Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.630.000
Beli Rp2.525.000
IHSG 5.916,070
LQ45 584,483
Srikehati 289,903
JII 349,817
USD/IDR 17.994

Apa Penyebab Sumatera Blackout? Ini Kondisi Terbarunya, Disebut Beda dari Mati Lampu Biasa

Nur Khotimah

Sabtu, 23 Mei 2026 | 08:06 WIB
Apa Penyebab Sumatera Blackout? Ini Kondisi Terbarunya, Disebut Beda dari Mati Lampu Biasa
Suasana gelap gulita lampu padam di salah perumahan di Pekanbaru, Jumat (22/5/2026) malam. [Suara.com/Eko Faizin]
baca 10 detik
  • Pemadaman listrik massal melanda sebagian wilayah Sumatera Utara pada 22 Mei 2026 dan memicu keluhan warga.
  • Gangguan listrik juga dilaporkan terjadi di Aceh, Riau, hingga Sumatera Barat.
  • Publik mempertanyakan penyebab blackout karena dinilai berbeda dari mati lampu biasa.

Suara.com - Insiden pemadaman listrik massal atau blackout yang melanda sebagian wilayah Sumatera Utara pada Jumat (22/5/2026) menjadi perhatian publik.

Banyak warga mengeluhkan listrik padam serentak yang terjadi saat aktivitas malam sedang padat berlangsung.

Tak hanya di Sumatera Utara, gangguan listrik juga dilaporkan terjadi di sejumlah wilayah lain seperti Aceh, Riau, hingga Sumatera Barat.

Kondisi tersebut membuat masyarakat bertanya-tanya karena pemadaman kali ini disebut berbeda dari mati lampu biasa. Kira-kira, apa penyebab Sumatera mati lampu?

Apa Penyebab Sumatera Blackout?

Ilustrasi pemadaman listrik massal (blackout) di Sumatera [freepik]
Ilustrasi pemadaman listrik massal (blackout) di Sumatera [freepik]

Berdasarkan penjelasan sementara dari PLN, blackout ini disebut dipicu gangguan pada jaringan transmisi tegangan tinggi 275 kV jalur Muara Bungo–Sungai Rumbai yang terdeteksi mulai pukul 18.44 WIB.

Gangguan tersebut menyebabkan sistem kelistrikan Sumatera bagian utara terpisah dan memicu kegagalan pasokan listrik secara luas.

"Gangguan terjadi pada jaringan transmisi Rumai–Muaro Bungo 275 kV," tutur Ajrun Karim selaku General Manajer PLN UID Sumatera Barat, dilansir dari SuaraSumut.id–jaringan Suara.com.

"Hal ini menyebabkan sistem SBU (Sumatera Bangian Utara) dan SBT (Sumatera Bagian Tengah) terpisah, sehingga terjadi pemadaman total di wilayah utara," imbuhnya.

PLN menjelaskan bahwa blackout berbeda dengan pemadaman lokal yang biasanya hanya terjadi di satu kawasan akibat trafo rusak atau kabel putus.

baca juga

Dalam kasus blackout, gangguan terjadi pada sistem interkoneksi utama sehingga efeknya bisa menjalar ke banyak daerah dalam waktu singkat.

Akibat sistem kelistrikan yang saling terhubung, mekanisme proteksi otomatis langsung memutus aliran listrik demi mencegah kerusakan yang lebih besar pada pembangkit.

Karena itulah, proses pemulihan blackout tidak bisa dilakukan instan dan harus dilakukan bertahap melalui prosedur khusus bernama black start.

Kondisi Terkini di Sumatera, Apakah Sudah Pulih?

Lilin mati lampu (Pixabay/Pexels)
Ilustrasi mati lampu (Pixabay/Pexels)

Pasca insiden blackout yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera, kondisi kelistrikan di Sumatera Barat (Sumbar) mulai berangsur pulih.

PLN memastikan seluruh gardu induk di wilayah tersebut kini sudah kembali menyala setelah sempat terdampak gangguan sistem kelistrikan trans-Sumatera.

General Manager PLN UID Sumatera Barat, Ajrun Karim, mengatakan tim teknis masih terus bekerja di lapangan untuk mempercepat pemulihan pasokan listrik secara menyeluruh.

Hingga Sabtu, 23 Mei 2026, pukul 05.00 WIB, sekitar 60 persen sistem kelistrikan di Sumbar disebut telah berhasil dipulihkan.

"Sampai dengan pukul 05.00 WIB, 60 persen sistem sudah pulih," jelas Ajrun Karim, dilansir dari Antara, pada Sabtu, 23 Mei 2026.

Meski seluruh gardu induk sudah kembali aktif, PLN mengungkapkan masih ada sejumlah penyulang atau feeder yang belum menyala normal.

Dari total 394 penyulang, sebanyak 175 di antaranya masih mengalami pemadaman dan proses penormalan dilakukan secara bertahap.

PLN juga memastikan seluruh petugas tetap bersiaga penuh untuk mengembalikan kondisi kelistrikan hingga normal 100 persen.

Masyarakat diimbau tetap tenang sambil menunggu proses pemulihan selesai dilakukan di seluruh wilayah terdampak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PLN Sedang Selidiki Penyebab Mati Lampu di Sumatra Bagian Utara

PLN Sedang Selidiki Penyebab Mati Lampu di Sumatra Bagian Utara

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 21:16 WIB

Sumatra Gelap Gulita, Ini Penjelasan PLN

Sumatra Gelap Gulita, Ini Penjelasan PLN

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 20:41 WIB

Lift Mati Saat Blackout, 10 Penumpang MRT Lebak Bulus Dievakuasi Tanpa Luka

Lift Mati Saat Blackout, 10 Penumpang MRT Lebak Bulus Dievakuasi Tanpa Luka

News | Kamis, 09 April 2026 | 21:19 WIB

Terkini

Rupiah Menguat ke Rp17.980 per Dolar AS, Ditopang Lonjakan Cadangan Devisa

Rupiah Menguat ke Rp17.980 per Dolar AS, Ditopang Lonjakan Cadangan Devisa

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 16:32 WIB

Telkom University Gandeng NUS, Telkom Dorong Talenta Digital Indonesia Berdaya Saing Global

Telkom University Gandeng NUS, Telkom Dorong Talenta Digital Indonesia Berdaya Saing Global

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 15:50 WIB

RI Sebenarnya Punya Senjata untuk Mitigasi Pemadaman Listrik

RI Sebenarnya Punya Senjata untuk Mitigasi Pemadaman Listrik

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 15:50 WIB

Purbaya Girang Pendapatan Negara di Semester I 2026 Lebih Tinggi dari Era Sri Mulyani

Purbaya Girang Pendapatan Negara di Semester I 2026 Lebih Tinggi dari Era Sri Mulyani

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 15:47 WIB

61 Tahun Telkom Indonesia, Gelorakan Semangat Transformasi Digital Nasional

61 Tahun Telkom Indonesia, Gelorakan Semangat Transformasi Digital Nasional

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 15:46 WIB

Pemerintah Diminta Evaluasi Dampak Komisi Ojol 8 Persen Selama Enam Bulan

Pemerintah Diminta Evaluasi Dampak Komisi Ojol 8 Persen Selama Enam Bulan

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 15:45 WIB

Saham Tambang Kembali Bersinar, AMMN, ANTM, Hingga BUMI Potensi Cuan Gede

Saham Tambang Kembali Bersinar, AMMN, ANTM, Hingga BUMI Potensi Cuan Gede

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 15:44 WIB

Rampungkan Streamlining 10 Entitas, Telkom Perkuat Transformasi Jadi Strategic Holding

Rampungkan Streamlining 10 Entitas, Telkom Perkuat Transformasi Jadi Strategic Holding

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 15:43 WIB

Zulhas Dorong Sektor Lain Ikuti Langkah Cepat Jalankan Perdagangan Karbon

Zulhas Dorong Sektor Lain Ikuti Langkah Cepat Jalankan Perdagangan Karbon

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 15:40 WIB

Pelaku Usaha Kembali Dibikin Pusing Pemerintah, Pajak Air Tanah Naik

Pelaku Usaha Kembali Dibikin Pusing Pemerintah, Pajak Air Tanah Naik

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 15:36 WIB

×