Harga Minyak Naik Berkali-kali Sejak Kemarin, AS-Iran Sudah 'Panaskan Mesin' Perang

M Nurhadi

Senin, 13 Juli 2026 | 13:22 WIB
Harga Minyak Naik Berkali-kali Sejak Kemarin, AS-Iran Sudah 'Panaskan Mesin' Perang
IRGC Iran merespon serangan AS dengan menyerang titik strategis AS di Timur Tengah [Ist]
baca 10 detik
  • Harga minyak dunia melonjak lebih dari 4 persen pada Senin (13/7/2026) akibat eskalasi konflik militer di Selat Hormuz.
  • Pasukan Amerika Serikat dan Iran saling melancarkan serangan udara yang menargetkan posisi militer di lokasi strategis tersebut.
  • Ketegangan militer memicu penurunan volume distribusi minyak mentah dunia serta mengancam kelangsungan perjanjian damai kedua negara.

Suara.com - Harga minyak mentah dunia mencatatkan lonjakan signifikan di atas 4 persen pada perdagangan Senin (13/7/2026) siang (WIB).

Kenaikan tajam ini dipicu oleh meningkatnya ancaman terhadap jalur distribusi energi di Selat Hormuz, menyusul pengumuman rangkaian serangan militer terbaru yang melibatkan pasukan Amerika Serikat (AS) dan Iran.

Berdasarkan data pasar komoditas pada pukul 10.25 WIB, kontrak berjangka minyak mentah jenis Brent menguat sebesar USD3,10 atau sekitar 4,08 persen ke posisi USD79,11 per barel.

Pada saat yang sama, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) pasokan AS terkerek naik USD2,95 atau 4,11 persen, menempatkan posisinya pada level USD74,36 per barel.

Komando Sentral AS (CENTCOM) mengonfirmasi bahwa pasukannya telah merampungkan gelombang serangan baru terhadap posisi Iran pada hari Minggu kemarin.

Operasi tersebut menyasar puluhan target strategis di sejumlah lokasi terpisah menggunakan amunisi berpandu presisi.

Sebagai aksi balasan, Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran mengumumkan pada Senin ini bahwa mereka telah meluncurkan serangan yang membidik pangkalan militer Amerika Serikat di Kuwait dan Bahrain.

Di tengah situasi yang memanas, Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa Jalur Selat Hormuz masih terbuka bagi aktivitas pelayaran komersial.

Pernyataan tersebut bertolak belakang dengan klaim Teheran sebelumnya yang menegaskan telah menutup jalur perairan vital itu, setelah sebuah kapal dagang dilaporkan terkena serangan karena melintasi rute yang tidak mendapatkan izin otoritas setempat.

baca juga

Penurunan Volume Distribusi dan Ketidakpastian Gencatan Senjata

Seperti yang dilaporkan Reuters, sebelum konflik bersenjata pecah pada akhir Februari lalu, sekitar 20 persen dari total pasokan minyak mentah dan gas alam cair (LNG) dunia bergantung pada akses Selat Hormuz.

Namun, data pelacakan kapal komersial dari Kpler menunjukkan hanya ada enam kapal terintegrasi yang melintasi selat tersebut pada hari Minggu, menandai volume lalu lintas harian terendah dalam lima pekan terakhir.

Rentetan serangan ini kian mengancam kelangsungan perjanjian interim yang disepakati oleh AS dan Iran bulan lalu. Perjanjian tersebut semula ditargetkan menjadi landasan untuk membuka kembali akses selat secara penuh dan mengakhiri konflik melalui perundingan lanjutan selama 60 hari.

Badan Energi Internasional (IEA) dalam laporan bulanan terbarunya mencatat bahwa pasokan minyak global sempat merangkak naik 4,1 juta barel per hari (bpd) pada Juni pasca-kesepakatan tersebut. Meski demikian, total produksi dunia saat ini terpantau masih defisit 9,4 juta bpd jika dibandingkan dengan level produksi sebelum pecahnya perang.

Tim analis dari bank ANZ menilai eskalasi ketegangan yang terjadi sepanjang akhir pekan ini mengikis harapan pelaku pasar terhadap resolusi konflik yang cepat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Militer Yordania Menembak Jatuh 4 Rudal Iran yang Terobos Masuk Wilayah Udara Mereka

Militer Yordania Menembak Jatuh 4 Rudal Iran yang Terobos Masuk Wilayah Udara Mereka

News | Senin, 13 Juli 2026 | 12:50 WIB

Iran Ngamuk Lagi, Kuwait Dibombardir Hancurkan Tanki Bahan Bakar Militer AS

Iran Ngamuk Lagi, Kuwait Dibombardir Hancurkan Tanki Bahan Bakar Militer AS

News | Senin, 13 Juli 2026 | 11:46 WIB

Misi Juara Piala Asia 2027, Timnas Iran Perpanjang Kontrak Amir Ghalenoei

Misi Juara Piala Asia 2027, Timnas Iran Perpanjang Kontrak Amir Ghalenoei

Bola | Senin, 13 Juli 2026 | 11:16 WIB

IRGC Iran: Operasi Pembalasan ke Amerika Akan Terus Berlanjut

IRGC Iran: Operasi Pembalasan ke Amerika Akan Terus Berlanjut

News | Senin, 13 Juli 2026 | 11:04 WIB

Daftar Gempuran AS ke Iran Terbaru karena Ngamuk Selat Hormuz Kembali Ditutup

Daftar Gempuran AS ke Iran Terbaru karena Ngamuk Selat Hormuz Kembali Ditutup

News | Senin, 13 Juli 2026 | 10:37 WIB

Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur

Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur

News | Senin, 13 Juli 2026 | 10:05 WIB

Terkini

BKPM Kalah Lawan Greenpeace di PTUN, Putusan KIP soal IUP Raja Ampat Dikuatkan

BKPM Kalah Lawan Greenpeace di PTUN, Putusan KIP soal IUP Raja Ampat Dikuatkan

News | Senin, 14 September 2026 | 16:57 WIB

Jadi Menkeu, Suahasil Nazara Masih Rangkap Jabatan Wakomut PLN

Jadi Menkeu, Suahasil Nazara Masih Rangkap Jabatan Wakomut PLN

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 16:53 WIB

Bagi-Bagi Nasi Kotak di Pagebangan, Dede Rohana Ajak Ojol dan Warga Doakan Jurnalis di Selat Sunda

Bagi-Bagi Nasi Kotak di Pagebangan, Dede Rohana Ajak Ojol dan Warga Doakan Jurnalis di Selat Sunda

Banten | Senin, 14 September 2026 | 16:53 WIB

Dedikasi 14 Tahun Mantri BRI Dewi Natalia, Bantu Pedagang Beralih dari Rentenir

Dedikasi 14 Tahun Mantri BRI Dewi Natalia, Bantu Pedagang Beralih dari Rentenir

Jatim | Senin, 14 September 2026 | 16:50 WIB

Drama A Bona Fide Killer: Pembunuh Legendaris yang Hidup Normal sebagai Ibu

Drama A Bona Fide Killer: Pembunuh Legendaris yang Hidup Normal sebagai Ibu

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 16:50 WIB

Dari Pintu ke Pintu, Mantri BRI Dewi Natalia Bantu Pedagang Lampung Akses Pembiayaan

Dari Pintu ke Pintu, Mantri BRI Dewi Natalia Bantu Pedagang Lampung Akses Pembiayaan

Jogja | Senin, 14 September 2026 | 16:48 WIB

21 Hari Disandera OPM di Hutan Papua: Nemerina Selamat, Rekannya Tewas Kelaparan

21 Hari Disandera OPM di Hutan Papua: Nemerina Selamat, Rekannya Tewas Kelaparan

News | Senin, 14 September 2026 | 16:47 WIB

8 Rekomendasi Hotel di PIK: Dari Nuansa Oriental, Hotel Murah, hingga Mewah Bintang Lima

8 Rekomendasi Hotel di PIK: Dari Nuansa Oriental, Hotel Murah, hingga Mewah Bintang Lima

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 16:47 WIB

Doakan 5 Jurnalis dan 3 Kru Kapal Arupadhatu 1 Segera Ditemukan, Warga Carita Larung Kerbau ke Laut

Doakan 5 Jurnalis dan 3 Kru Kapal Arupadhatu 1 Segera Ditemukan, Warga Carita Larung Kerbau ke Laut

Banten | Senin, 14 September 2026 | 16:47 WIB

Dewi Natalia, Mantri BRI yang 14 Tahun Dampingi Pedagang dan Lawan Jerat Rentenir

Dewi Natalia, Mantri BRI yang 14 Tahun Dampingi Pedagang dan Lawan Jerat Rentenir

Surakarta | Senin, 14 September 2026 | 16:46 WIB

×