Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.765.000
Beli Rp2.635.000
IHSG 6.162,045
LQ45 620,444
Srikehati 309,367
JII 386,908
USD/IDR 17.712

Industri Keramik Mulai Bangkit, Utilisasi Industri Naik ke 75 Persen Tahun Ini

Liberty Jemadu | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Senin, 25 Mei 2026 | 18:19 WIB
Industri Keramik Mulai Bangkit, Utilisasi Industri Naik ke 75 Persen Tahun Ini
ASAKI menargetkan tingkat utilisasi industri keramik nasional mencapai 73 hingga 75 persen pada tahun 2026 mendatang. [Pinterest]
  • ASAKI menargetkan tingkat utilisasi industri keramik nasional mencapai 73 hingga 75 persen pada tahun 2026.
  • Industri keramik nasional terus menambah kapasitas produksi untuk memenuhi kebutuhan domestik dan mengurangi ketergantungan terhadap produk impor.
  • Pameran Keramika 2026 di Jakarta menjadi sarana strategis bagi produsen untuk memperluas pasar serta meningkatkan transaksi bisnis.

Suara.com - Industri keramik nasional mulai menunjukkan tanda-tanda pemulihan setelah beberapa tahun mengalami tekanan. Di tengah membaiknya kinerja sektor tersebut, pelaku usaha kini mulai menggenjot penjualan sekaligus memperluas pasar melalui ajang pameran industri dan properti.

Asosiasi Aneka Industri Keramik Indonesia (ASAKI) meyakini tingkat utilisasi industri keramik nasional pada 2026 dapat mencapai kisaran 73 hingga 75 persen seiring tren pemulihan yang mulai terlihat.

Ketua Umum ASAKI Edy Suyanto mengatakan target tersebut memang direvisi dari proyeksi awal yang mencapai 80 persen. Meski demikian, kondisi industri saat ini dinilai bergerak ke arah yang lebih positif.

"Kita masih bisa mengejar target, kami sudah merevisi. Target awal 80 persen tingkat utilisasi. Namun yang terbaru ini kami merevisi target utilisasi 2026 73 sampai 75 persen," jelas Edy di Jakarta, Senin (25/5/2026).

Menurut dia, industri keramik sempat menyentuh titik tertinggi pada 2021 dengan tingkat utilisasi sekitar 75 persen. Namun setelah itu kinerja industri menurun hingga mencapai level terendah pada 2024 yang berada di kisaran 66 persen.

Kondisi mulai membaik pada tahun lalu. Berdasarkan data Januari hingga Mei 2026, utilisasi industri keramik nasional telah mencapai 72 persen.

Di sisi lain, industri keramik nasional juga terus meningkatkan kapasitas produksinya. Sepanjang 2020 hingga 2024, industri menambah kapasitas sekitar 73 juta meter persegi.

Sementara pada periode 2025 hingga 2029 direncanakan tambahan ekspansi sekitar 90 juta meter persegi. Dengan penambahan kapasitas tersebut, pelaku industri menilai kebutuhan pasar dalam negeri dapat dipenuhi tanpa bergantung pada produk impor.

"Keramika 2026 adalah etalase kebanggaan industri keramik nasional. Kami ingin membuktikan bahwa kualitas, desain dan teknologi pabrikan lokal siap bersaing di pasar global sekaligus memenuhi kebutuhan proyek-proyek premium di Indonesia," kata Edy.

Di tengah pemulihan tersebut, pelaku usaha juga mulai memanfaatkan pameran sebagai sarana memperluas pasar dan meningkatkan transaksi bisnis.

Melalui pameran Megabuild, Keramika, dan Megaproperty 2026 yang akan digelar pada 4-7 Juni mendatang, pelaku industri berharap dapat mempertemukan produsen dengan pasar yang lebih luas, mulai dari kontraktor, arsitek, pengembang hingga masyarakat umum.

Presiden Direktur Panorama Media Royanto Handaya mengatakan pameran tersebut tidak hanya menjadi tempat memamerkan produk, tetapi juga diarahkan menjadi wadah mempercepat pertumbuhan bisnis.

"Kami merancang edisi 2026 ini bukan sekadar pameran, melainkan katalisator pertumbuhan ekonomi," ujarnya.

Pameran tersebut akan mengintegrasikan sektor bahan bangunan, keramik dan properti dalam satu platform. Langkah itu diharapkan mampu mempermudah pelaku usaha menemukan mitra bisnis sekaligus memperluas jaringan pasar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rendahnya Utilitas vs Banjir Impor: Menperin Ungkap Tantangan Industri Keramik Nasional

Rendahnya Utilitas vs Banjir Impor: Menperin Ungkap Tantangan Industri Keramik Nasional

Bisnis | Minggu, 14 Desember 2025 | 22:16 WIB

Keramik Popping: Hal yang Menyebabkan dan Cara Mengatasinya

Keramik Popping: Hal yang Menyebabkan dan Cara Mengatasinya

Lifestyle | Kamis, 30 Oktober 2025 | 17:55 WIB

6 Rekomendasi Keramik Kamar Mandi Anti Licin: Aman untuk Anak dan Lansia, Tetap Estetik!

6 Rekomendasi Keramik Kamar Mandi Anti Licin: Aman untuk Anak dan Lansia, Tetap Estetik!

Lifestyle | Senin, 04 Agustus 2025 | 17:00 WIB

9 Granit Motif Marmer Terbaik 2025, Bikin Rumah Elegan dan Mewah dari Lantai hingga Dinding

9 Granit Motif Marmer Terbaik 2025, Bikin Rumah Elegan dan Mewah dari Lantai hingga Dinding

Bisnis | Kamis, 24 Juli 2025 | 18:58 WIB

5 Warna Keramik Lantai Dapur yang Modern dan Estetik, Harga Mulai Rp30 Ribuan

5 Warna Keramik Lantai Dapur yang Modern dan Estetik, Harga Mulai Rp30 Ribuan

Lifestyle | Senin, 07 Juli 2025 | 17:08 WIB

Terkini

Prabowo Siapkan Pelatihan Industri Semikonduktor untuk 15 Ribu Anak Muda

Prabowo Siapkan Pelatihan Industri Semikonduktor untuk 15 Ribu Anak Muda

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 18:18 WIB

PLTS Berkapasitas 71,9 MW Resmi Dibangun, Terbesar di Sektor Semen RI

PLTS Berkapasitas 71,9 MW Resmi Dibangun, Terbesar di Sektor Semen RI

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 18:15 WIB

Harga Sawit Anjlok Usai Skema Ekspor Lewat Pintu PT SDI

Harga Sawit Anjlok Usai Skema Ekspor Lewat Pintu PT SDI

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 18:15 WIB

Pengamat Sebut Blackout Sumatra Masih Wajar, Desak PLN Benahi Maintenance

Pengamat Sebut Blackout Sumatra Masih Wajar, Desak PLN Benahi Maintenance

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 18:06 WIB

IHSG Terbang ke Level 6.206, Ini Daftar Saham yang Cuan

IHSG Terbang ke Level 6.206, Ini Daftar Saham yang Cuan

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 17:29 WIB

Menko Airlangga Sebut Rupiah Lemah Saat Ini Cuma 5 Persen

Menko Airlangga Sebut Rupiah Lemah Saat Ini Cuma 5 Persen

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 16:57 WIB

Rupiah Konsisten Melemah saat Mata Uang Negara Lain Menguat Karena Harga Minyak Turun

Rupiah Konsisten Melemah saat Mata Uang Negara Lain Menguat Karena Harga Minyak Turun

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 16:53 WIB

Belajar dari Sejarah! Anggota DPR Misbakhun Klaim Rupiah Lemah Saat Ini Beda dari Krisis 1998

Belajar dari Sejarah! Anggota DPR Misbakhun Klaim Rupiah Lemah Saat Ini Beda dari Krisis 1998

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 16:44 WIB

BGN Bantah Anggaran MBG Dipangkas Rp67 T Seperti Klaim Purbaya

BGN Bantah Anggaran MBG Dipangkas Rp67 T Seperti Klaim Purbaya

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 16:33 WIB

OJK Tekankan Pentingnya Pasar Modal demi Pertumbuhan 7,5 Persen, Tapi Modal Asing Terus Kabur

OJK Tekankan Pentingnya Pasar Modal demi Pertumbuhan 7,5 Persen, Tapi Modal Asing Terus Kabur

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 16:20 WIB