Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.740.000
Beli Rp2.605.000
IHSG 5.746,648
LQ45 569,322
Srikehati 278,381
JII 347,610
USD/IDR 18.136

Pengusaha Logistik Curhat Harga BBM Naik: Tambahan Biaya Makin Menekan

M Nurhadi, Fakhri Fuadi Muflih

Rabu, 10 Juni 2026 | 12:12 WIB
Pengusaha Logistik Curhat Harga BBM Naik: Tambahan Biaya Makin Menekan
Sicepat
  • Pemerintah menaikkan harga BBM non subsidi secara signifikan mulai 10 Juni 2026 yang berdampak pada kenaikan biaya operasional logistik nasional.
  • SiCepat Ekspres memperluas aksesibilitas layanan pengiriman ekonomis HALU untuk membantu masyarakat dan pelaku usaha menekan biaya distribusi barang yang meningkat.
  • Layanan HALU menawarkan tarif hingga 25 persen lebih murah dibandingkan pengiriman reguler sebagai solusi efisiensi di tengah tingginya harga BBM.

Suara.com - Kebijakan penyesuaian harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non subsidi yang resmi diberlakukan mulai 10 Juni 2026 diproyeksi bakal memicu efek domino terhadap biaya operasional di berbagai sektor usaha, tak terkecuali industri logistik dan kurir domestik.

Dinamika ini menimbulkan kekhawatiran baru terkait potensi merangkaknya tarif distribusi barang serta beban ongkos kirim yang harus dipikul oleh para pelaku pelaku usaha kreatif maupun masyarakat selaku konsumen akhir.

Merujuk pada draf harga terbaru, varian bensin Pertamax (RON 92) mengalami kenaikan signifikan menjadi Rp16.250 per liter dari posisi sebelumnya sebesar Rp12.300 per liter pada awal bulan.

Langkah penyelarasan tarif juga menyasar pada produk Pertamax Green 95 yang harganya melonjak ke level Rp17.000 per liter dari tarif lama Rp12.900 per liter.

Agar tetap menarik minat konsumen, pengusaha pengiriman barang lantas menawarkan skema tarif miring. Solusi ini dinilai krusial bagi pelaku bisnis untuk memangkas pembengkakan pos anggaran distribusi.

Menangkap pergeseran tren tersebut, sejumlah korporasi jasa kurir langsung mengambil langkah taktis dengan memperlebar aksesibilitas layanan segmen ekonomis agar keterjangkauan ongkos kirim tetap terjaga di pasaran.

Salah satunya oleh SiCepat Ekspres. Perusahaan jasa logistik ini secara resmi memperluas cakupan ketersediaan layanan pengiriman ekonomis andalan mereka, HALU (Harga Mulai Lima Ribu), yang dalam rekam jejaknya selama ini hanya eksklusif tertanam pada ekosistem platform marketplace.

Mulai hari ini, opsi pengiriman hemat tersebut sudah dapat diakses secara fleksibel lewat fitur SiCepat Dashboard, aplikasi seluler SiCepat Ekspres, maupun melalui metode interaksi langsung di jaringan Drop Point SiCepat terdekat.

Pihak manajemen mengeklaim bahwa formula layanan HALU mampu menyajikan struktur tarif yang jauh lebih kompetitif, yakni hingga 25 persen lebih murah jika dikomparasikan dengan biaya paket layanan reguler.

CEO SiCepat Ekspres Indonesia, Barry Lim, mengonfirmasi bahwa koreksi ke atas pada harga BBM komersial memang memberikan tekanan tambahan yang cukup menantang bagi struktur pembiayaan arus logistik nasional.

"Kenaikan harga BBM memberikan tekanan tambahan pada biaya logistik, baik untuk pelaku usaha maupun konsumen akhir. Melalui perluasan layanan HALU, kami ingin memberikan alternatif yang lebih terjangkau hingga 25% lebih hemat dibandingkan layanan reguler agar kebutuhan distribusi tetap bisa berjalan efisien tanpa membebani biaya operasional," urai Barry Lim di hadapan media, Rabu (10/6/2026).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Minyak Kembali Meroket! Serangan AS ke Iran Bikin Harga BBM Makin Mahal

Harga Minyak Kembali Meroket! Serangan AS ke Iran Bikin Harga BBM Makin Mahal

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 11:45 WIB

Bensin Pertamax Mendadak Naik Jadi Rp16.250 per Liter, Dokter Tirta: Ini Baru Langkah Awal

Bensin Pertamax Mendadak Naik Jadi Rp16.250 per Liter, Dokter Tirta: Ini Baru Langkah Awal

Entertainment | Rabu, 10 Juni 2026 | 11:30 WIB

Efek Domino BBM Naik, Harga Komoditas Pangan Langsung Terbang 10 Persen Lebih

Efek Domino BBM Naik, Harga Komoditas Pangan Langsung Terbang 10 Persen Lebih

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 11:20 WIB

BBM Naik-Rupiah Jebol, Warga: Sekarang Belanja Cuma Dapat Sayur dan Bumbu-bumbuan Saja!

BBM Naik-Rupiah Jebol, Warga: Sekarang Belanja Cuma Dapat Sayur dan Bumbu-bumbuan Saja!

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 11:07 WIB

Pertamax Rp16.250: Saatnya Kelas Menengah Turun Kasta ke Jalur Pertalite?

Pertamax Rp16.250: Saatnya Kelas Menengah Turun Kasta ke Jalur Pertalite?

Your Say | Rabu, 10 Juni 2026 | 11:20 WIB

Pertamax Naik Rp16.250: Pos Anggaran Mana Lagi yang Harus Dikorbankan?

Pertamax Naik Rp16.250: Pos Anggaran Mana Lagi yang Harus Dikorbankan?

Your Say | Rabu, 10 Juni 2026 | 12:00 WIB

Terkini

Harga Minyak Kembali Meroket! Serangan AS ke Iran Bikin Harga BBM Makin Mahal

Harga Minyak Kembali Meroket! Serangan AS ke Iran Bikin Harga BBM Makin Mahal

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 11:45 WIB

Efek Domino BBM Naik, Harga Komoditas Pangan Langsung Terbang 10 Persen Lebih

Efek Domino BBM Naik, Harga Komoditas Pangan Langsung Terbang 10 Persen Lebih

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 11:20 WIB

BBM Naik-Rupiah Jebol, Warga: Sekarang Belanja Cuma Dapat Sayur dan Bumbu-bumbuan Saja!

BBM Naik-Rupiah Jebol, Warga: Sekarang Belanja Cuma Dapat Sayur dan Bumbu-bumbuan Saja!

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 11:07 WIB

Rupiah Menguat ke Rp17.900, Efek Gerilya Akhir Pekan Dasco

Rupiah Menguat ke Rp17.900, Efek Gerilya Akhir Pekan Dasco

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 11:06 WIB

Pertamax Melonjak, SPBU Swasta Ikut Kerek Naik Harga BBM Hingga Tembus Rp17.000 per Liter

Pertamax Melonjak, SPBU Swasta Ikut Kerek Naik Harga BBM Hingga Tembus Rp17.000 per Liter

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 10:57 WIB

Pasar Makin Tak Pasti, Ini Cara Investor Mengubah Kepanikan Jadi Cuan

Pasar Makin Tak Pasti, Ini Cara Investor Mengubah Kepanikan Jadi Cuan

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 10:46 WIB

Perkokoh Sinergi Ekosistem Syariah, Pegadaian - Bank Syariah Nasional Kolaborasi Pendanaan & Digital

Perkokoh Sinergi Ekosistem Syariah, Pegadaian - Bank Syariah Nasional Kolaborasi Pendanaan & Digital

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 09:39 WIB

Rupiah Menguat ke Level Rp17.908 per Dolar AS Paling Perkasa di Asia

Rupiah Menguat ke Level Rp17.908 per Dolar AS Paling Perkasa di Asia

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 09:33 WIB

Dibuka Loyo IHSG Justru Kembali Bangkit Pagi Ini, Cermati Saham BMRI

Dibuka Loyo IHSG Justru Kembali Bangkit Pagi Ini, Cermati Saham BMRI

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 09:17 WIB

Bisa Pertimbangkan Beli, Harga Emas Antam turun Lagi Jadi Rp2,71 Juta/Gram

Bisa Pertimbangkan Beli, Harga Emas Antam turun Lagi Jadi Rp2,71 Juta/Gram

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 09:04 WIB