Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.790.000
Beli Rp2.665.000
IHSG 6.094,941
LQ45 616,399
Srikehati 311,257
JII 380,793
USD/IDR 17.668

Bahlil Buka 118 Blok Migas, Investor Tak Perlu Nego di Belakang Meja

Achmad Fauzi | Yaumal Asri Adi Hutasuhut | Suara.com

Jum'at, 22 Mei 2026 | 15:45 WIB
Bahlil Buka 118 Blok Migas, Investor Tak Perlu Nego di Belakang Meja
Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia membuka banyak wilayah kerja Migas. [Suara.com/Yaumal Asri Adi Hutasuhut].
  • Kementerian ESDM menargetkan produksi migas mencapai satu juta barel per hari pada tahun 2029 melalui percepatan eksplorasi wilayah.
  • Menteri ESDM membuka lelang investasi migas secara transparan di IPA Convex 2026 untuk meningkatkan cadangan domestik nasional.
  • Delapan Wilayah Kerja baru telah ditandatangani dengan nilai investasi komitmen pasti sebesar 57,95 juta dolar AS secara akumulatif.

Suara.com - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mempercepat eksplorasi dan pengembangan sektor minyak dan gas bumi (migas) guna mengejar target produksi nasional sebesar 900 ribu hingga 1 juta barel minyak per hari (bph) pada tahun 2029.

Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, menyatakan, pemerintah membuka peluang investasi secara transparan melalui penawaran lelang Wilayah Kerja (WK) Migas untuk meningkatkan cadangan hulu domestik.

"Ini saya buka secara umum, siapa saja boleh (ikut). Tidak perlu nego-nego di belakang meja. Yang penting kalian punya teknologi, kalian punya uang, kalian punya keseriusan," ujar Bahlil saat membuka Indonesia Petroleum Association Convention and Exhibition (IPA Convex) 2026 di Tangerang, Banten yang dikutip pada Jumat (22/5/2026). 

Pemerintah diminta mempercepat perluasan dan pembangunan jaringan distribusi gas bumi untuk rumah tangga (Jargas) perlu segera diwujudkan. (Foto Ist).
Ilustrasi Blok Migas. (Foto Ist).

Hingga Mei 2026, Kementerian ESDM mengidentifikasi 118 WK Migas potensial. Dari jumlah tersebut 43 wilayah masih dalam tahap studi bersama (joint study), 

50 wilayah dalam tahap penawaran studi dan akuisisi data baru, 25 wilayah statusnya telah ditandatangani, termasuk 8 WK hasil lelang tahun 2025.

Akumulasi investasi dari delapan WK baru tersebut mencatat total nilai komitmen pasti sebesar 57,95 juta dolar AS dan bonus tanda tangan (signature bonus) sebesar 3,15 juta dolar AS. Total potensi sumber daya dari kedelapan blok ini diperkirakan mencapai 255 juta barel minyak dan 13,79 Trillion Cubic Feet (TCF) gas.

Adapun rincian delapan WK yang resmi ditandatangani: 

  1. WK Gagah, berlokasi di onshore Sumatera Selatan. Wilayah ini memiliki potensi sumber daya 173 juta barel minyak dan 1,1 Trillion Cubic Feet (Triliun Kaki Kubik atau TCF) gas, dengan nilai komitmen pasti 4,25 juta dolar AS dan bonus tanda tangan 300 ribu dolar AS.
  2. WK Bintuni, berlokasi di onshore dan offshore Papua Barat. Potensi sumber dayanya mencapai 2,1 TCF gas, dengan nilai komitmen pasti 16,55 juta dolar AS dan bonus tanda tangan 1,25 juta dolar AS.
  3. WK Karunia, berlokasi di onshore dan offshore Sumatera Utara dan Riau. Potensi sumber dayanya sebesar 82 juta barel minyak dan 0,13 TCF gas, dengan nilai komitmen pasti USD 9,9 juta dan bonus tanda tangan 300 ribu dolar AS.
  4. WK Drawa, berlokasi di offshore Papua Barat dan Papua Barat Daya. Potensi sumber dayanya 0,36 TCF gas, dengan total nilai komitmen pasti 6,45 juta dolar AS dan bonus tanda tangan 200 ribu dolar AS.
  5. WK Jalu, berlokasi di offshore Laut Andaman. Potensi sumber dayanya sebesar 2,9 TCF gas, dengan total nilai komitmen pasti 6,6 juta dolar AS dan bonus tanda tangan 300 ribu dolar AS.
  6. WK Southwest Andaman, berlokasi di offshore Laut Andaman. Wilayah ini memiliki sumber daya potensial 3 TCF gas, dengan total nilai komitmen pasti USD8,2 juta dan bonus tanda tangan 300 ribu dolar AS.
  7. WK Barong, berlokasi di offshore Jawa Timur dan Sulawesi Selatan. Potensi sumber dayanya 2,9 TCF gas, dengan total nilai komitmen pasti 2,5 juta dolar AS dan bonus tanda tangan 200 ribu dolar AS.
  8. WK Nawasena, berlokasi di onshore dan offshore Jawa Timur. Wilayah ini memiliki potensi sumber daya 1,3 TCF gas, dengan total nilai komitmen pasti USD 3,5 juta dan bonus tanda tangan 300 ribu dolar AS.

Selain menarik investasi asing dan nasional skala besar, Bahlil menekankan pentingnya pelibatan pelaku usaha daerah dalam proyek hulu migas di wilayah masing-masing, dengan catatan tetap mengedepankan profesionalisme dan kompetensi teknis.

"Jangan semua kontraktor orang Jakarta semua. Jadikanlah orang daerah itu menjadi tuan di negerinya sendiri selama (mereka) profesional," tegasnya.

Bahlil juga menginstruksikan jajaran Kementerian ESDM dan SKK Migas untuk mempermudah proses perizinan bagi Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) mengingat tingginya risiko investasi di sektor hulu. Namun, ia memperingatkan akan menindak tegas investor yang tidak patuh pada regulasi atau memperlambat pelaksanaan proyek di lapangan.

Selain mengandalkan lelang blok baru, strategi pemerintah untuk mendongkrak produksi migas saat ini bertumpu pada penyederhanaan regulasi, pengaktifan kembali sumur-sumur menganggur (reactivation idle wells), serta penerapan teknologi Enhanced Oil Recovery (EOR).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IPA Convex 2026: PHE Pertegas Komitmen Jaga Ketahanan Energi Nasional dan Percepatan Transisi Energi

IPA Convex 2026: PHE Pertegas Komitmen Jaga Ketahanan Energi Nasional dan Percepatan Transisi Energi

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 14:42 WIB

Impor Minyak Rusia Tanpa Pertamina, Pemerintah Siapkan BLU Khusus

Impor Minyak Rusia Tanpa Pertamina, Pemerintah Siapkan BLU Khusus

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 18:25 WIB

ESDM Siapkan Gas CNG 3 Kg Pengganti LPG, Begini Skemanya

ESDM Siapkan Gas CNG 3 Kg Pengganti LPG, Begini Skemanya

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 15:14 WIB

Terkini

Secara Konsolidasi, BTN Raup Untung Rp 1,45 Triliun Hingga April 2026

Secara Konsolidasi, BTN Raup Untung Rp 1,45 Triliun Hingga April 2026

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 15:40 WIB

Bulog Siapkan Bansos Beras 20 Kg, Tapi Tunggu Lampu Hijau Pemerintah

Bulog Siapkan Bansos Beras 20 Kg, Tapi Tunggu Lampu Hijau Pemerintah

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 15:31 WIB

Kolaborasi BTN dan KAI Hadirkan 5.400 Unit Hunian TOD Baru

Kolaborasi BTN dan KAI Hadirkan 5.400 Unit Hunian TOD Baru

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 15:24 WIB

5 Pemenang Program BRI Debit FC Barcelona Siap ke Spanyol Nikmati Sepak Bola Kelas Dunia

5 Pemenang Program BRI Debit FC Barcelona Siap ke Spanyol Nikmati Sepak Bola Kelas Dunia

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 15:02 WIB

IPA Convex 2026: PHE Pertegas Komitmen Jaga Ketahanan Energi Nasional dan Percepatan Transisi Energi

IPA Convex 2026: PHE Pertegas Komitmen Jaga Ketahanan Energi Nasional dan Percepatan Transisi Energi

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 14:42 WIB

Rosan Masih Rahasiakan Struktur Pengurus Danantara Sumberdaya Indonesia

Rosan Masih Rahasiakan Struktur Pengurus Danantara Sumberdaya Indonesia

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 14:32 WIB

BTN Catatkan Laba Bersih Segmen Bank Rp 1,16 Triliun Hingga April 2026

BTN Catatkan Laba Bersih Segmen Bank Rp 1,16 Triliun Hingga April 2026

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 14:26 WIB

Rupiah Loyo, Orang RI Ramai-Ramai Timbun Dolar di Bank

Rupiah Loyo, Orang RI Ramai-Ramai Timbun Dolar di Bank

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 14:02 WIB

Asing Kembali Masuk, IHSG Membara di Sesi I Balik ke Level 6.100

Asing Kembali Masuk, IHSG Membara di Sesi I Balik ke Level 6.100

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 13:36 WIB

Mengerikan! BI Catat Defisit Transaksi Berjalan RI Melonjak Jadi Rp70 Triliun

Mengerikan! BI Catat Defisit Transaksi Berjalan RI Melonjak Jadi Rp70 Triliun

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 13:16 WIB