Purbaya Rayu Menkeu dan Investor China Beli Panda Bond RI, Dianggap Punya Dana Besar

Dicky Prastya

Kamis, 18 Juni 2026 | 17:48 WIB
Purbaya Rayu Menkeu dan Investor China Beli Panda Bond RI, Dianggap Punya Dana Besar
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menemui Menkeu China Lan Fo’an pada Rabu (17/6/2026). [Dok. Kemenkeu]
baca 10 detik
  • Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melobi Pemerintah dan investor China untuk mendukung penerbitan surat utang Panda Bond Indonesia.
  • Pemerintah Indonesia akan memulai proses penerbitan Panda Bond di China mulai minggu depan untuk mendiversifikasi sumber pembiayaan negara.
  • Langkah strategis ini bertujuan memperkuat hubungan ekonomi serta meningkatkan penggunaan mata uang lokal dalam transaksi bilateral kedua negara.

Suara.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa merayu Menkeu China Lan Fo’an dan para investor China untuk mendukung penerbitan panda bond milik Pemerintah Indonesia.

Hal ini disampaikan Purbaya saat melakukan kunjungan kerja ke China sejak Rabu (17/6/2026). Panda Bond sendiri adalah instrumen surat utang atau obligasi yang diterbitkan oleh entitas asing seperti pemerintah negara lain atau perusahaan multinasional di pasar domestik Tiongkok, dan didenominasikan dalam mata uang lokal yaitu Yuan atau Renminbi (RMB).

Menkeu Purbaya mengungkapkan kalau Kementerian Keuangan (Kemenkeu) di sana adalah penguasa banyak Badan Usaha Milik Negara (BUMN) China termasuk CITIC (China International Trust Investment Corporation) dan lainnya yang memiliki dana besar.

"Sehingga dukungan dari Kementerian Keuangan China amat penting untuk kesuksesan penerbitan panda bond," katanya dalam keterangan video, dikutip Kamis (18/6/2026).

Dalam kunjungan kerja itu, Purbaya mengatakan kalau dirinya masih terus menjalin komunikasi dengan investor. Namun ia memastikan Pemerintah RI bakal memulai proses penerbitan Panda Bond minggu depan.

"Kan kita masih komunikasi dengan investor sekarang dan besok. Minggu depan kita akan mulai proses penerbitan panda bond," jelasnya.

Sebagai informasi, salah satu agenda utama kunjungan kerja Menkeu ke Beijing adalah mempersiapkan penerbitan sovereign Panda Bond. Pemerintah memandang instrumen tersebut sebagai langkah strategis untuk mendiversifikasi sumber pembiayaan dan memperluas basis investor, sekaligus memperkuat hubungan ekonomi Indonesia dan Tiongkok.

Penerbitan sovereign Panda Bond juga diharapkan dapat mendukung penggunaan mata uang lokal dalam transaksi bilateral (Local Currency Transaction/LCT) serta mendorong pendalaman kerja sama keuangan kedua negara.

Selain melakukan pertemuan dengan Menkeu Tiongkok, Purbaya juga dijadwalkan bertemu dengan para pelaku usaha dan investor. Dalam rangkaian kunjungan itu, Menkeu juga akan mengadakan pertemuan dengan People’s Bank of China (PBOC), Shanghai Cooperation Organization (SCO) Development Bank, serta Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB).

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BMW Terjebak Krisis Setelah Pangkas Target Laba dan Saham Merosot Tajam

BMW Terjebak Krisis Setelah Pangkas Target Laba dan Saham Merosot Tajam

Otomotif | Kamis, 18 Juni 2026 | 14:54 WIB

Kata-kata China soal Perdamaian AS - Iran: Kini Fokus ke Masalah Selat Hormuz

Kata-kata China soal Perdamaian AS - Iran: Kini Fokus ke Masalah Selat Hormuz

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 12:21 WIB

Besok Diumumkan, MSCI Ancam Turunkan Status RI? Dana Asing Rp230 T Bakal Kabur?

Besok Diumumkan, MSCI Ancam Turunkan Status RI? Dana Asing Rp230 T Bakal Kabur?

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 12:16 WIB

Purbaya Kantongi Utang Rp 302,8 T dari China, Biayai Proyek Pemerintah hingga 2029

Purbaya Kantongi Utang Rp 302,8 T dari China, Biayai Proyek Pemerintah hingga 2029

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 11:19 WIB

APWNU Gandeng Investor, Siapkan Sejumlah Program Ekonomi Baru

APWNU Gandeng Investor, Siapkan Sejumlah Program Ekonomi Baru

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 11:18 WIB

Lingkar Dalam Prabowo Bikin Investor Waswas, Rupiah dan IHSG Kena Tekanan

Lingkar Dalam Prabowo Bikin Investor Waswas, Rupiah dan IHSG Kena Tekanan

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 08:29 WIB

Terkini

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

×