Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.599.000
Beli Rp2.485.000
IHSG 5.924,360
LQ45 589,254
Srikehati 291,550
JII 348,641
USD/IDR 18.064

Bank Investasi China Berikan Pinjaman Rp71,5 Triliun untuk Indonesia, Mau Buat Apa?

M Nurhadi, Rina Anggraeni

Kamis, 28 Mei 2026 | 11:59 WIB
Bank Investasi China Berikan Pinjaman Rp71,5 Triliun untuk Indonesia, Mau Buat Apa?
Ilustrasi HSBC
baca 10 detik
  • HSBC China meluncurkan fasilitas kredit senilai USD 4 miliar untuk mendukung ekspansi korporasi energi bersih Tiongkok ke pasar internasional.
  • Indonesia menjadi target utama penyaluran dana tersebut guna mempercepat proyek transisi energi dan mencapai target emisi tahun 2030.
  • Inisiatif ini memanfaatkan momentum perjanjian perdagangan ACFTA 3.0 untuk memperkuat kerja sama ekonomi hijau antara Tiongkok dan kawasan ASEAN.

Suara.com - HSBC China secara resmi mengumumkan peluncuran fasilitas kredit jumbo senilai USD 4 miliar (sekitar Rp71,5 triliun). Alokasi dana segar ini dirancang khusus guna menyokong korporasi asal Tiongkok yang bergerak di sektor energi bersih serta industri rendah karbon dalam melancarkan aksi ekspansi ke pasar internasional.

Indonesia dipastikan menjadi target utama dari penyaluran fasilitas pembiayaan tersebut. Inisiatif finansial terbaru ini menegaskan fokus HSBC grup dalam mendampingi para mitra bisnis melakukan alih teknologi transisi, memacu lahirnya inovasi hijau, sekaligus menggarap potensi pertumbuhan ekonomi baru.

Program bernama Fasilitas Kredit Keberlanjutan dan Transisi (Sustainability and Transition Credit Facility) ini akan mendistribusikan pinjaman bagi perusahaan Tiongkok yang lolos kualifikasi di berbagai sektor krusial.

Beberapa di antaranya meliputi sektor energi terbarukan, ekosistem transportasi elektrik (electric vehicle), infrastruktur pusat data (data center), hingga pengembangan kecerdasan buatan (AI).

Urgensi kucuran dana ini kian nyata mengingat dominasi Tiongkok yang saat ini menguasai sekitar 47 persen dari total ekspor teknologi bersih (cleantech) global, serta memegang pangsa sekitar dua pertiga dari ekspor industri tenaga surya dan baterai dunia.

Terlebih, volume penjualan mobil listrik diproyeksikan menembus angka 26 juga unit di seluruh dunia pada tahun 2026 ini. Di sisi lain, tingkat konsumsi daya listrik untuk pusat data global diprediksi akan melonjak hampir dua kali lipat, dari kisaran 485 TWh pada tahun 2025 menjadi 945 TWh pada tahun 2030 mendatang.

Presiden Direktur HSBC Indonesia, Stuart Rogers, memberikan pandangan optimis mengenai prospek pembiayaan ini.

Ia menilai agenda transisi energi di Indonesia memegang posisi sebagai salah satu peluang investasi ramah lingkungan terbesar di kawasan regional, dengan kebutuhan pemulihan modal yang sangat masif demi mengejar target emisi tahun 2030.

"Transisi energi di Indonesia merupakan salah satu peluang investasi energi bersih terbesar di kawasan, dan skala pembiayaan yang dibutuhkan untuk memenuhi target 2030 sangat signifikan. HSBC berada pada posisi strategis untuk menghubungkan ambisi Indonesia dengan perusahaan energi bersih kelas dunia, termasuk dari China, yang memiliki teknologi, pengalaman, dan kapasitas untuk mewujudkannya. Fasilitas kredit ini memperkuat kemampuan kami untuk melakukan hal tersebut," katanya dalam siaran pers yang diterima di Jakarta.

baca juga

Senada dengan hal tersebut, Global Head of Sustainable Finance and Transition HSBC, Natalie Blyth, menambahkan bahwa Negeri Tirai Bambu merupakan pusat dari berkumpulnya korporasi rendah karbon paling progresif di skala global.

"Perusahaan-perusahaan ini menetapkan tolok ukur baru dalam manufaktur kelas atas, sekaligus memainkan peran penting dalam mentransformasi ekosistem transisi energi. Seiring perusahaan berkembang secara internasional, mereka membutuhkan mitra finansial dengan jangkauan global dan keahlian untuk mendukung mereka. Fasilitas kredit ini dirancang untuk menyediakan dukungan tersebut dan tidak ada bank selain HSBC yang mampu membantu nasabah untuk menemukan, mengakses, dan menavigasi peluang pertumbuhan di seluruh ekosistem global," katanya.

Dukungan Regulasi ACFTA 3.0 dan Komitmen Regional ASEAN

Akselerasi penetrasi pasar ini memperoleh momentum yuridis lewat traktat perdagangan bebas ASEAN-China Free Trade Area (ACFTA) 3.0 Upgrade Protocol yang telah ditandatangani di Kuala Lumpur pada Oktober 2025 lalu.

Lewat pembaruan perjanjian tersebut, pilar kerja sama ekonomi antara Tiongkok dan ASEAN untuk pertama kalinya resmi diperluas ke ranah ekonomi hijau, ekonomi digital, serta integrasi konektivitas rantai pasok.

Indonesia berpeluang besar meraup keuntungan optimal dari melimpahnya pasokan energi bersih ini. Fakta lapangan menunjukkan bahwa sebesar 91 persen dari proyek pembangkit listrik tenaga angin dan surya baru yang mulai beroperasi pada tahun 2024 memiliki struktur biaya yang jauh lebih ekonomis ketimbang harga bahan bakar fosil termurah di dunia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Latihan Perdana Timnas Indonesia Dimulai, Marselino hingga Saddil Langsung Digeber John Herdman

Latihan Perdana Timnas Indonesia Dimulai, Marselino hingga Saddil Langsung Digeber John Herdman

Bola | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:54 WIB

Mees Hilgers Terpaksa Bertahan di FC Twente Akibat Kesalahan Agennya

Mees Hilgers Terpaksa Bertahan di FC Twente Akibat Kesalahan Agennya

Bola | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:29 WIB

Mozambik Rilis Skuad Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Matchday, Andalkan Pemain Utama

Mozambik Rilis Skuad Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Matchday, Andalkan Pemain Utama

Bola | Kamis, 28 Mei 2026 | 10:42 WIB

John Herdman Dapat Amunisi Baru, Dua Pemain Diaspora Australia Segera Dinaturalisasi

John Herdman Dapat Amunisi Baru, Dua Pemain Diaspora Australia Segera Dinaturalisasi

Bola | Kamis, 28 Mei 2026 | 10:28 WIB

J Trust Bank Kantongi Laba Bersih Rp 56,32 Miliar Hingga April 2026

J Trust Bank Kantongi Laba Bersih Rp 56,32 Miliar Hingga April 2026

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:49 WIB

Piala AFF U-19 2026: Pelatih Vietnam Sebut Timnas Indonesia U-19 Sangat Kuat

Piala AFF U-19 2026: Pelatih Vietnam Sebut Timnas Indonesia U-19 Sangat Kuat

Bola | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:15 WIB

Terkini

Kapan WIKA, WSKT, dan INAF Delisting? Ini Penjelasan BEI

Kapan WIKA, WSKT, dan INAF Delisting? Ini Penjelasan BEI

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 17:21 WIB

Impor Garam Naik 13,1%, Target Swasembada 2027 Terancam

Impor Garam Naik 13,1%, Target Swasembada 2027 Terancam

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 17:16 WIB

Emiten TUGU Andalkan GCG untuk Dongkrak Daya Saing Bisnis

Emiten TUGU Andalkan GCG untuk Dongkrak Daya Saing Bisnis

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 17:10 WIB

IHSG Tembus Level 6.000, BBCA dan BRI Jadi Jagoannya

IHSG Tembus Level 6.000, BBCA dan BRI Jadi Jagoannya

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 16:48 WIB

Sosok 'Pemilik' ENHYPEN, Punya Harta Tiga Kali Lipat LHKPN Menteri Terkaya RI

Sosok 'Pemilik' ENHYPEN, Punya Harta Tiga Kali Lipat LHKPN Menteri Terkaya RI

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 16:31 WIB

Rupiah Masih Terpuruk, Betah di Level Rp18.000

Rupiah Masih Terpuruk, Betah di Level Rp18.000

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 16:12 WIB

Jadwal Stock Split Saham RMKE

Jadwal Stock Split Saham RMKE

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 16:03 WIB

Sosok Pemilik Ryanair, Maskapai yang Viral Jendela Copot saat Pesawat Terbang

Sosok Pemilik Ryanair, Maskapai yang Viral Jendela Copot saat Pesawat Terbang

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 15:50 WIB

BEI Jawab Isu Dana Asing Banyak Kabur dari Pasar Modal Gara-gara Pidato Prabowo

BEI Jawab Isu Dana Asing Banyak Kabur dari Pasar Modal Gara-gara Pidato Prabowo

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 15:22 WIB

Danantara Baru Mau Jalankan 26 Proyek Hilirisasi Rp225 Triliun

Danantara Baru Mau Jalankan 26 Proyek Hilirisasi Rp225 Triliun

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 15:13 WIB

×