- CGI International Sekuritas memproyeksikan saham BBCA akan berada di level Rp5.800 tanpa menembus angka Rp6.000 hari ini.
- Saham perbankan BBCA memiliki potensi penguatan menuju resistance Rp5.717 jika mampu bertahan di atas level support Rp5.517.
- Tingginya minat investor asing menghasilkan net buy sebesar Rp135,77 miliar yang menjadi sentimen positif pada perdagangan hari ini.
Suara.com - Pergerakan saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) diproyeksi belum bisa menembus level Rp6.000 hari ini. Bahkan BBCA akan bertengger di level Rp5.800 hari ini.
Berdasarkan riset teknikal CGI International Sekuritas, level pivot BBCA berada di Rp5.633.
Apabila mampu bertahan dan menembus area tersebut, saham emiten perbankan terbesar di Indonesia itu berpotensi menguji resistance pertama di Rp5.717, sebelum menuju resistance kedua di Rp5.833.
Sementara itu, area support pertama berada di Rp5.517 dan support kedua di Rp5.433. Level tersebut dinilai menjadi area penting yang perlu diperhatikan investor apabila terjadi aksi ambil untung.
![Jajaran Direksi Borong Saham BBCA. [ist]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/04/19/71316-bca.jpg)
Berikut level teknikal BBCA menurut CGI International Sekuritas:
- Support 1: Rp5.517
- Support 2: Rp5.433
- Pivot: Rp5.633
- Resistance 1: Rp5.717
- Resistance 2: Rp5.833
Dari sisi perdagangan, minat investor terhadap saham BBCA masih cukup tinggi.
Berdasarkan data Stockbit, pada perdagangan sebelumnya saham BBCA mencatatkan volume transaksi mencapai 1,24 juta lot dengan nilai transaksi sebesar Rp702,85 miliar.
Frekuensi perdagangan mencapai sekitar 32 ribu kali transaksi, mencerminkan likuiditas saham yang tetap terjaga di tengah dinamika pasar.
Menariknya, investor asing masih membukukan aksi beli yang lebih besar dibandingkan aksi jual.
Nilai foreign buy tercatat sebesar Rp369,11 miliar, sedangkan foreign sell mencapai Rp233,34 miliar.
Dengan demikian, BBCA membukukan net foreign buy sekitar Rp135,77 miliar, yang menjadi sentimen positif bagi pergerakan saham pada perdagangan hari ini.
Secara teknikal, selama harga BBCA mampu bertahan di atas area support Rp5.517, peluang penguatan menuju resistance Rp5.717 masih terbuka.
Namun, apabila tekanan jual meningkat hingga menembus support tersebut, pergerakan saham berpotensi menguji area support berikutnya di Rp5.433.
Disclaimer: Artikel ini merupakan pandangan dan analisis pasar yang ditujukan sebagai informasi umum, bukan saran atau rekomendasi investasi. Keputusan investasi tetap berada di tangan pembaca, dan setiap risiko investasi menjadi tanggung jawab pribadi.