Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.778.000
Beli Rp2.653.000
IHSG 6.162,045
LQ45 620,444
Srikehati 309,367
JII 386,908
USD/IDR 17.712

AS dan Iran Dikabarkan Sepakat Perjanjian Damai, Selat Hormuz Segera Dibuka!

M Nurhadi | Suara.com

Minggu, 24 Mei 2026 | 10:00 WIB
AS dan Iran Dikabarkan Sepakat Perjanjian Damai, Selat Hormuz Segera Dibuka!
Divisi elite IRGC Iran menggelar latihan anti-helikopter skala besar di Teheran untuk meningkatkan kesiapsiagaan tempur dan pertahanan wilayah. [Tasnim News]
  • Pemerintah Iran dan Amerika Serikat sepakat menyusun draf perdamaian untuk mengakhiri konflik militer serta memulihkan pelayaran di Selat Hormuz.
  • Sebagai kompensasi, Amerika Serikat akan mencabut blokade laut dan mencairkan aset keuangan Iran senilai 25 miliar dolar Amerika Serikat.
  • Kesepakatan yang dimediasi Qatar dan Pakistan ini turut menunda pembahasan program nuklir Iran ke forum bilateral di masa depan.

Suara.com - Tensi panas yang menyelimuti hubungan geopolitik antara Republik Islam Iran dan Amerika Serikat (AS) kini berada di ambang titik balik yang bersejarah.

Teheran dilaporkan telah memberikan lampu hijau terhadap rancangan kesepakatan damai komprehensif guna mengakhiri ketegangan militer dengan Washington, sekaligus berkomitmen untuk membuka kembali jalur pelayaran internasional di Selat Hormuz yang vital.

Informasi strategis tersebut pertama kali diembuskan oleh media kenamaan The New York Times dalam laporan eksklusifnya, Sabtu (23/5/2026).

Bersamaan dengan adanya kabar ini, harga minyak dunia perlahan turun. Pada Minggu 24 Mei 2026 pagi, harga minyak berada di kisaran US$ 97, sementara Brent bertahan di angka US$ 103.

Mengutip keterangan dari tiga pejabat teras di pemerintahan Iran, usulan traktat perdamaian ini dirancang untuk meredam kecamuk konflik bersenjata di seluruh lini perbatasan, termasuk menghentikan konfrontasi yang terjadi di kawasan Lebanon.

Poin paling krusial yang tertuang dalam draf kesepakatan tersebut berfokus pada pemulihan jalur niaga maritim di Selat Hormuz.

Dilansir via Anadolu, sebagai kompensasi timbal balik, Amerika Serikat bersedia mencabut status blokade laut yang selama ini mengisolasi perairan Iran.

Sebagai gantinya, Iran wajib menjamin kelancaran lalu lintas pelayaran kapal-kapal komersial asing yang melintasi selat strategis tersebut tanpa ada pungutan bea lintas ilegal atau ancaman penyitaan armada.

Langkah ini diyakini bakal memberikan angin segar bagi stabilitas pasokan dan rantai pasok minyak mentah dunia yang sempat terguncang.

Tak hanya urusan koridor maritim, draf negosiasi ini juga menyentuh aspek pemulihan finansial Teheran. Pemerintah AS dikabarkan sepakat untuk mencairkan kembali aset-aset keuangan milik Iran senilai 25 miliar dolar AS (setara kurang lebih Rp400 triliun) yang sekian lama dibekukan di berbagai lembaga perbankan luar negeri.

Isu Nuklir Ditangguhkan, Peran Mediator Diapresiasi

Kendati kesepakatan makro telah tercapai, kedua belah pihak memilih untuk bersikap realistis dengan memisahkan perdebatan pelik mengenai program pengayaan nuklir Teheran.

Isu sensitif yang kerap menjadi batu sandungan utama tersebut sengaja dikesampingkan dari draf ini dan baru akan dibahas secara mendalam pada forum bilateral khusus dalam kurun waktu 30 hingga 60 hari ke depan.

Keberhasilan perumusan kesepakatan damai ini tidak terlepas dari diplomasi tingkat tinggi yang dijalankan oleh Korps Diplomatik Pakistan dan Qatar.

Kedua negara bertindak sebagai mediator netral (broker) yang menjembatani komunikasi buntu antara Washington dan Teheran selama berbulan-bulan.

Menyusul laporan tersebut, Presiden Amerika Serikat Donald Trump memberikan konfirmasi positif dari Gedung Putih. Ia menyatakan bahwa kerangka besar perjanjian damai dengan Iran sejatinya telah selesai dirundingkan oleh kedua belah pihak.

"Kesepakatan damai sebagian besar telah dinegosiasikan," tegas Trump seraya menambahkan bahwa tim delegasi kedua negara saat ini tinggal merampungkan beberapa detail dan klausul akhir sebelum dokumen tersebut ditandatangani secara resmi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Di Tengah Dolar AS Menguat, Retail Ini Punya Cara Bikin Harga Gadget Tetap Terjangkau

Di Tengah Dolar AS Menguat, Retail Ini Punya Cara Bikin Harga Gadget Tetap Terjangkau

Tekno | Sabtu, 23 Mei 2026 | 08:10 WIB

Orasi Lantang Wanda Hamidah di Kedubes AS, Tuding Indonesia Turut Mentoleransi Genosida Palestina

Orasi Lantang Wanda Hamidah di Kedubes AS, Tuding Indonesia Turut Mentoleransi Genosida Palestina

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 18:56 WIB

Aksi di Depan Kedubes AS Gaungkan Dukungan untuk Aktivis Global Sumud Flotilla

Aksi di Depan Kedubes AS Gaungkan Dukungan untuk Aktivis Global Sumud Flotilla

Foto | Jum'at, 22 Mei 2026 | 18:46 WIB

Rupiah Loyo, Orang RI Ramai-Ramai Timbun Dolar di Bank

Rupiah Loyo, Orang RI Ramai-Ramai Timbun Dolar di Bank

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 14:02 WIB

Usai Bertemu Xi Jinping, AS akan Berunding Damai dengan Iran usai Idul Adha

Usai Bertemu Xi Jinping, AS akan Berunding Damai dengan Iran usai Idul Adha

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 13:13 WIB

Rupiah Masuk Zona Merah, Pagi Ini Melemah ke Rp17.683 per Dolar AS

Rupiah Masuk Zona Merah, Pagi Ini Melemah ke Rp17.683 per Dolar AS

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 09:26 WIB

Terkini

Kok Bisa Listrik di Sumatra Mati Secara Serentak

Kok Bisa Listrik di Sumatra Mati Secara Serentak

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 09:32 WIB

Purbaya Janji Bakal Awasi Badan Ekspor PT DSI, Ancam Pecat Jika Pegawai Mendadak Kaya

Purbaya Janji Bakal Awasi Badan Ekspor PT DSI, Ancam Pecat Jika Pegawai Mendadak Kaya

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 09:00 WIB

Purbaya Akui Badan Ekspor DSI Dibentuk Gegara Banyak Kebocoran di Bea Cukai

Purbaya Akui Badan Ekspor DSI Dibentuk Gegara Banyak Kebocoran di Bea Cukai

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 08:30 WIB

Berat Badan Purbaya Turun 10 Kg usai 8 Bulan Jabat Menkeu

Berat Badan Purbaya Turun 10 Kg usai 8 Bulan Jabat Menkeu

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 08:00 WIB

Harga Emas Antam dan UBS Hari Ini, Pemula Wajib Cek Sebelum Investasi

Harga Emas Antam dan UBS Hari Ini, Pemula Wajib Cek Sebelum Investasi

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 07:45 WIB

Misbakhun: APBN Mustahil Bangkrut

Misbakhun: APBN Mustahil Bangkrut

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 22:57 WIB

Ini Strategi BTN Salurkan Kredit Perumahan Bagi Masyarakat

Ini Strategi BTN Salurkan Kredit Perumahan Bagi Masyarakat

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 22:16 WIB

Ekonom UI: Masyarakat Kok Makin Miskin kala Pemerintah Klaim Pertumbuhan Ekonomi 5,61 Persen

Ekonom UI: Masyarakat Kok Makin Miskin kala Pemerintah Klaim Pertumbuhan Ekonomi 5,61 Persen

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 20:21 WIB

Misbakhun Nilai Pelemahan Rupiah Sekarang Tak Seburuk 1998

Misbakhun Nilai Pelemahan Rupiah Sekarang Tak Seburuk 1998

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:23 WIB

IHSG Bergejolak Karena Ekspor Dikendalikan Danantara, Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi

IHSG Bergejolak Karena Ekspor Dikendalikan Danantara, Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 16:27 WIB