Pasar Sambut Positif Rumor Chatib Basri Jadi Menkeu, tapi Ada Catatannya

Dythia Novianty

Sabtu, 06 Juni 2026 | 10:08 WIB
Pasar Sambut Positif Rumor Chatib Basri Jadi Menkeu, tapi Ada Catatannya
Chatib Basri. [bidikan layar YouTube/Prabowo Subianto]
baca 10 detik
  • Pasar keuangan nasional merespons rumor pergantian Menteri Keuangan dengan isu kemunculan nama Chatib Basri sebagai kandidat potensial.
  • Pengamat menilai sosok Chatib Basri berpotensi memberikan sentimen positif jangka pendek karena memiliki kredibilitas di mata investor.
  • Stabilitas rupiah jangka panjang bergantung pada konsistensi kebijakan fiskal dan koordinasi otoritas daripada sekadar pergantian sosok menteri.

Suara.com - Di tengah tekanan terhadap nilai tukar rupiah yang masih bergerak di level tinggi terhadap dolar Amerika Serikat (AS), pasar keuangan nasional terus dibayangi berbagai sentimen domestik.

Salah satu isu yang belakangan menjadi perhatian investor adalah rumor pergantian Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, yang disebut-sebut dapat memengaruhi arah kebijakan ekonomi dan kepercayaan pasar.

Di tengah kondisi tersebut, muncul nama mantan Menteri Keuangan Chatib Basri yang dikabarkan berpotensi mengisi posisi strategis di Kementerian Keuangan.

Sejumlah pengamat menilai sosok Chatib memiliki rekam jejak yang kuat di mata investor dan pelaku pasar global.

Kepala Pusat Makroekonomi dan Keuangan Institute for Development of Economics and Finance (Indef), M Rizal Taufikurahman, menilai apabila rumor tersebut benar terjadi, pasar kemungkinan akan merespons positif, setidaknya dalam jangka pendek.

"Jikalah benar rumor Chatib Basri menjadi Menteri Keuangan, sentimen pasar berpotensi cenderung positif karena kredibilitas dan rekam jejaknya termasuk teknokrat yang dipercaya investor," kata Rizal kepada Suara.com, Sabtu (5/6/2026).

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa di Rapat Paripurna ke-20 Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025–2026 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (4/6/2026). [Dok. Kemenkeu]
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa di Rapat Paripurna ke-20 Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025–2026 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (4/6/2026). [Dok. Kemenkeu]

Menurutnya, saat ini pergerakan rupiah tidak lagi hanya dipengaruhi faktor eksternal seperti penguatan dolar AS atau dinamika ekonomi global.

Sentimen domestik dan tingkat kepercayaan investor terhadap pengelolaan ekonomi nasional justru menjadi faktor yang semakin dominan.

Dalam konteks tersebut, kehadiran figur yang memiliki reputasi kuat dan diterima oleh pasar berpotensi memberikan efek psikologis positif terhadap investor.

baca juga

"Di tengah pelemahan rupiah yang kini lebih dipengaruhi sentimen domestik, maka figur yang kredibel dapat memperkuat kepercayaan pasar," ujarnya.

Chatib Basri dikenal sebagai ekonom senior yang pernah menjabat Menteri Keuangan dan memiliki pengalaman panjang dalam pengelolaan kebijakan fiskal nasional.

Rekam jejak tersebut dinilai menjadi salah satu alasan mengapa namanya masih mendapatkan perhatian positif dari pelaku pasar.

Meski demikian, Rizal mengingatkan bahwa efek positif dari pergantian figur Menteri Keuangan kemungkinan hanya bersifat sementara apabila tidak diikuti dengan kebijakan ekonomi yang konsisten.

"Namun, dampak tersebut bersifat sementara, jangka sangat pendek," tegasnya.

Ia menilai pasar saat ini lebih membutuhkan kepastian arah kebijakan ekonomi dibandingkan sekadar perubahan pejabat.

Oleh karena itu, stabilitas rupiah dalam jangka menengah hingga panjang tetap bergantung pada kemampuan pemerintah menjaga disiplin fiskal dan memperkuat koordinasi antarotoritas ekonomi.

Rupiah menguat tipis ke level Rp18.036 per dolar AS pada penutupan perdagangan Jumat sore, 5 Juni 2026. [Antara]
Rupiah menguat tipis ke level Rp18.036 per dolar AS pada penutupan perdagangan Jumat sore, 5 Juni 2026. [Antara]

"Dampak jangka menengah dan jangka panjang tetap bergantung pada konsistensi kebijakan fiskal dan koordinasi pemerintah dengan Bank Indonesia, bukan semata pada sosok menterinya," jelas Rizal.

Menurutnya, komunikasi kebijakan yang transparan, keberlanjutan reformasi struktural, serta sinergi yang kuat antara pemerintah dan Bank Indonesia akan menjadi faktor utama yang menentukan kepercayaan investor terhadap ekonomi Indonesia.

Di tengah meningkatnya sensitivitas pasar terhadap berbagai isu domestik, kehadiran figur yang dipercaya investor memang dapat menjadi katalis positif.

Namun, bagi pelaku pasar global, keberlanjutan kebijakan ekonomi dan stabilitas fiskal tetap menjadi indikator utama dalam menilai prospek ekonomi Indonesia ke depan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IHSG Ambruk 4,11 Persen, Purbaya Sebut Rumor Downgrade Rating Indonesia Picu Kepanikan Pasar

IHSG Ambruk 4,11 Persen, Purbaya Sebut Rumor Downgrade Rating Indonesia Picu Kepanikan Pasar

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 11:39 WIB

Rupiah Jebol Rp18.000, Dunia Usaha Kian Tercekik Biaya Produksi

Rupiah Jebol Rp18.000, Dunia Usaha Kian Tercekik Biaya Produksi

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 11:21 WIB

3 Cara Cek Kurs Rupiah ke Dolar, Bisa Dipantau Setiap Hari dari HP

3 Cara Cek Kurs Rupiah ke Dolar, Bisa Dipantau Setiap Hari dari HP

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 10:15 WIB

Rupiah Resmi Masuk Jurang ke Level Rp18.010 per Dolar AS, Pasar Menanti Langkah Bank Indonesia

Rupiah Resmi Masuk Jurang ke Level Rp18.010 per Dolar AS, Pasar Menanti Langkah Bank Indonesia

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 09:46 WIB

Rupiah Akhirnya Jebol ke Rp18.000, Purbaya Tak Mau Disalahkan

Rupiah Akhirnya Jebol ke Rp18.000, Purbaya Tak Mau Disalahkan

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 08:43 WIB

Purbaya Klaim Kemenkeu Ikut Laporkan Kasus Korupsi Eks Kepala BGN Dadan Hindayana

Purbaya Klaim Kemenkeu Ikut Laporkan Kasus Korupsi Eks Kepala BGN Dadan Hindayana

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 08:42 WIB

Terkini

5 Cara Membersihkan Karet Kulkas yang Berjamur agar Bersih Lagi

5 Cara Membersihkan Karet Kulkas yang Berjamur agar Bersih Lagi

Lifestyle | Rabu, 09 September 2026 | 20:30 WIB

Krisis Pabrik Volkswagen: Rencana PHK 100 Ribu Karyawan, Saham Tersingkir dari Euro Stoxx 50

Krisis Pabrik Volkswagen: Rencana PHK 100 Ribu Karyawan, Saham Tersingkir dari Euro Stoxx 50

Otomotif | Rabu, 09 September 2026 | 20:28 WIB

Heboh Prajurit TNI Pukul Warga di Rangko hingga Babak Belur, Dandim Angkat Bicara

Heboh Prajurit TNI Pukul Warga di Rangko hingga Babak Belur, Dandim Angkat Bicara

News | Rabu, 09 September 2026 | 20:23 WIB

Sering Nyeri Saat Naik Tangga? Kenali Penyebabnya Sebelum Lutut Makin Sulit Diajak Bergerak

Sering Nyeri Saat Naik Tangga? Kenali Penyebabnya Sebelum Lutut Makin Sulit Diajak Bergerak

Health | Rabu, 09 September 2026 | 20:22 WIB

Cara Kerja Teknologi AI uMI Panvivo PET/CT, Bisa Bantu Deteksi Lesi Kanker Berukuran Sangat Kecil

Cara Kerja Teknologi AI uMI Panvivo PET/CT, Bisa Bantu Deteksi Lesi Kanker Berukuran Sangat Kecil

Health | Rabu, 09 September 2026 | 20:21 WIB

Belanja Elektronik Makin Mudah via Online, Ini Alasan Konsumen Masih Datang ke Toko

Belanja Elektronik Makin Mudah via Online, Ini Alasan Konsumen Masih Datang ke Toko

Lifestyle | Rabu, 09 September 2026 | 20:12 WIB

Makin Dekat Bela Timnas Indonesia, Statistik Terbaru Laurin Ulrich Nyaris Dekati Lionel Messi

Makin Dekat Bela Timnas Indonesia, Statistik Terbaru Laurin Ulrich Nyaris Dekati Lionel Messi

Bola | Rabu, 09 September 2026 | 20:05 WIB

Terjaring di Demo 27 Agustus, 29 Pelajar Jakarta Dikirim Ikut Pembekalan Bela Negara, Ada dari SD

Terjaring di Demo 27 Agustus, 29 Pelajar Jakarta Dikirim Ikut Pembekalan Bela Negara, Ada dari SD

News | Rabu, 09 September 2026 | 20:05 WIB

BAIC T1 Unjuk Gigi di GIIAS Bandung 2026

BAIC T1 Unjuk Gigi di GIIAS Bandung 2026

Otomotif | Rabu, 09 September 2026 | 20:04 WIB

PHE Selesaikan Survei Seismik Offshore 2D SE Java Frontier Area Laut Selatan Jawa di Samudera Hindia

PHE Selesaikan Survei Seismik Offshore 2D SE Java Frontier Area Laut Selatan Jawa di Samudera Hindia

Bisnis | Rabu, 09 September 2026 | 20:03 WIB

×