Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.715.000
Beli Rp2.570.000
IHSG 5.902,376
LQ45 589,478
Srikehati 287,394
JII 351,837
USD/IDR 17.966

GSMS 2026 Soroti Tantangan Komunikasi Pemerintah di Tengah Fragmentasi Media

Mohammad Fadil Djailani

Kamis, 11 Juni 2026 | 07:23 WIB
GSMS 2026 Soroti Tantangan Komunikasi Pemerintah di Tengah Fragmentasi Media
Ilustrasi media sosial. Foto ist.
  • GSMS 2026 bahas strategi komunikasi pemerintah di era fragmentasi media.
  • Pemerintah didorong padukan media konvensional dan digital.
  • Fenomena homeless media ubah pola konsumsi informasi publik.

Suara.com - Perubahan lanskap media yang semakin terfragmentasi mendorong pemerintah untuk beradaptasi dalam menyampaikan informasi kepada publik. Tantangan tersebut menjadi fokus utama dalam gelaran Government Social Media Summit (GSMS) 2026 yang berlangsung di Garuda Spark Innovation Hub, fX Sudirman, Jakarta, Selasa (9/6).

Ajang yang menjadi wadah kolaborasi, pertukaran gagasan, dan penghargaan bagi para praktisi media sosial pemerintah ini kembali digelar berkat kolaborasi agensi kreatif digital Awrago dan perusahaan analisis media sosial NoLimit Indonesia. Seperti tahun sebelumnya, GSMS 2026 juga mendapat dukungan dari Ikatan Pranata Humas (Iprahumas) Indonesia.

Mengusung tema "Navigasi Komunikasi Pemerintah: Tetap Tepercaya di Tengah Era Fragmentasi Media", GSMS tahun ini membahas strategi menjaga kredibilitas dan konsistensi pesan pemerintah di tengah perubahan perilaku masyarakat dalam mengonsumsi informasi.

Dewan Pembina GSMS, Karina Kusumawardani, mengatakan forum ini diharapkan menjadi momentum bagi humas pemerintah untuk memperkuat strategi komunikasi yang efektif sekaligus efisien.

"Di tengah fragmentasi media yang semakin kompleks, menjaga konsistensi pesan dan identitas komunikasi menjadi tantangan yang harus dijawab bersama," ujar Karina.

Menurutnya, instansi pemerintah perlu mengombinasikan pendekatan komunikasi konvensional dan digital agar program serta kebijakan dapat dipahami secara utuh oleh seluruh lapisan masyarakat.

"Pemerintah harus lincah memadukan rilis pers, konten media sosial yang dinamis, hingga sosialisasi tatap muka. Inovasi komunikasi ini krusial untuk menciptakan respons yang adaptif dan mendongkrak keterlibatan masyarakat secara organik," katanya.

Sementara itu, CEO NoLimit Indonesia, Aqsath Rasyid Naradhipa, menyoroti kemunculan fenomena homeless media dan berbagai entitas media nonkonvensional yang semakin berpengaruh dalam membentuk opini publik.

Menurut Aqsath, media nonkonvensional berkembang pesat karena mampu menghadirkan perspektif yang berbeda dan lebih sesuai dengan preferensi generasi muda yang cenderung mengonsumsi informasi secara cepat, ringkas, dan terdesentralisasi.

"Entitas media nonkonvensional ini berkembang pesat karena berhasil mengisi kekosongan sudut pandang, khususnya bagi demografi muda yang lebih menyukai informasi yang terdesentralisasi dibanding format berita tradisional," ujarnya.

Ia menilai perubahan pola konsumsi informasi tersebut menuntut pemerintah untuk membangun komunikasi yang lebih dinamis serta menjalin kemitraan yang adaptif dengan ekosistem media modern.

Aqsath menegaskan, kolaborasi yang sehat antara pemerintah dan berbagai kanal media baru diperlukan untuk memperkaya diskursus publik sekaligus mencegah semakin tajamnya polarisasi di ruang digital.

Melalui GSMS 2026, para praktisi komunikasi pemerintah didorong untuk merumuskan strategi baru agar pesan-pesan publik tetap relevan, dipercaya, dan mampu menjangkau masyarakat di tengah derasnya arus informasi digital yang terus berubah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Efek Harga BBM Naik: Kelas Menengah Jadi Korban, Konsumsi Petralite Makin Tinggi

Efek Harga BBM Naik: Kelas Menengah Jadi Korban, Konsumsi Petralite Makin Tinggi

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 17:54 WIB

Media Vietnam: Tinggal Menunggu Waktu Timnas Indonesia Tembus 100 Besar Ranking FIFA

Media Vietnam: Tinggal Menunggu Waktu Timnas Indonesia Tembus 100 Besar Ranking FIFA

Bola | Rabu, 10 Juni 2026 | 15:39 WIB

Mengenal Mudi, Edukator Konservasi Muda yang Ubah Scroll Jadi Aksi Lingkungan

Mengenal Mudi, Edukator Konservasi Muda yang Ubah Scroll Jadi Aksi Lingkungan

Lifestyle | Rabu, 10 Juni 2026 | 11:02 WIB

Terkini

Jadi Aset Negara, Pemerintah Bakal Revitalisasi Kawasan Kemayoran Indah Golf

Jadi Aset Negara, Pemerintah Bakal Revitalisasi Kawasan Kemayoran Indah Golf

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 07:10 WIB

Pipa Cisem II Beroperasi Penuh, KITB Dapat Suntikan Energi Baru

Pipa Cisem II Beroperasi Penuh, KITB Dapat Suntikan Energi Baru

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 20:23 WIB

Borok Investasi Asing Mencuat, Sering Terlantarkan Hak Pekerja

Borok Investasi Asing Mencuat, Sering Terlantarkan Hak Pekerja

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 20:17 WIB

Purbaya Pede Rupiah Bisa Menguat hingga Rp 16.800 per Dolar AS Tahun Depan

Purbaya Pede Rupiah Bisa Menguat hingga Rp 16.800 per Dolar AS Tahun Depan

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 19:58 WIB

Investasi AI di Indonesia Tetap Jalan Meski Rupiah Lemah

Investasi AI di Indonesia Tetap Jalan Meski Rupiah Lemah

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 19:56 WIB

Kereta 12 Rangkaian Akan Layani Green Line Tanah Abang - Rangkasbitung

Kereta 12 Rangkaian Akan Layani Green Line Tanah Abang - Rangkasbitung

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 19:27 WIB

Pemerintah Tepat Naikkan Harga Pertamax

Pemerintah Tepat Naikkan Harga Pertamax

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 18:58 WIB

Ekonom UGM Bongkar Stress Test APBN, Rupiah Rp18.200 Jadi Ambang Kritis

Ekonom UGM Bongkar Stress Test APBN, Rupiah Rp18.200 Jadi Ambang Kritis

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 18:40 WIB

Purbaya Klaim Harga BBM Naik Berefek Minim ke Inflasi

Purbaya Klaim Harga BBM Naik Berefek Minim ke Inflasi

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 18:32 WIB

Kenaikan Pertamax Bikin Kaget, Pengguna Xpander Menjerit: Rp480 Ribu Pun Belum Bisa Full Tank!

Kenaikan Pertamax Bikin Kaget, Pengguna Xpander Menjerit: Rp480 Ribu Pun Belum Bisa Full Tank!

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 18:26 WIB