- Pemerintah melalui Dukcapil melarang penggantian foto e-KTP hanya berdasarkan alasan estetika subjektif atau sekadar merasa jelek.
- Penggantian foto hanya diizinkan bagi warga yang mengalami perubahan fisik drastis, kerusakan kartu, atau kondisi medis.
- Warga wajib mendatangi Kantor Dukcapil setempat membawa dokumen pendukung untuk melakukan perekaman ulang secara fisik langsung.
Lembar Kartu Keluarga (KK) terbaru.
Surat keterangan kehilangan dari otoritas kepolisian (khusus jika kartu identitas hilang).
Surat rekomendasi atau keterangan medis resmi dari rumah sakit jika perubahan fisik di wajah disebabkan oleh penanganan medis.
Langkah 2: Proses Perekaman Ulang di Kantor Dukcapil
Penduduk diwajibkan untuk mendatangi Kantor Dukcapil terdekat yang sesuai dengan domisili kartu pada jam kerja operasional.
Perlu digarisbawahi bahwa proses ini tidak dapat dilaksanakan secara online/daring. Pengambilan pasfoto baru, validasi iris mata, serta pemindaian ulang sidik jari memerlukan kehadiran fisik mutlak demi draf otentikasi keamanan data biometrik di tempat (on-site).
Langkah 3: Pencetakan dan Pengambilan Dokumen
Setelah verifikasi data oleh petugas dinyatakan sinkron dan valid, proses pengambilan foto baru akan langsung dilakukan di tempat. Langkah selanjutnya adalah menunggu antrean pencetakan kartu baru selesai sesuai dengan estimasi waktu yang diinstruksikan oleh petugas loket.