- Harga minyak Brent naik 1,5 persen menjadi 97,56 dolar AS per barel di pasar Asia, Selasa, 26 Mei 2026.
- Kenaikan harga dipicu serangan udara militer Amerika Serikat terhadap target militer di wilayah Iran selatan hari ini.
- Konflik di Selat Hormuz menyebabkan tersumbatnya pasokan energi global dan mengancam keberhasilan perundingan gencatan senjata di Qatar.
Trump mengulangi tuntutannya agar Iran menyerahkan seluruh uranium yang telah diperkaya kepada pihak AS untuk dihancurkan secara total.
![Presiden China, XPresiden Amerika Serikat, Donald Trump. [istimewa]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/05/13/76171-donald-trump.jpg)
Analis Pasar dari IG, Tony Sycamore, menilai tuntutan tersebut menjadi batu sandungan besar yang bisa membuyarkan draf perdamaian yang sedang disusun.
"Ini menjadi peringatan keras bagi pelaku pasar bahwa kesepakatan ini masih sangat rawan kolaps di detik-detik terakhir, berkaca pada kegagalan dari lima upaya rekonsiliasi sebelumnya," pungkas Sycamore.