 juta poundsterling (Rp4,42 triliun).