Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...
USD/IDR 17.935

PSN Papua Selatan Bakal Serap 15 Ribu Tenaga Kerja pada 2027

Mohammad Fadil Djailani

Rabu, 10 Juni 2026 | 13:05 WIB
PSN Papua Selatan Bakal Serap 15 Ribu Tenaga Kerja pada 2027
Pemerintah Provinsi Papua Selatan menilai berbagai Proyek Strategis Nasional (PSN) yang tengah dikembangkan di wilayahnya menjadi bukti nyata kehadiran negara dalam mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Foto ist.
baca 10 detik
  • PSN Papua Selatan dorong ketahanan pangan dan energi nasional.
  • Proyek bioetanol serap 3.500 pekerja, target 15 ribu pada 2027.
  • Pemprov minta 80% tenaga kerja berasal dari masyarakat lokal Papua.

Suara.com - Pemerintah Provinsi Papua Selatan menilai berbagai Proyek Strategis Nasional (PSN) yang tengah dikembangkan di wilayahnya menjadi bukti nyata kehadiran negara dalam mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo mengatakan, pembangunan yang dijalankan pemerintah berfokus pada penguatan ketahanan pangan dan energi nasional melalui pengembangan sawah skala besar untuk produksi beras serta pembangunan perkebunan tebu yang terintegrasi dengan industri bioetanol.

"Tujuan utama pembangunan ini adalah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Semua negara melakukan pembangunan dengan satu tujuan, yaitu agar rakyatnya hidup lebih sejahtera," kata Apolo, Rabu (10/6/2026).

Menurutnya, pembangunan ekonomi tidak boleh terhambat oleh perdebatan politik maupun kampanye penolakan yang berkembang di tengah masyarakat. Justru, berbagai persoalan sosial yang selama ini menjadi tantangan di Papua perlu dijawab melalui peningkatan kesejahteraan dan pembukaan peluang ekonomi baru.

Apolo menjelaskan, PSN di Papua Selatan tidak hanya berorientasi pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga diarahkan untuk menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan pendapatan masyarakat, khususnya Orang Asli Papua (OAP).

Salah satu proyek yang telah menunjukkan dampak ekonomi adalah pengembangan perkebunan tebu terintegrasi bioetanol. Saat ini, proyek tersebut telah menyerap sekitar 3.500 tenaga kerja dan ditargetkan meningkat menjadi 15 ribu pekerja pada 2027.

Pemerintah daerah juga mendorong agar manfaat ekonomi proyek lebih banyak dinikmati masyarakat setempat. Untuk itu, Pemprov Papua Selatan meminta perusahaan pelaksana proyek mengutamakan perekrutan tenaga kerja lokal.

"Kami meminta agar sekitar 80 persen tenaga kerja berasal dari masyarakat lokal, sehingga manfaat pembangunan benar-benar dirasakan oleh masyarakat Papua Selatan," ujarnya.

Apolo menegaskan, keberadaan proyek-proyek strategis tersebut merupakan bentuk nyata kehadiran negara yang selama ini diharapkan masyarakat. Karena itu, pembangunan perlu dilihat secara menyeluruh, termasuk kontribusinya terhadap penciptaan lapangan kerja dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

baca juga

Di sisi lain, pemerintah mengakui masih terdapat perbedaan pandangan terkait pelaksanaan PSN. Namun, menurut Apolo, dinamika tersebut merupakan hal yang wajar dalam setiap proses pembangunan.

Ia menambahkan, pemerintah memiliki tanggung jawab untuk memberikan informasi yang utuh kepada masyarakat agar dapat menilai manfaat dan tantangan pembangunan secara objektif.

Selain aspek ekonomi, Apolo memastikan seluruh proyek tetap memperhatikan keberlanjutan lingkungan melalui pemenuhan analisis dampak lingkungan dan program pengelolaan serta pemantauan secara berkelanjutan.

Dengan pendekatan tersebut, Pemprov Papua Selatan berharap PSN mampu menjadi solusi jangka panjang untuk memperkuat ketahanan pangan dan energi nasional, sekaligus menciptakan lapangan kerja serta meningkatkan taraf hidup masyarakat Papua.

"Pembangunan harus diukur dari meningkatnya taraf hidup masyarakat. Itu yang menjadi fokus utama kami," pungkas Apolo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Purbaya Pede Rupiah Bisa Menguat hingga Rp 16.800 per Dolar AS Tahun Depan

Purbaya Pede Rupiah Bisa Menguat hingga Rp 16.800 per Dolar AS Tahun Depan

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 19:58 WIB

Kenaikan Pertamax Jadi Sinyal Ada Kondisi Mendesak di Pemerintah

Kenaikan Pertamax Jadi Sinyal Ada Kondisi Mendesak di Pemerintah

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 17:27 WIB

Pemerintah Diminta Tidak Perkeruh Ekonomi dengan Regulasi yang Membingungkan

Pemerintah Diminta Tidak Perkeruh Ekonomi dengan Regulasi yang Membingungkan

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 16:50 WIB

Terkini

Pemerintah Punya Tiga Opsi Hadapi Tekanan Fiskal, Salah Satunya Tambah Utang

Pemerintah Punya Tiga Opsi Hadapi Tekanan Fiskal, Salah Satunya Tambah Utang

Bisnis | Minggu, 26 Juli 2026 | 14:00 WIB

Memahami Zeus's Law dalam Film The Odyssey, Penyederhanaan Xenia Epos Homer

Memahami Zeus's Law dalam Film The Odyssey, Penyederhanaan Xenia Epos Homer

Your Say | Minggu, 26 Juli 2026 | 13:50 WIB

Belum Ada Kuota Khusus, Penyandang Disabilitas Tertinggal di Program Andalan Prabowo

Belum Ada Kuota Khusus, Penyandang Disabilitas Tertinggal di Program Andalan Prabowo

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 13:45 WIB

Houthi Serang 'Tambang' Arab Saudi, Harga Minyak Hampir 100 Dolar AS per Barel

Houthi Serang 'Tambang' Arab Saudi, Harga Minyak Hampir 100 Dolar AS per Barel

Bisnis | Minggu, 26 Juli 2026 | 13:36 WIB

Bisakah Laut Serap Lebih Banyak Karbon? Ilmuwan Uji Cara Baru Hadapi Perubahan Iklim

Bisakah Laut Serap Lebih Banyak Karbon? Ilmuwan Uji Cara Baru Hadapi Perubahan Iklim

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 13:30 WIB

4 Micellar Water Probiotic Jaga Keseimbangan Skin Barrier pada Kulit Kering

4 Micellar Water Probiotic Jaga Keseimbangan Skin Barrier pada Kulit Kering

Your Say | Minggu, 26 Juli 2026 | 13:20 WIB

Berdayakan UMKM Lokal, BRI Hadirkan Pelatihan Terpadu Lewat Rumah BUMN Demak

Berdayakan UMKM Lokal, BRI Hadirkan Pelatihan Terpadu Lewat Rumah BUMN Demak

Bri | Minggu, 26 Juli 2026 | 13:11 WIB

Viral Denda Ban Gundul Rp250 Ribu, Korlantas Polri Ungkap Fakta Sebenarnya

Viral Denda Ban Gundul Rp250 Ribu, Korlantas Polri Ungkap Fakta Sebenarnya

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 13:10 WIB

Survei SMRC Beberkan Dua Faktor Utama Kepuasan Publik ke Presiden Prabowo Anjlok Tajam

Survei SMRC Beberkan Dua Faktor Utama Kepuasan Publik ke Presiden Prabowo Anjlok Tajam

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 13:08 WIB

Nasib Tragis Bintang Film Dewasa Alami Kerusakan Otak Permanen, Minta Ganti Rugi Rp45 M

Nasib Tragis Bintang Film Dewasa Alami Kerusakan Otak Permanen, Minta Ganti Rugi Rp45 M

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 13:03 WIB

×