Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.655.000
Beli Rp2.530.000
IHSG 6.177,139
LQ45 609,402
Srikehati 299,172
JII 368,427
USD/IDR 17.821

Perundingan Damai AS-Iran Alot, Harga Minyak Dunia Naik Kembali ke USD80

Achmad Fauzi, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Senin, 22 Juni 2026 | 09:22 WIB
Perundingan Damai AS-Iran Alot, Harga Minyak Dunia Naik Kembali ke USD80
Ilustrasi fasilitas minyak mentah di mana harga mulai melonjak kembali. [Pexels].
baca 10 detik
  • Harga minyak dunia meningkat pada 22 Juni 2026 akibat penutupan kembali Selat Hormuz oleh pemerintah Iran.
  • Ketegangan diplomatik antara Amerika Serikat dan Iran menghambat perundingan damai serta mengancam keberlangsungan pasokan minyak global.
  • Harga minyak Brent dan WTI naik tajam karena pelaku pasar khawatir terhambatnya distribusi di jalur perairan tersebut.

Suara.com - Harga minyak dunia bergerak naik pada perdagangan Senin 22 Juni 2026, setelah jalur pelayaran di Selat Hormuz masih belum terbuka lebar.

Kenaikan minyak dunia ini berawal dari alotnya perundingan damai antara pejabat Amerika Serikat (AS) dan Iran.

Mengutip dari Reuters, harga minyak mentah berjangka Brent naik 54 sen atau 0,67 persen ke level 81,11 dolar AS per barel pada pukul 00.30 GMT (07.30 WIB), setelah sebelumnya sempat menyentuh level tertinggi di 82,30 dolar AS per barel pada pembukaan perdagangan.

Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS untuk kontrak yang berakhir Senin melonjak 2,02 dolar AS atau 2,64 persen ke level 78,62 dolar AS per barel.

ilustrasi Selat Hormuz (Google Gemini)
ilustrasi Selat Hormuz (Google Gemini)

Untuk kontrak Agustus, harga juga mengalam kenaikan naik 1,43 dolar AS menjadi 77,28 dolar AS per barel. Perdagangan pasar AS sendiri sempat libur pada akhir pekan lalu.

Data pelayaran menunjukkan jumlah kapal yang melintasi Selat Hormuz turun drastis pada Minggu kemarin. Penurunan terjadi setelah Iran kembali menutup jalur perairan strategis tersebut dengan alasan adanya pelanggaran kesepakatan damai sementara oleh pihak Israel dan AS.

"Ekspektasi pasar terhadap pembukaan Selat Hormuz tampaknya terlalu dini," ujar Saul Kavonic, Kepala Riset Energi di MST Marquee.

Menurutnya, Iran kemungkinan akan terus mencari alasan untuk menghambat arus pelayaran di selat tersebut sebagai titik posisi tawar politik mereka.Situasi kian kompleks setelah Presiden AS Donald Trump mengancam akan melanjutkan serangan terhadap Iran. 

Di sisi lain, Wakil Presiden AS JD Vance tengah bertemu dengan pejabat Iran untuk memulai dialog perdana. Pihak Teheran menilai AS telah gagal memenuhi komitmennya untuk menghentikan pertempuran di Lebanon.

baca juga

Kantor berita resmi Lebanon, NNA, melaporkan serangan Israel di Lebanon menewaskan sedikitnya 20 orang pada Sabtu lalu, tepat sehari setelah gencatan senjata dengan Hizbullah mulai diberlakukan. 

Analisis pasar dari IG, Tony Sycamore, menilai konflik di Lebanon ini menjadi ancaman serius, baik bagi keberlangsungan gencatan senjata maupun rencana pembukaan kembali akses Selat Hormuz.

Padahal, pada pekan lalu harga minyak sempat merosot hingga lebih dari 8 persen karena pasar memproyeksikan tambahan pasokan dari pelepasan kargo yang sempat tertahan di kawasan Teluk, serta adanya potensi pencabutan sanksi AS terhadap minyak Iran.

Direktur Utama National Iranian Oil Company, Hamid Bovard, menyatakan bahwa lebih dari 25 juta barel minyak Iran telah melewati garis blokade virtual sejak Senin pekan lalu. 

Di samping itu, negara produsen lain seperti Uni Emirat Arab, Kuwait, dan Irak juga telah menawarkan tambahan pasokan minyak kepada pelanggan mereka dalam sepekan terakhir.

 Irak sendiri berencana memulihkan produksi minyak mentahnya secara bertahap ke kisaran 4,2 juta hingga 4,3 juta barel per hari.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Minyak Dunia Terus Naik Sejak Selat Hormuz Kembali Diblokir

Harga Minyak Dunia Terus Naik Sejak Selat Hormuz Kembali Diblokir

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 08:14 WIB

Rupiah Melemah Tipis, Dolar AS Masih Nyaman di Level Rp17.804

Rupiah Melemah Tipis, Dolar AS Masih Nyaman di Level Rp17.804

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 15:41 WIB

Damai AS - Iran Ubah Peta Energi Dunia, Harga Minyak Langsung Terjun Bebas

Damai AS - Iran Ubah Peta Energi Dunia, Harga Minyak Langsung Terjun Bebas

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 10:27 WIB

Terkini

IHSG Menghijau di Senin Pagi, Cek Saham yang Cuan

IHSG Menghijau di Senin Pagi, Cek Saham yang Cuan

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 09:16 WIB

Pembangunan PLTS Koperasi Pertama di Indonesia Capai 80 Persen

Pembangunan PLTS Koperasi Pertama di Indonesia Capai 80 Persen

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 08:56 WIB

Punya Kesempatan Beli, Harga Emas Antam Stagnan Dibanderol Rp2.668.000/Gram

Punya Kesempatan Beli, Harga Emas Antam Stagnan Dibanderol Rp2.668.000/Gram

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 08:36 WIB

Harga Minyak Dunia Terus Naik Sejak Selat Hormuz Kembali Diblokir

Harga Minyak Dunia Terus Naik Sejak Selat Hormuz Kembali Diblokir

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 08:14 WIB

IHSG Diprediksi Bergerak Konsolidatif Sepekan, Sentimen Timur Tengah hingga MSCI Jadi Sorotan

IHSG Diprediksi Bergerak Konsolidatif Sepekan, Sentimen Timur Tengah hingga MSCI Jadi Sorotan

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 08:01 WIB

Analisis Teknikal IHSG Hari Ini saat Wall Street Rebound

Analisis Teknikal IHSG Hari Ini saat Wall Street Rebound

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 07:54 WIB

Rupiah Diramal Ambruk ke Rp18.000, Harga Emas Berpotensi Anjlok Rp20.000 Hari Ini, Ada Apa?

Rupiah Diramal Ambruk ke Rp18.000, Harga Emas Berpotensi Anjlok Rp20.000 Hari Ini, Ada Apa?

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 07:54 WIB

SIG Bidik Pasar Renovasi Rumah Lewat MiniMix, Beton Siap Pakai Tembus Gang Sempit

SIG Bidik Pasar Renovasi Rumah Lewat MiniMix, Beton Siap Pakai Tembus Gang Sempit

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 07:45 WIB

Petani Jember Dapat Senjata Baru Lawan Penyakit Padi, Produksi Diklaim Meningkat

Petani Jember Dapat Senjata Baru Lawan Penyakit Padi, Produksi Diklaim Meningkat

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 07:39 WIB

Asing Ramai-ramai Lepas Saham BUMI, Target Harganya Tetap Meroket

Asing Ramai-ramai Lepas Saham BUMI, Target Harganya Tetap Meroket

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 07:34 WIB