Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.760.000
Beli Rp2.630.000
IHSG 6.195,427
LQ45 619,275
Srikehati 301,815
JII 377,408
USD/IDR 17.858

Rupiah Tembus ke Rp17.910 per Dolar AS, Jadi Mata Uang Asia Terlemah Pagi Ini

Mohammad Fadil Djailani, Rina Anggraeni

Rabu, 03 Juni 2026 | 09:59 WIB
Rupiah Tembus ke Rp17.910 per Dolar AS, Jadi Mata Uang Asia Terlemah Pagi Ini
Pada perdagangan Rabu (3/6/2026), Rupiah dibuka melemah tajam ke level Rp17.910 per dolar Amerika Serikat (AS), memperpanjang tren pelemahan sejak awal Juni 2026.[Suara.com/Alfian Winanto]
  • Rupiah anjlok ke Rp17.910 per dolar AS, terlemah di Asia.
  • Konflik Timur Tengah picu lonjakan minyak dan tekan rupiah.
  • Rupiah mendekati level psikologis Rp18.000 per dolar AS.

Suara.com - Nilai tukar rupiah kembali berada di bawah tekanan berat pada pagi ini. Pada perdagangan Rabu (3/6/2026), mata uang Garuda dibuka melemah tajam ke level Rp17.910 per dolar Amerika Serikat (AS), memperpanjang tren pelemahan sejak awal Juni 2026.

Data Bloomberg menunjukkan posisi tersebut lebih rendah 71 poin atau sekitar 0,40 persen dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya yang berada di level Rp17.839 per dolar AS. Pelemahan ini sekaligus menempatkan rupiah sebagai mata uang dengan kinerja terburuk di kawasan Asia pada perdagangan pagi hari.

Tekanan terhadap rupiah terjadi di tengah meningkatnya ketidakpastian global. Pasar keuangan kembali dibayangi kekhawatiran atas memanasnya situasi geopolitik di Timur Tengah yang memicu lonjakan harga minyak dunia dan meningkatkan minat investor terhadap aset-aset aman berbasis dolar AS.

Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong, menilai pelemahan rupiah lebih banyak dipengaruhi faktor eksternal dibanding sentimen domestik.

Rupiah melemah terhadap dolar AS oleh eskalasi baru di Timur Tengah yang memicu kekhawatiran terhadap harapan damai serta mendorong kenaikan harga minyak dunia,” kata Lukman saat dihubungi Suara.com.

Menurutnya, ketidakpastian geopolitik membuat investor cenderung mengurangi eksposur pada aset negara berkembang, termasuk Indonesia. Akibatnya, permintaan terhadap dolar AS meningkat dan menekan nilai tukar rupiah.

Rupiah menjadi mata uang paling lemah di antara mata uang negara berkembang lainnya. [Suara.com/Syahda]
Rupiah menjadi mata uang paling lemah di antara mata uang negara berkembang lainnya. [Suara.com/Syahda]

Tidak hanya tertekan, rupiah bahkan mencatat pelemahan paling dalam di antara mata uang utama Asia. Ringgit Malaysia menyusul dengan pelemahan 0,25 persen, disusul baht Thailand yang turun 0,09 persen. Yuan China melemah 0,05 persen, sementara peso Filipina terkoreksi 0,02 persen.

Sebaliknya, sejumlah mata uang Asia lainnya justru berhasil menguat terhadap dolar AS. Dolar Taiwan naik 0,12 persen, won Korea Selatan menguat 0,07 persen, sementara yen Jepang bertambah 0,04 persen. Dolar Singapura dan dolar Hong Kong juga mencatat penguatan tipis masing-masing 0,02 persen dan 0,01 persen.

Di sisi lain, indeks dolar AS yang mengukur kekuatan greenback terhadap sejumlah mata uang utama dunia berada di level 99,20. Meski sedikit turun dari posisi sebelumnya di 99,22, dominasi dolar di pasar global masih cukup kuat untuk menekan mata uang negara berkembang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rupiah Ambruk, Plesiran Warga RI ke Luar Negeri Ikutan Anjlok

Rupiah Ambruk, Plesiran Warga RI ke Luar Negeri Ikutan Anjlok

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 17:04 WIB

Rupiah Melemah, Harga Kedelai Melonjak: Pengrajin Tahu dan Tempe di Lebak Terancam Gulung Tikar

Rupiah Melemah, Harga Kedelai Melonjak: Pengrajin Tahu dan Tempe di Lebak Terancam Gulung Tikar

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 16:44 WIB

Rupiah Makin Terpuruk! Tembus Rp17.839 per Dolar AS, Ini Penyebabnya

Rupiah Makin Terpuruk! Tembus Rp17.839 per Dolar AS, Ini Penyebabnya

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 16:02 WIB

Terkini

Kadin Wanti-wanti Manajemen DSI, Fase Awal Operasi Sangat Krusial

Kadin Wanti-wanti Manajemen DSI, Fase Awal Operasi Sangat Krusial

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 09:21 WIB

IHSG Bergerak Dua Arah Pagi Ini, Masih di Level 6.100-an

IHSG Bergerak Dua Arah Pagi Ini, Masih di Level 6.100-an

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 09:14 WIB

Bank Indonesia Optimistis Inflasi Terkendali, Apa Buktinya?

Bank Indonesia Optimistis Inflasi Terkendali, Apa Buktinya?

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 08:54 WIB

Harga Emas Antam Tetap Dibanderol Rp 2.774.000/Gram Hari Ini, Saatnya Beli?

Harga Emas Antam Tetap Dibanderol Rp 2.774.000/Gram Hari Ini, Saatnya Beli?

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 08:50 WIB

Fitch Ratings Proyeksi Profitabilitas ARTO dengan Dukungan Ekosistem GOTO

Fitch Ratings Proyeksi Profitabilitas ARTO dengan Dukungan Ekosistem GOTO

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 08:46 WIB

Tinggalkan Perang Bunga, BTN Kini Kejar CASA Lewat Ecosystem Banking

Tinggalkan Perang Bunga, BTN Kini Kejar CASA Lewat Ecosystem Banking

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 08:36 WIB

Harga Emas di Pegadaian Turun Semua Hari Ini, Cek Daftarnya di Sini!

Harga Emas di Pegadaian Turun Semua Hari Ini, Cek Daftarnya di Sini!

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 08:35 WIB

Fitch Afirmasi Peringkat Bank Jago (ARTO) di Level A dengan Outlook Stabil

Fitch Afirmasi Peringkat Bank Jago (ARTO) di Level A dengan Outlook Stabil

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 08:29 WIB

IHSG Diproyeksi Menguat Lagi, Investor Bisa Cermati Saham-saham Ini

IHSG Diproyeksi Menguat Lagi, Investor Bisa Cermati Saham-saham Ini

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 08:25 WIB

Ratusan Bank dan Bank Syariah Resmi Merger Massal, Ini Dampaknya!

Ratusan Bank dan Bank Syariah Resmi Merger Massal, Ini Dampaknya!

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 08:15 WIB