Rupiah Menguat ke Rp17.980 per Dolar AS, Ditopang Lonjakan Cadangan Devisa

Mohammad Fadil Djailani, Rina Anggraeni

Selasa, 07 Juli 2026 | 16:32 WIB
Rupiah Menguat ke Rp17.980 per Dolar AS, Ditopang Lonjakan Cadangan Devisa
Petugas salah satu tempat penukaran mata uang asing menunjukkan uang rupiah dan dollar AS di Jakarta, Selasa (19/5/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Rupiah menguat ke Rp17.980 per dolar AS usai cadangan devisa meningkat.
  • Investor masih menunggu data penjualan ritel dan kepercayaan konsumen.
  • Won Korea Selatan memimpin penguatan mata uang Asia, dolar Taiwan terlemah.

Suara.com - Nilai tukar rupiah kembali mencatat penguatan terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Selasa (7/7/2026). Penguatan ini terjadi setelah pasar merespons kenaikan cadangan devisa Indonesia yang untuk pertama kalinya meningkat dalam enam bulan terakhir.

Berdasarkan data Bloomberg, rupiah ditutup di level Rp17.980 per dolar AS, menguat 15 poin atau 0,08 persen dibandingkan posisi penutupan sebelumnya di Rp17.995 per dolar AS. Kinerja tersebut membawa mata uang Garuda kembali berada di zona hijau di tengah pergerakan mata uang Asia yang cenderung bervariasi.

Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong, mengatakan kenaikan cadangan devisa menjadi sentimen positif yang menopang penguatan rupiah meski pergerakannya masih terbatas.

"Rupiah seharian terpantau datar dan ditutup menguat tipis di level Rp17.979 per dolar AS. Rupiah menguat merespons data cadangan devisa yang naik untuk pertama kali dalam enam bulan," ujar Lukman.

Meski demikian, menurutnya pelaku pasar masih memilih bersikap wait and see menjelang rilis sejumlah indikator ekonomi domestik, terutama data penjualan ritel dan Survei Kepercayaan Konsumen yang dinilai akan menjadi penentu arah pergerakan rupiah dalam jangka pendek.

Lukman memperkirakan ruang penguatan rupiah masih terbuka apabila data kepercayaan konsumen menunjukkan perbaikan sesuai ekspektasi pasar.

"Rupiah diperkirakan masih bergerak dalam kisaran (range-bound), namun berpotensi menguat apabila Survei Kepercayaan Konsumen yang dirilis besok meningkat seperti yang diharapkan. Kisaran pergerakan berada di level Rp17.950 hingga Rp18.050 per dolar AS," katanya.

Di kawasan Asia, pergerakan mata uang berlangsung beragam. Won Korea Selatan mencatat penguatan terbesar setelah melonjak 0,36 persen terhadap dolar AS.

Sementara itu, ringgit Malaysia menguat 0,26 persen, diikuti rupee India yang naik 0,18 persen, serta peso Filipina yang menguat 0,10 persen. Yen Jepang juga terapresiasi 0,09 persen, sedangkan dolar Hong Kong naik tipis 0,01 persen.

baca juga

Di sisi lain, dolar Taiwan menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam di Asia setelah turun 0,38 persen. Pelemahan juga dialami baht Thailand yang terkoreksi 0,12 persen, yuan China yang melemah 0,04 persen, serta dolar Singapura yang turun tipis 0,008 persen terhadap dolar AS.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cadangan Devisa Naik Hingga Akhir Juni Jadi Rp2.606 T

Cadangan Devisa Naik Hingga Akhir Juni Jadi Rp2.606 T

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 12:02 WIB

Rupiah Menguat Tipis, Dolar AS Masih di Level Rp17.990

Rupiah Menguat Tipis, Dolar AS Masih di Level Rp17.990

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 10:33 WIB

Rupiah Terkapar Lemah Hari Ini, Sempat ke Level Rp18.000

Rupiah Terkapar Lemah Hari Ini, Sempat ke Level Rp18.000

Bisnis | Senin, 06 Juli 2026 | 15:52 WIB

Terkini

Berkat Program Sekolah Berintegritas, Pemprov Jateng Raih Penghargaan dari KPK

Berkat Program Sekolah Berintegritas, Pemprov Jateng Raih Penghargaan dari KPK

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:07 WIB

Terseret Kasus TPPU, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Hadapi Sidang Perdana Besok

Terseret Kasus TPPU, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Hadapi Sidang Perdana Besok

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:07 WIB

Usai Muncul Kemenko Hilirisasi Pimpinan Bahlil, Apakah BKPM Dibubarkan?

Usai Muncul Kemenko Hilirisasi Pimpinan Bahlil, Apakah BKPM Dibubarkan?

Bisnis | Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:04 WIB

Indosat Kejar Bisnis AI, Zankore 200 MW dan 86.000 Km Fiber Jadi Fondasinya

Indosat Kejar Bisnis AI, Zankore 200 MW dan 86.000 Km Fiber Jadi Fondasinya

Tekno | Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:03 WIB

Bagaimana Cara Pakai Retinol dengan Teknik Sandwich Moisturizer? Ini Urutannya

Bagaimana Cara Pakai Retinol dengan Teknik Sandwich Moisturizer? Ini Urutannya

Lifestyle | Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:03 WIB

Juara Bebas! Aksi Tengil dan Muka Ngeledek Justin Hubner ke Nattapong Bikin Publik Thailand Sewot

Juara Bebas! Aksi Tengil dan Muka Ngeledek Justin Hubner ke Nattapong Bikin Publik Thailand Sewot

Bola | Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:02 WIB

Feature Phone Murah 4G Baterai Awet Bisa Hotspot, Cocok Berduet dengan iPhone Ex Inter

Feature Phone Murah 4G Baterai Awet Bisa Hotspot, Cocok Berduet dengan iPhone Ex Inter

Tekno | Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:01 WIB

Jawab Isu Pergantian Panglima TNI, Begini Kata Pimpinan DPR

Jawab Isu Pergantian Panglima TNI, Begini Kata Pimpinan DPR

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:00 WIB

Review Djamin Setia Selamanya: Saat Kesetiaan Mengalahkan Ego Sendiri

Review Djamin Setia Selamanya: Saat Kesetiaan Mengalahkan Ego Sendiri

Your Say | Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:00 WIB

Pekan Ini, Menteri ATR/BPN Dipanggil KPK Sebagai Saksi

Pekan Ini, Menteri ATR/BPN Dipanggil KPK Sebagai Saksi

Bogor | Selasa, 06 Oktober 2026 | 14:59 WIB

×