Harga Minyak Dunia Tertahan di Tengah Drama AS-Iran, Nasib Selat Hormuz Jadi Penentu

Dythia Novianty, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Selasa, 02 Juni 2026 | 08:58 WIB
Harga Minyak Dunia Tertahan di Tengah Drama AS-Iran, Nasib Selat Hormuz Jadi Penentu
Ilustrasi drama gencatan senjata Iran - Amerika Serikat. [Suara.com]
baca 10 detik
  • Harga minyak mentah dunia cenderung stabil pada Selasa, 2 Juni 2026, akibat ketidakpastian negosiasi gencatan senjata AS-Iran.
  • Konflik di Timur Tengah menyebabkan blokade Selat Hormuz yang memicu fluktuasi harga serta lonjakan permintaan ekspor minyak AS.
  • Pelaku industri menekankan perlunya regulasi hukum yang jelas dalam kesepakatan damai untuk menormalkan kembali pelayaran di Selat Hormuz.

Suara.com - Harga minyak mentah dunia bergerak stabil pada awal perdagangan Selasa 2 Juni 2026. Pergerakan ini dipicu oleh ketidakpastian perundingan gencatan senjata antara Amerika Serikat (AS) dan Iran, serta prospek pembukaan kembali Selat Hormuz.

Presiden AS Donald Trump, menyatakan pada hari Senin bahwa pembicaraan dengan Iran masih berjalan. Di sisi lain, kantor berita Tasnim melaporkan bahwa Teheran telah menangguhkan negosiasi tidak langsung tersebut dengan Washington.

Mengutip dari Reuters, Kontrak berjangka minyak mentah Brent naik tipis 6 sen atau 0,06 persen ke level 95,04 dolar AS per barel pada pukul 00.01 GMT (07.01 WIB).

Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS turun 17 sen atau 0,18 persen ke posisi 91,99 dolar AS per barel.

Pada sesi sebelumnya, kedua tolok ukur harga minyak tersebut sempat melonjak lebih dari 5 persen. Namun, penguatan tersebut sedikit tertahan setelah Presiden Trump mengaku belum menerima laporan mengenai pembatalan dialog oleh Iran.

Trump juga menambahkan bahwa Israel telah setuju untuk menarik pasukannya yang semula bersiap menyerang wilayah Lebanon selatan.

Meski sempat menyatakan tidak keberatan jika negosiasi berakhir dalam wawancara dengan CNBC, Trump segera mengklarifikasi lewat media sosialnya bahwa pembicaraan dengan Iran masih berlanjut.

Melalui jaringan berita ABC News, Trump bahkan memperkirakan kesepakatan perpanjangan gencatan senjata dan pembukaan kembali Selat Hormuz akan tercapai "pada pekan depan".

Kepala Analis Pasar KCM Trade, Tim Waterer, menilai pasar saat ini sangat mencermati perkembangan konkret maupun hambatan dalam negosiasi AS-Iran, substansi pernyataan kedua belah pihak, hingga pergerakan riil kapal tanker di Selat Hormuz.

baca juga

Menurutnya, status negosiasi ini yang akan menentukan bertahan atau tidaknya premi risiko pada harga minyak saat ini.

Dari sisi geopolitik, pemerintah Lebanon pada hari Senin mengumumkan gencatan senjata parsial antara Hizbullah dan Israel.

Langkah ini dinilai sebagai upaya de-eskalasi terbatas di tengah konflik yang sempat memperluas cakupan perang dengan Iran.

nalis pasar dari IG, Tony Sycamore, menambahkan bahwa harga minyak akan tetap fluktuatif selama belum ada bukti kejelasan terkait progres kesepakatan damai di Timur Tengah.

Sejak perang pecah, Iran telah menghentikan hampir seluruh pelayaran kapal non-Iran yang keluar masuk kawasan Teluk.

Blokade ini melumpuhkan sekitar seperlima pasokan minyak dan gas alam cair (LNG) global, serta mengerek harga energi naik hingga 50 persen atau lebih.

Krisis di Timur Tengah ini turut mendongkrak permintaan minyak dari para penyuling di Asia dan Eropa terhadap komoditas AS.

Ilustrasi harga minyak. [Freepik]
Ilustrasi harga minyak. [Freepik]

Estimasi pelacakan kapal menunjukkan ekspor minyak mentah AS melonjak ke rekor tertinggi sebesar 5,6 juta barel per hari sepanjang Mei 2026.

Selain itu, jajak pendapat awal oleh Reuters memproyeksikan stok minyak mentah AS menyusut sekitar 3,6 million barel pada pekan yang berakhir 29 Mei, melanjutkan tren penurunan pekan sebelumnya. Penurunan ini diperkirakan juga terjadi pada persediaan produk distilat dan bensin.

Sementara itu, dalam pertemuan para petinggi industri pelayaran di Athena pada hari Senin, pelaku usaha menegaskan bahwa setiap kesepakatan damai antara AS dan Iran nantinya harus memberikan aturan hukum yang jelas.

Kepastian regulasi tersebut sangat dibutuhkan agar kapal-kapal niaga dapat kembali beroperasi secara normal melalui Selat Hormuz.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Minyak Hampir USD120 per Barel, Dunia Masuk Era Suku Bunga Tinggi Lebih Lama

Minyak Hampir USD120 per Barel, Dunia Masuk Era Suku Bunga Tinggi Lebih Lama

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 12:59 WIB

Dilema Pertahanan Harga BBM : Rupiah Melemah dan Minyak Anteng di Atas 100 Dolar AS per Barel

Dilema Pertahanan Harga BBM : Rupiah Melemah dan Minyak Anteng di Atas 100 Dolar AS per Barel

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 10:57 WIB

Harga Minyak Dunia Jatuh Usai Trump Buka Ruang Negosiasi dengan Iran

Harga Minyak Dunia Jatuh Usai Trump Buka Ruang Negosiasi dengan Iran

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 08:57 WIB

Wall Street Ditutup Bervariasi di Tengah Lonjakan Harga Minyak Dunia

Wall Street Ditutup Bervariasi di Tengah Lonjakan Harga Minyak Dunia

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 07:55 WIB

Trump Batal Serang Iran, Harga Minyak Dunia Melandai

Trump Batal Serang Iran, Harga Minyak Dunia Melandai

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 06:39 WIB

CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai

CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:52 WIB

Terkini

Fahd A Rafiq Hattrick Tersangka Korupsi, Golkar Kecewa dan Marah

Fahd A Rafiq Hattrick Tersangka Korupsi, Golkar Kecewa dan Marah

News | Rabu, 16 September 2026 | 19:48 WIB

GIIAS Semarang 2026 Bidik Pasar Jateng, 19 Merek Siap Pamer Teknologi Baru

GIIAS Semarang 2026 Bidik Pasar Jateng, 19 Merek Siap Pamer Teknologi Baru

Jawa Tengah | Rabu, 16 September 2026 | 19:48 WIB

Tragedi KM Virgo di Masalembo: Tiga Warga Jember Masih Hilang, Petugas Kumpulkan Data Fisik DVI

Tragedi KM Virgo di Masalembo: Tiga Warga Jember Masih Hilang, Petugas Kumpulkan Data Fisik DVI

Jatim | Rabu, 16 September 2026 | 19:40 WIB

6 Cara Mengelola Gaji Rp3 Juta agar Bisa Nabung dan Investasi

6 Cara Mengelola Gaji Rp3 Juta agar Bisa Nabung dan Investasi

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 19:39 WIB

Media Korea Soroti Kesombongan Kim Gi-dong: Remehkan Persib Bandung Berujung Petaka

Media Korea Soroti Kesombongan Kim Gi-dong: Remehkan Persib Bandung Berujung Petaka

Bola | Rabu, 16 September 2026 | 19:38 WIB

Dorong Inovasi & Talenta: 22 Kampus se-Indonesia Siap Beradu Gagasan di Final Nasional PGTC 2026

Dorong Inovasi & Talenta: 22 Kampus se-Indonesia Siap Beradu Gagasan di Final Nasional PGTC 2026

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 19:33 WIB

Penyebab Antrean Biosolar Mengular di Lampung Dibidik: Polisi Sisir SPBU Ancam Cabut Izin

Penyebab Antrean Biosolar Mengular di Lampung Dibidik: Polisi Sisir SPBU Ancam Cabut Izin

Lampung | Rabu, 16 September 2026 | 19:33 WIB

Bosnya Ditangkap KPK, Bisnis Summarecon Agung Terganggu?

Bosnya Ditangkap KPK, Bisnis Summarecon Agung Terganggu?

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 19:33 WIB

Cleansing Oil vs Cleansing Balm, Mana yang Lebih Bagus Jadi First Cleanser?

Cleansing Oil vs Cleansing Balm, Mana yang Lebih Bagus Jadi First Cleanser?

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 19:30 WIB

Kisah Orang Tua yang Berjuang untuk Pendidikan Anak di Novel Ibuk

Kisah Orang Tua yang Berjuang untuk Pendidikan Anak di Novel Ibuk

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 19:30 WIB

×