- Manajemen Danantara Indonesia menunjuk Pahala N Mansury sebagai Managing Director Global Relations and Governance per Senin, 6 Juli 2026.
- Pahala N Mansury menggantikan posisi Mohammad Al-Arief yang sebelumnya menjabat di Danantara sejak lembaga tersebut berdiri Februari 2025.
- Penunjukan tersebut diumumkan melalui akun Instagram resmi Ikatan Alumni Universitas Indonesia sebagai bentuk apresiasi atas amanah jabatan baru.
Suara.com - Danantara Indonesia mendapatkan amunisi baru dari jajaran top manajerial. Hal ini setelah, Manajemen Danantara menunjuk Mantan Wakil Menteri Luar Negeri, Pahala N Mansury sebagai, Managing Director Global Relations and Governance Danantara Indonesia.
Hal ini diketahui dari instagram resmi Ikatan Alumni Universitas Indonesia, @iluni.ui.
"ILUNI UI mengucapkan selamat kepada Bang Pahala Mansury (FEB angkatan 1989) atas amanah sebagai Managing Director Global Relations and Governance Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara)," tulis Iluni seperti dikutip dari instagram resminya, Senin (6/7/2026).
Sementara melansir Bloomberg, Pahala menggeser Mohammad Al-Arief dari posisi tersebut. Mohammad Al-Arief telah bergabung di Danantara sejak berdiri sejak 24 Februari 2025.
![BPI Danantara. [Suara.com/Achmad Fauzi].](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/05/25/88767-danantara.jpg)
Profil Pahala N Mansury
Pahala N Mansury bukan orang baru di lingkungan BUMN. Dirinya sempat menduduki posisi strategis di BUMN besar.
Namun, Pahala mengawali karier sebagai change management consultant di Andersen Consulting Jakarta hingga 1997. Saat menempuh pendidikan magister di New York, ia juga sempat bekerja paruh waktu di sebuah perusahaan pengelolaan investasi.
Selanjutnya, pada 1999, ia bergabung sebagai Senior Consultant di Booz Allen Hamilton sebelum menjadi Project Leader di Boston Consulting Group (BCG). Ia juga merupakan CFA Charterholder dari CFA Institute.
Karier Pahala di sektor perbankan dimulai ketika bergabung dengan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk pada 2003. Di bank tersebut, ia menempati berbagai posisi strategis, mulai dari Group Head Corporate Development, Change Management Office, Accounting, Economic Research, hingga dipercaya menjadi Executive Vice President (EVP) Coordinator Finance & Strategy sekaligus Chief Financial Officer (CFO) pada 2006.
Pada 2011-2012, Pahala menjabat sebagai Managing Director dan Chief Financial Officer, kemudian menjadi Managing Director Finance & Strategy hingga 2015. Setelah itu, ia dipercaya sebagai Direktur Treasury & Market Bank Mandiri hingga 2017.
Pada April 2017, Pahala ditunjuk sebagai Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. Setelah itu, pada September 2018, ia dipercaya menjadi Direktur Keuangan PT Pertamina (Persero).
Kariernya berlanjut sebagai Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) pada 2019. Setahun kemudian, Presiden Joko Widodo menunjuknya sebagai Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) pada Desember 2020 untuk mendampingi Menteri BUMN saat itu.
Pada Juli 2023, Pahala kembali mendapatkan kepercayaan sebagai Wakil Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, dengan fokus memperkuat diplomasi ekonomi dan kerja sama investasi Indonesia dengan berbagai negara.