Kepercayaan Pasar Jadi Taruhan, Isu Pergantian Menkeu Bisa Guncang Rupiah

Dythia Novianty

Sabtu, 06 Juni 2026 | 09:52 WIB
Kepercayaan Pasar Jadi Taruhan, Isu Pergantian Menkeu Bisa Guncang Rupiah
Petugas salah satu tempat penukaran mata uang asing menunjukkan uang rupiah dan dollar AS di Jakarta. [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Isu pergantian Menteri Keuangan per 6 Juni 2026 berpotensi menambah gejolak pasar keuangan serta memperlemah nilai tukar rupiah.
  • Pelemahan rupiah saat ini lebih didominasi sentimen domestik terkait keraguan investor terhadap kredibilitas pengelolaan stabilitas fiskal nasional.
  • Ketidakpastian kebijakan dapat memicu arus keluar modal asing, sehingga pemerintah perlu memberikan sinyal ekonomi yang transparan dan konsisten.

Suara.com - Di tengah pelemahan nilai tukar rupiah yang terus berada di bawah tekanan dan mendekati level psikologis baru terhadap dolar Amerika Serikat (AS), munculnya isu pergantian Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, dinilai berpotensi menambah gejolak di pasar keuangan domestik.

Kekhawatiran investor terhadap arah kebijakan ekonomi dan stabilitas fiskal disebut menjadi faktor yang semakin menentukan pergerakan rupiah dibandingkan sentimen global.

Kepala Pusat Makroekonomi dan Keuangan Institute for Development of Economics and Finance (Indef), M Rizal Taufikurahman, menilai dampak isu pergantian Menteri Keuangan saat ini bisa lebih besar dibandingkan periode-periode sebelumnya.

Menurut dia, sejak 2025 pelemahan rupiah tidak lagi didominasi faktor eksternal semata, melainkan semakin dipengaruhi sentimen domestik dan tingkat kepercayaan pasar terhadap pengelolaan ekonomi nasional.

"Isu pergantian Menteri Keuangan di tengah tekanan terhadap rupiah berpotensi memberikan dampak yang lebih besar dibandingkan periode sebelumnya," kata Rizal kepasa Suara.com, Sabtu (6/6/2026).

Ia menjelaskan, faktor domestik kini menjadi kontributor utama pelemahan rupiah. Kondisi tersebut membuat pelaku pasar lebih sensitif terhadap berbagai isu yang berkaitan dengan kredibilitas pemerintah dalam menjaga stabilitas ekonomi.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa saat konferensi pers APBN KiTa edisi Juni 2026 di Kantor Kemenkeu, Jakarta, Jumat (5/6/2026). [Suara.com/Dicky Prastya]
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa di Kantor Kemenkeu, Jakarta, Jumat (5/6/2026). [Suara.com/Dicky Prastya]

"Sejak 2025 pelemahan rupiah semakin didominasi oleh faktor domestik dan sentimen pasar yang terus membesar dan menjadi kontributor utama depresiasi rupiah," ujarnya.

Rizal menambahkan, pasar saat ini lebih mencermati kepastian arah kebijakan ekonomi, keberlanjutan disiplin fiskal, serta stabilitas tata kelola keuangan negara dibandingkan faktor eksternal seperti penguatan dolar AS atau fluktuasi harga komoditas global.

Dalam situasi tersebut, isu pergantian Menteri Keuangan berpotensi memunculkan persepsi ketidakpastian baru yang dapat memengaruhi keputusan investor.

baca juga

"Pasar saat ini lebih sensitif terhadap isu kredibilitas kebijakan, stabilitas fiskal, dan kepastian arah ekonomi dibandingkan hanya faktor eksternal seperti penguatan dolar AS atau harga komoditas," jelasnya.

Menurut Rizal, jika isu tersebut berkembang tanpa adanya kepastian dari pemerintah, bukan tidak mungkin terjadi arus keluar modal asing (capital outflow) yang berujung pada tekanan lebih lanjut terhadap nilai tukar rupiah dalam jangka pendek.

"Munculnya isu pergantian Menkeu dapat memicu persepsi meningkatnya ketidakpastian kebijakan sehingga mendorong capital outflow dan memperlemah rupiah dalam jangka pendek," katanya.

Meski demikian, Indef menilai dampak negatif tersebut tidak akan berlangsung lama apabila pemerintah mampu menjaga konsistensi kebijakan ekonomi dan memberikan sinyal yang jelas kepada pelaku pasar.

Rizal menegaskan bahwa persoalan utama yang saat ini dihadapi Indonesia bukan semata-mata siapa yang menduduki posisi Menteri Keuangan, melainkan bagaimana pemerintah membangun kembali kepercayaan investor terhadap tata kelola ekonomi nasional.

"Pelemahan rupiah akibat isu pergantian tersebut tidak bersifat permanen apabila pemerintah mampu menjaga kesinambungan kebijakan fiskal dan memberikan sinyal yang kuat kepada pasar," ungkapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rupiah Tertahan di Rp18.018, Ketegangan Global dan UU P2SK Masih Menekan

Rupiah Tertahan di Rp18.018, Ketegangan Global dan UU P2SK Masih Menekan

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 10:08 WIB

Dolar AS Tembus Rp18.000, Kemenkeu, BI, dan OJK Kompak Jaga Stabilitas Pasar

Dolar AS Tembus Rp18.000, Kemenkeu, BI, dan OJK Kompak Jaga Stabilitas Pasar

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 06:53 WIB

Bertemu S&P, Purbaya Jelaskan Fondasi Ekonomi Indonesia Masih Kokoh

Bertemu S&P, Purbaya Jelaskan Fondasi Ekonomi Indonesia Masih Kokoh

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 20:51 WIB

UU P2SK Resmi Disahkan DPR dan Pemerintah, Ini Rincian 17 Poin Pentingnya

UU P2SK Resmi Disahkan DPR dan Pemerintah, Ini Rincian 17 Poin Pentingnya

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 18:19 WIB

Purbaya Bela Danantara usai Diberi Outlook Negatif dari Lembaga Internasional Moody's

Purbaya Bela Danantara usai Diberi Outlook Negatif dari Lembaga Internasional Moody's

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 17:47 WIB

DSI Berpotensi Dongkrak Devisa dan Stabilkan Rupiah, Tapi Ada Risiko Tumpang Tindih Lembaga

DSI Berpotensi Dongkrak Devisa dan Stabilkan Rupiah, Tapi Ada Risiko Tumpang Tindih Lembaga

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 17:11 WIB

Terkini

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:35 WIB

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:21 WIB

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:14 WIB

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Sumsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:44 WIB

Pengamat Tanggapi Harga Saham BYAN Haji Isam

Pengamat Tanggapi Harga Saham BYAN Haji Isam

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:17 WIB

Menyusuri Makam Imam Al Bukhari di Uzbekistan, Ada Jejak Bung Karno di Soekarno Hall

Menyusuri Makam Imam Al Bukhari di Uzbekistan, Ada Jejak Bung Karno di Soekarno Hall

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Brace Balsa Sekulic Bawa Persib Hajar Melbourne FC, Maung Bandung Sempurna di ACL Two

Brace Balsa Sekulic Bawa Persib Hajar Melbourne FC, Maung Bandung Sempurna di ACL Two

Bola | Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:55 WIB

Dramatis! Timnas Indonesia Singkirkan Moldova 9-8, Garuda Muda Tembus 16 Besar Piala Dunia U-15

Dramatis! Timnas Indonesia Singkirkan Moldova 9-8, Garuda Muda Tembus 16 Besar Piala Dunia U-15

Bola | Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:49 WIB

Demo di Jogja Ricuh: Gerbang DPRD DIY Didobrak, Wisatawan Malioboro Kocar-kacir

Demo di Jogja Ricuh: Gerbang DPRD DIY Didobrak, Wisatawan Malioboro Kocar-kacir

Video | Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Niat Liburan Berubah Mencekam: Cerita Keluarga Terjebak Demo Rusuh Malioboro hingga Dievakuasi

Niat Liburan Berubah Mencekam: Cerita Keluarga Terjebak Demo Rusuh Malioboro hingga Dievakuasi

Jogja | Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:23 WIB

×