Diduga Monopoli Ekosistem Digital, KPPU Panggil TikTok dan Tokopedia!

Mohammad Fadil Djailani

Jum'at, 29 Mei 2026 | 07:55 WIB
Diduga Monopoli Ekosistem Digital, KPPU Panggil TikTok dan Tokopedia!
Beda tampilan aplikasi TikTok Shop (kanan) dan Tokopedia (kiri). [Suara.com/Dicky Prastya]
baca 10 detik
  • KPPU panggil TikTok dan Tokopedia terkait dugaan monopoli ekosistem e-commerce.
  • APLE sebut integrasi TikTok-Tokopedia rugikan ekonomi digital hingga Rp1.750 triliun.
  • Algoritma TikTok diduga batasi pilihan konsumen dan prioritaskan produk internal.

Suara.com - Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) bergerak cepat mengusut dugaan praktik monopoli dalam ekosistem digital tanah air. Otoritas persaingan usaha ini resmi memanggil raksasa teknologi TikTok dan Tokopedia menyusul adanya laporan miring terkait pasca-integrasi kedua platform tersebut.

Kasus ini mencuat setelah Asosiasi Pengusaha Logistik E-commerce (APLE) melayangkan aduan resmi. Terintegrasinya layanan TikTok Shop ke dalam Tokopedia dinilai memicu persaingan usaha yang tidak sehat dan berpotensi mengancam iklim bisnis digital.

Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Kerja Sama KPPU, Deswin Nur, mengungkapkan bahwa tim investigator saat ini tengah bekerja keras mengumpulkan seluruh alat bukti yang diperlukan sebelum kasus ini digulirkan ke meja persidangan.

“Investigator KPPU mengumpulkan bukti-bukti yang dibutuhkan. Dalam proses tersebut, informasi dari pelapor menjadi sumber utama, serta informasi dari pihak-pihak lain,” ujar Deswin.

Sayangnya, proses pemanggilan ini sempat mandek. Deswin membeberkan bahwa pihak TikTok selaku terlapor belum memenuhi panggilan sebelumnya, sehingga kedepannya akan dilakukan pemanggilan kembali.

“Masih dilakukan penjadwalan ulang,” tegas Deswin.

Investigasi ini menyasar tiga entitas besar, yakni TikTok Pte. Ltd., TikTok Nusantara (SG) Pte. Ltd., dan Tokopedia. APLE memperkirakan, jika praktik culas dalam ekosistem digital ini terus dibiarkan, Indonesia terancam kehilangan efisiensi pasar hingga 10-15 persen. Nilai kerugiannya pun fantastis, menembus Rp1.750 triliun dari total nilai ekonomi digital nasional yang mencapai US$100 miliar.

Dalam laporannya, APLE membongkar taktik yang diduga digunakan untuk menekan kompetitor, mulai dari strategi bakar uang (loss-leading) lewat diskon ekstrem hingga subsidi ongkos kirim.

Tak hanya itu, algoritma TikTok juga disorot tajam karena diduga sengaja disetel untuk memprioritaskan produk dari ekosistem internal mereka sendiri. Akibatnya, pelaku usaha di luar platform gigit jari karena visibilitas produk mereka mendadak "tenggelam".

baca juga

Konsumen pun ikut dirugikan karena ruang gerak mereka dibatasi. Transaksi diduga kuat diarahkan secara paksa kepada penyedia jasa logistik tertentu yang sudah terintegrasi dengan platform, sehingga menutup pintu bagi jasa kurir independen lainnya.

Sebagai wasit persaingan usaha, KPPU menegaskan memiliki taji untuk menjatuhkan sanksi administratif berat jika kedua perusahaan terbukti menyalahgunakan posisi dominan mereka. Padahal, saat restu akuisisi diberikan, KPPU sudah mewanti-wanti TikTok dan Tokopedia untuk tidak diskriminatif, dilarang melakukan self-preferencing (mengutamakan layanan sendiri), serta diharamkan mempraktikkan predatory pricing.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Tokopedia maupun TikTok Indonesia masih bungkam dan belum memberikan tanggapan resmi terkait pemanggilan serta investigasi panas yang sedang berjalan ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

MSCI Bekukan Rebalancing, Begini Nasib Saham GOTO

MSCI Bekukan Rebalancing, Begini Nasib Saham GOTO

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 15:42 WIB

Tokopedia Perkuat Bisnis Kesehatan Digital

Tokopedia Perkuat Bisnis Kesehatan Digital

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:27 WIB

Lagu Lawas Sherina Sukses Bikin Korban Toxic Relationship Mengamuk Kembali

Lagu Lawas Sherina Sukses Bikin Korban Toxic Relationship Mengamuk Kembali

Your Say | Selasa, 26 Mei 2026 | 13:25 WIB

Terkini

Sudah Tiga Kali Mutasi dalam 13 Hari, Giliran Dirtipideksus Kena Rombakan Kapolri Suyudi

Sudah Tiga Kali Mutasi dalam 13 Hari, Giliran Dirtipideksus Kena Rombakan Kapolri Suyudi

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 14:30 WIB

Prestasi dan Tuntutan Sosial: Ketika Kemenangan Berujung Tagihan Traktiran

Prestasi dan Tuntutan Sosial: Ketika Kemenangan Berujung Tagihan Traktiran

Your Say | Selasa, 13 Oktober 2026 | 14:30 WIB

Kenapa Pintu Kayu Bisa Longgar dan Menyusut Sendiri? Ini 7 Penyebab Lengkap Tipsnya

Kenapa Pintu Kayu Bisa Longgar dan Menyusut Sendiri? Ini 7 Penyebab Lengkap Tipsnya

Lifestyle | Selasa, 13 Oktober 2026 | 14:27 WIB

Mengapa Bank Mandiri Mau Jadi Bohir Gadai Saham Haji Isam Senilai Rp73 T?

Mengapa Bank Mandiri Mau Jadi Bohir Gadai Saham Haji Isam Senilai Rp73 T?

Bisnis | Selasa, 13 Oktober 2026 | 14:24 WIB

Lille Bawa Calvin Verdonk untuk Laga Kontra Arsenal di Liga Champions, Berpeluang Lakoni Debut

Lille Bawa Calvin Verdonk untuk Laga Kontra Arsenal di Liga Champions, Berpeluang Lakoni Debut

Bola | Selasa, 13 Oktober 2026 | 14:21 WIB

RJ Mitte, Pemeran Walter White Jr. di 'Breaking Bad' Tutup Usia di 34 Tahun

RJ Mitte, Pemeran Walter White Jr. di 'Breaking Bad' Tutup Usia di 34 Tahun

Your Say | Selasa, 13 Oktober 2026 | 14:20 WIB

Komnas HAM Dalami Dasar Hukum Komdigi Takedown 486 Konten Aksi Agustus 2026

Komnas HAM Dalami Dasar Hukum Komdigi Takedown 486 Konten Aksi Agustus 2026

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 14:19 WIB

96 Orangutan Kalimantan Masuk Penanganan di Tengah Karhutla, Kemenhut Ungkap Kondisinya

96 Orangutan Kalimantan Masuk Penanganan di Tengah Karhutla, Kemenhut Ungkap Kondisinya

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 14:18 WIB

Batam Blackout: Penyebab Diduga Hewan Liar Masuk Gardu, PLN Siapkan Kompensasi

Batam Blackout: Penyebab Diduga Hewan Liar Masuk Gardu, PLN Siapkan Kompensasi

Batam | Selasa, 13 Oktober 2026 | 14:18 WIB

Sidang Wabup Iwan Tuaji Ungkap Dugaan Uang Rp872,5 Juta, Berawal dari Janji Proyek Rp10 Miliar

Sidang Wabup Iwan Tuaji Ungkap Dugaan Uang Rp872,5 Juta, Berawal dari Janji Proyek Rp10 Miliar

Sumsel | Selasa, 13 Oktober 2026 | 14:15 WIB

×