Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.785.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.130,190
LQ45 620,397
Srikehati 308,223
JII 381,928
USD/IDR 17.785

Trump Bikin Pasar Bergejolak, Harga Minyak Dunia Langsung Naik Tajam

Dythia Novianty | Yaumal Asri Adi Hutasuhut | Suara.com

Kamis, 28 Mei 2026 | 09:42 WIB
Trump Bikin Pasar Bergejolak, Harga Minyak Dunia Langsung Naik Tajam
Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, menginstruksikan militer AS kembali melancarkan serangan udara baru yang menyasar pangkalan militer Iran. [AI]
  • Harga minyak mentah dunia melonjak tajam di pasar Asia pada Kamis, 28 Mei 2026 akibat eskalasi konflik militer.
  • Militer Amerika Serikat melancarkan serangan udara ke pangkalan militer Iran di Bandar Abbas pada Kamis dini hari.
  • Serangan tersebut memupus harapan kesepakatan damai terkait pembukaan kembali jalur logistik Selat Hormuz bagi pelayaran komersial global.

Suara.com - Harga minyak mentah dunia melonjak tajam pada awal perdagangan di pasar Asia, Kamis 28 Mei 2026.

Kenaikan ini dipicu oleh laporan serangan kedua Amerika Serikat (AS) terhadap Iran dalam pekan ini, yang sekaligus mengikis harapan pasar terkait kesepakatan damai kedua negara tersebut.

Meskipun menguat hari ini, harga minyak sebenarnya baru saja mengalami penurunan dalam beberapa hari terakhir.

Koreksi tersebut terjadi setelah muncul laporan bahwa Iran kemungkinan akan membuka kembali Selat Hormuz bagi pelayaran komersial dalam kurun waktu 30 hari.

Mengutip dari Reuters, harga minyak mentah berjangka Brent untuk kontrak Juli melonjak 1,9 persen ke level 96,03 dolar AS per barel pada pukul 00:05 GMT (07:05 WIB)

Sementara itu minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS juga naik 1,9 persen menjadi 90,36 dolar AS per barel.

Ilustrasi harga minyak. [Freepik]
Ilustrasi harga minyak. [Freepik]

Tiga ledakan dilaporkan terdengar di wilayah Bandar Abbas, Iran, pada Kamis dini hari. Reuters mengabarkan bahwa militer AS kembali melancarkan serangan udara baru yang menyasar pangkalan militer Iran.

Pihak militer AS menyatakan operasi tersebut sebagai bentuk "membela diri". Kendati melakukan serangan susulan, AS mengklaim bahwa status gencatan senjata dengan Iran masih tetap berlaku.

Serangan terbaru ini terjadi tak lama setelah Presiden AS Donald Trump membantah laporan bahwa Iran akan membuka kembali jalur pelayaran komersial di Selat Hormuz dalam sebulan ke depan.

Trump juga menolak gagasan kontrol bersama atas Selat Hormuz oleh Iran dan Oman, serta memberi sinyal bahwa dirinya belum puas dengan draf kesepakatan damai yang ada saat ini.

Namun, pernyataan terbaru Trump mendinginkan optimisme tersebut dan menunjukkan bahwa kesepakatan tidak akan tercapai dalam waktu dekat seperti yang diperkirakan pasar.

Sebelumnya, harga minyak sempat merosot tajam pada perdagangan Rabu (27/5) karena pelaku pasar berspekulasi bahwa kesepakatan damai antara AS dan Iran sudah dekat.

Ekspektasi pembukaan kembali Selat Hormuz bahkan sempat membuat harga minyak Brent jatuh ke bawah 100 dolar AS per barel.

Walaupun sejumlah pejabat AS sempat melontarkan komentar optimistis mengenai jalannya negosiasi sepanjang pekan lalu, kedua belah pihak nyatanya masih berselisih paham, khususnya terkait aktivitas nuklir Teheran dan pengelolaan Selat Hormuz.

Hingga saat ini, volume kapal pengangkut minyak yang melintasi Selat Hormuz dilaporkan masih sangat minim jauh di bawah kapasitas sebelum konflik pecah.

Selat Hormuz
Selat Hormuz. [Ist]

Penutupan jalur logistik vital ini terus mengganggu sekitar seperlima dari total pasokan minyak mentah global.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menko Airlangga Sebut Rupiah Lemah Saat Ini Cuma 5 Persen

Menko Airlangga Sebut Rupiah Lemah Saat Ini Cuma 5 Persen

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 16:57 WIB

Rupiah Konsisten Melemah saat Mata Uang Negara Lain Menguat Karena Harga Minyak Turun

Rupiah Konsisten Melemah saat Mata Uang Negara Lain Menguat Karena Harga Minyak Turun

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 16:53 WIB

Harga Minyak Mentah Rekor Terendah dalam 2 Pekan, Mulai Turun di Bawah US$100

Harga Minyak Mentah Rekor Terendah dalam 2 Pekan, Mulai Turun di Bawah US$100

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 10:09 WIB

Harga Minyak Mentah Dunia Anjlok ke Level Terendah Imbas Sinyal Damai AS-Iran

Harga Minyak Mentah Dunia Anjlok ke Level Terendah Imbas Sinyal Damai AS-Iran

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 08:16 WIB

Harga Minyak DIproyeksi Bergejolak dalam 60 Hari ke Depan Usai Sanksi Iran Dicabut

Harga Minyak DIproyeksi Bergejolak dalam 60 Hari ke Depan Usai Sanksi Iran Dicabut

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 16:57 WIB

Rupiah Anjlok, Nasabah Mulai Berbondong-bondong Nabung Dolar AS

Rupiah Anjlok, Nasabah Mulai Berbondong-bondong Nabung Dolar AS

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 11:14 WIB

Terkini

Harga Emas Diprediksi Tembus 8.000 Dolar AS, Apa Saja Faktor Penyebabnya?

Harga Emas Diprediksi Tembus 8.000 Dolar AS, Apa Saja Faktor Penyebabnya?

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:34 WIB

Harga Emas Antam Turun Jadi Rp 2.754.000/Gram di Cuti Bersama

Harga Emas Antam Turun Jadi Rp 2.754.000/Gram di Cuti Bersama

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:23 WIB

Blackout di Sumatra Jadi Alarm untuk Penguatan Sistem Kelistrikan Nasional

Blackout di Sumatra Jadi Alarm untuk Penguatan Sistem Kelistrikan Nasional

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:18 WIB

Danantara Klaim Jika SDA Tak Dikendalikan yang Rugi Rakyat

Danantara Klaim Jika SDA Tak Dikendalikan yang Rugi Rakyat

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:02 WIB

Belum Siap Beroperasi, Modal Awal Danantara Sumberdaya Indonesia Rp100 Juta dan Wajib Kejar Cuan

Belum Siap Beroperasi, Modal Awal Danantara Sumberdaya Indonesia Rp100 Juta dan Wajib Kejar Cuan

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 08:36 WIB

Dongkrak Ekonomi Lokal, SIG Tebar 292 Hewan Kurban di Momen Iduladha

Dongkrak Ekonomi Lokal, SIG Tebar 292 Hewan Kurban di Momen Iduladha

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 08:05 WIB

Perusahaan Raksasa Ramai 'Tinggalkan' AI Gegara Biaya Mahal, Kecerdasan Buatan Terancam?

Perusahaan Raksasa Ramai 'Tinggalkan' AI Gegara Biaya Mahal, Kecerdasan Buatan Terancam?

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 07:59 WIB

BEI Intensif Bertemu MSCI dan FTSE, Bahas Status Pasar Modal Indonesia

BEI Intensif Bertemu MSCI dan FTSE, Bahas Status Pasar Modal Indonesia

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 07:47 WIB

Bank Mandiri Bukukan Kinerja Kinclong, Kredit dan Aset Tumbuh Double Digit

Bank Mandiri Bukukan Kinerja Kinclong, Kredit dan Aset Tumbuh Double Digit

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 07:40 WIB

Harga Minyak Dunia Naik Lagi Gegara AS Serang Iran, Dekati Level USD 100

Harga Minyak Dunia Naik Lagi Gegara AS Serang Iran, Dekati Level USD 100

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 07:20 WIB