- Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengunjungi China pada Juni 2026 untuk mengupayakan penerbitan obligasi negara Panda Bond.
- Pemerintah Indonesia menargetkan perolehan pendanaan sebesar 1 miliar Dolar AS melalui penerbitan surat utang di pasar China.
- Penerbitan Panda Bond bertujuan mendiversifikasi sumber pendanaan pembangunan serta mengurangi tekanan terhadap nilai tukar mata uang Rupiah.
Kendati begitu Purbaya yakin kalau Pemerintah tidak akan menggunakan dana SAL. Bahkan apabila kepepet, ia menjamin tidak akan memakai kas pemerintah tersebut.
Di pertemuan itu juga Purbaya mengungkapkan kalau IMF dan World Bank menawarkan bantuan utang kepada negara-negara yang mengalami kesulitan.
Kedua lembaga internasional itu sudah menyediakan uang 25-30 Miliar Dolar AS (sekitar Rp 429,2 T hingga Rp 515 T). Tapi Purbaya menolak bantuan utang tersebut.
"Sekarang saya belum butuh. Saya punya SAL aja segitu, 25 miliar Dolar AS lebih ya. Jadi kondisi kita aman, defisit terkendali, buffer cukup," jelasnya.