Harga Minyak Bangkit Lagi, Damai AS-Iran Masih Abu-abu

Mohammad Fadil Djailani, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Jum'at, 22 Mei 2026 | 09:03 WIB
Harga Minyak Bangkit Lagi, Damai AS-Iran Masih Abu-abu
Ilustrasi harga minyak dunia [Shutterstock]
baca 10 detik
  • Harga minyak naik usai harapan damai AS-Iran memudar.
  • Selat Hormuz masih rawan, pasokan global terganggu.
  • OPEC+ pertimbangkan kenaikan produksi minyak Juli nanti.

Suara.com - Harga minyak mentah dunia kembali menanjak pada perdagangan Jumat (22/5/2026) setelah pasar meragukan peluang tercapainya perdamaian antara Amerika Serikat (AS) dan Iran. Ketegangan terkait cadangan uranium Teheran serta kendali atas Selat Hormuz membuat investor kembali memburu aset energi di tengah ancaman gangguan pasokan global.

Mengutip Reuters, harga minyak mentah Brent naik US$2,38 atau 2,3 persen menjadi US$104,96 per barel pada pukul 00.34 GMT (07.34 WIB). Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS menguat US$1,73 atau 1,8 persen ke level US$98,08 per barel.

Kenaikan ini terjadi setelah sehari sebelumnya kedua kontrak acuan tersebut sempat jatuh sekitar 2 persen dan menyentuh level penutupan terendah dalam dua pekan terakhir.

Sumber senior dari internal Iran mengatakan kepada Reuters bahwa hingga kini belum ada kesepakatan resmi dengan AS, walaupun jarak perbedaan pandangan mulai menyempit. Di sisi lain, Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio mengklaim adanya “sinyal positif” dalam dialog kedua negara.

Namun, Rubio menegaskan Washington tidak akan menerima sistem pungutan atau tarif apa pun di Selat Hormuz, jalur vital perdagangan energi dunia.

“Dengan prospek perundingan damai yang masih belum pasti, harga minyak merangkak naik karena pasar memperkirakan ketidakstabilan di Timur Tengah serta gangguan pasokan di Selat Hormuz masih akan berlanjut,” ujar analis komoditas Rakuten Securities, Satoru Yoshida.

Ia memperkirakan harga WTI akan bergerak di kisaran US$90 hingga US$110 per barel pada pekan depan, melanjutkan volatilitas tinggi yang terjadi sejak akhir Maret.

Meski gencatan senjata rapuh telah berlangsung selama enam minggu, pasar menilai belum ada langkah konkret yang mampu mengakhiri konflik secara permanen. Situasi ini meningkatkan kekhawatiran terhadap inflasi global dan ancaman perlambatan ekonomi dunia akibat tingginya biaya energi.

Sebelum perang pecah, sekitar 20 persen pasokan energi global melintasi Selat Hormuz. Konflik yang berkepanjangan kini telah memangkas sekitar 14 juta barel minyak per hari dari pasar dunia atau setara 14 persen pasokan global. Ekspor dari produsen utama seperti Arab Saudi, Irak, Uni Emirat Arab (UEA), dan Kuwait pun ikut terganggu.

baca juga

Direktur Utama perusahaan minyak nasional UEA, ADNOC, memperkirakan arus minyak melalui Selat Hormuz baru dapat pulih sepenuhnya paling cepat pada kuartal pertama atau kedua tahun 2027, itu pun jika konflik bisa segera dihentikan.

Di tengah tekanan geopolitik tersebut, tujuh negara produsen utama yang tergabung dalam OPEC+ disebut-sebut akan mempertimbangkan kenaikan produksi terbatas untuk Juli mendatang. Keputusan itu dijadwalkan dibahas dalam pertemuan 7 Juni, meski distribusi minyak dari sejumlah negara anggota masih terdampak perang Iran.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perang Timur Tengah Picu Gejolak Ekonomi Global, Bos BI Waspadai Arus Modal Keluar

Perang Timur Tengah Picu Gejolak Ekonomi Global, Bos BI Waspadai Arus Modal Keluar

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 07:22 WIB

Ancaman Efek Domino Konflik AS-Iran, Kriminolog Soroti Potensi Aktivasi Sel Tidur di Indonesia

Ancaman Efek Domino Konflik AS-Iran, Kriminolog Soroti Potensi Aktivasi Sel Tidur di Indonesia

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 17:00 WIB

Kapal Induk USS Nimitz Masuk Laut Karibia, AS Disebut Siapkan Langkah Tekan Kuba

Kapal Induk USS Nimitz Masuk Laut Karibia, AS Disebut Siapkan Langkah Tekan Kuba

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 14:40 WIB

Terkini

Rocky Gerung: Jangan Sampai Isu Ijazah Gibran Dikaitkan dengan Prabowo

Rocky Gerung: Jangan Sampai Isu Ijazah Gibran Dikaitkan dengan Prabowo

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 15:28 WIB

Harga Pakan Ayam Meroket, Bulog Janji Jual Jagung Rp5 Ribu Per Kilogram

Harga Pakan Ayam Meroket, Bulog Janji Jual Jagung Rp5 Ribu Per Kilogram

Bisnis | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 15:25 WIB

Unjuk Gigi di IMX 2026, Cat Spider Pamer Hasil Kolaborasi Modifikasi Kelas Dunia

Unjuk Gigi di IMX 2026, Cat Spider Pamer Hasil Kolaborasi Modifikasi Kelas Dunia

Otomotif | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 15:24 WIB

Waskita Karya Jual Saham Cucu Usaha di Sektor Energi

Waskita Karya Jual Saham Cucu Usaha di Sektor Energi

Bisnis | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 15:24 WIB

Kemensos dan BRIN Tandatangani MoU untuk Perkuat Penyelenggaraan Sekolah Rakyat

Kemensos dan BRIN Tandatangani MoU untuk Perkuat Penyelenggaraan Sekolah Rakyat

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 15:23 WIB

Sinopsis The Soulmate Rings, Drama Romantis Mook Worranit dan Euro Yotsawat

Sinopsis The Soulmate Rings, Drama Romantis Mook Worranit dan Euro Yotsawat

Your Say | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 15:20 WIB

Memilih Turun Level Demi Stabilitas: Apakah Downgrade Career Sebuah Kemunduran?

Memilih Turun Level Demi Stabilitas: Apakah Downgrade Career Sebuah Kemunduran?

Your Say | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 15:19 WIB

Ribuan Kadet dari Universitas Pertahanan Diberangkatkan ke 181 Sekolah Rakyat

Ribuan Kadet dari Universitas Pertahanan Diberangkatkan ke 181 Sekolah Rakyat

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 15:18 WIB

KPK Sita Uang Jutaan Rupiah Diduga Hasil Pungli di BPN Bogor

KPK Sita Uang Jutaan Rupiah Diduga Hasil Pungli di BPN Bogor

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 15:17 WIB

7 Tips Memilih Koper Hardside untuk Cegah Bagasi Rusak saat Traveling

7 Tips Memilih Koper Hardside untuk Cegah Bagasi Rusak saat Traveling

Lifestyle | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 15:16 WIB

×