- Data PIHPS Bank Indonesia pada 14 Juni 2026 mencatat penurunan harga signifikan pada komoditas cabai serta protein hewani.
- Harga beras berbagai mutu dan minyak goreng kemasan bermerek mengalami kenaikan harga di pasar nasional saat ini.
- Komoditas bawang merah dan bawang putih mencatatkan lonjakan harga yang cukup ekstrem dibandingkan dengan bahan pokok lainnya.
Meskipun mayoritas draf kategori beras merangkak naik, stabilitas harga masih dipertahankan pada segmen beras kualitas medium II yang bergeming di angka Rp16.050 per kilogram serta beras kualitas super II yang tidak bergeser dari posisi Rp17.000 per kilogram.
Kenaikan yang terhitung cukup ekstrem justru terjadi pada kelompok bumbu dapur. Harga bawang merah ukuran sedang dilaporkan melonjak 2,02 persen atau Rp1.100 hingga menyentuh Rp55.450 per kilogram.
Sementara itu, komoditas bawang putih ukuran sedang melesat tajam mencapai 8,88 persen atau membengkak Rp3.450 menjadi Rp42.300 per kilogram.
Pada kategori minyak nabati, pasar mencatatkan adanya draf anomali pergerakan. Di satu sisi, harga minyak goreng curah rakyat justru berhasil turun sebesar 0,48 persen atau menyusut Rp100 menjadi Rp20.600 per kilogram. Namun di sisi lain, produk minyak goreng kemasan bermerek pabrikan justru mengalami penguatan harga.
Untuk produk minyak goreng kemasan bermerek 1, harganya terkerek naik 0,62 persen atau Rp150 menjadi Rp24.200 per kilogram. Selanjutnya, varian kemasan bermerek 2 ikut merangkak naik sekitar 0,43 persen atau sebesar Rp100 menjadi Rp23.300 per kilogram.
Di sektor pemanis, gula pasir jenis premium terpantau stabil kokoh di level Rp20.250 per kilogram, sedangkan komoditas gula pasir lokal naik tipis 0,26 persen atau Rp50 menjadi Rp19.150 per kilogram.