IHSG Sempat Tembus 6.057 Tapi Berbalik Turun, Saham RANS Mulai Dijual

Achmad Fauzi

Selasa, 14 Juli 2026 | 09:17 WIB
IHSG Sempat Tembus 6.057 Tapi Berbalik Turun, Saham RANS Mulai Dijual
IHSG bergerak  dua arah pada pagi ini.  [ANTARA].
baca 10 detik
  • Indeks Harga Saham Gabungan bergerak fluktuatif di Bursa Efek Indonesia pada Selasa pagi, 14 Juli 2026.
  • Indeks sempat melemah 0,46 persen ke level 6.007 dengan total nilai transaksi mencapai Rp 2,28 triliun.
  • BRI Danareksa Sekuritas memproyeksikan IHSG berpeluang menguji level resistance di kisaran 6.080 hingga 6.120 sepanjang hari ini.

Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak dua arah di awal perdagangan, Selasa, 14 Juli 2026. IHSG awalnya menguat ke level 6.057.

Mengutip data Stockbit, hingga pukul 09.06 WIB, IHSG justru berbalik melemah 28,87 poin atau 0,46 persen ke level 6.007.

Pada perdagangan waktu itu sebanyak 2,9 miliar lembar saham diperdagangkan dengan nila transaksi mencapai Rp 2,28 triliun serta frekuensi sebesar 362.930 kali.

Di waktu itu, terdapat 265 saham menghijau, sedangkan, 245 saham merosot. Sisanya, 452 saham masih belum bergerak alias stagnan.

Pengunjung melintas di depan layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jakarta, Jumat (10/4/2026). Pada sesi pembukaan perdagangan Jumat (10/4) pagi, IHSG naik 44,921 poin (0,61 persen) ke level 7.352,510 pada hari pertama penerapan kebijakan Work From Home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN). [ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/nym].
IHSG bergerak  dua arah pada pagi ini.  [ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/nym].

Adapun, berikut beberpa saham yang Top Gainer dan Loser di waktu itu:

Top Gainer

  • BRNA
  • ATAP
  • PRDL
  • AGAR
  • ISEA

Top Loser

  • JELI
  • PSSI
  • RANS
  • AIMS
  • LAND

Proyeksi IHSG

IHSG masih berpeluang melanjutkan penguatan pada perdagangan Selasa (14/7/2026), setelah berhasil kembali menembus level psikologis 6.000 pada sesi sebelumnya.

baca juga

Berdasarkan riset BRI Danareksa Sekuritai, secara teknikal keberhasilan IHSG menembus level tersebut memperkuat momentum rebound sehingga indeks berpeluang menguji area resistance di kisaran 6.080 hingga 6.120.

"Secara teknikal, keberhasilan IHSG menembus 6.000 memperkuat momentum rebound dengan peluang menguji resistance 6.080–6.120. Selama bertahan di atas support 5.920, tren penguatan jangka pendek masih terjaga," tulis riset BRI Danareksa Sekuritas.

Pada perdagangan Senin (13/7/2026), IHSG ditutup menguat 1,92 persen ke level 6.037,84. Penguatan tersebut ditopang respons positif pelaku pasar terhadap keputusan S&P Global Ratings yang mempertahankan peringkat kredit Indonesia di level BBB/A-2 dengan outlook Stable.

Keputusan tersebut meredakan kekhawatiran pasar terhadap potensi penurunan peringkat (downgrade), sehingga mendorong penguatan saham-saham sektor perbankan dan komoditas. Meski demikian, nilai tukar rupiah masih berada dalam tekanan dan ditutup melemah ke level Rp18.109 per dolar Amerika Serikat.

Dari eksternal, perhatian investor pada perdagangan hari ini akan tertuju pada rilis data inflasi Amerika Serikat periode Juni. Inflasi utama diperkirakan melandai menjadi 3,9 persen secara tahunan (year on year/YoY) dari sebelumnya 4,2 persen, sedangkan inflasi inti (Core CPI) diproyeksikan tetap berada di level 2,9 persen YoY.

Data inflasi tersebut diperkirakan akan menjadi penentu arah pergerakan pasar global maupun domestik. Jika inflasi AS dirilis lebih tinggi dari ekspektasi, maka peluang suku bunga tinggi bertahan lebih lama atau higher for longer akan semakin besar sehingga berpotensi menekan nilai tukar rupiah dan pasar saham. Sebaliknya, jika inflasi lebih rendah dari perkiraan, sentimen positif atau risk-on berpeluang kembali mendominasi pasar.

Untuk perdagangan hari ini, BRI Danareksa Sekuritas merekomendasikan tiga saham yang layak dicermati investor, yakni PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI), dan PT Solusi Kemasan Digital Tbk (SUPA).

Disclaimer: Artikel ini merupakan informasi pasar dan bukan merupakan ajakan atau rekomendasi untuk membeli maupun menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing investor.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IHSG Menuju Target 6.150, Simak Analisis Teknis dan Saham Pilihan

IHSG Menuju Target 6.150, Simak Analisis Teknis dan Saham Pilihan

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 08:58 WIB

BEI: Saham BYD hingga Tencent Berpeluang Masuk Pasar Modal Indonesia

BEI: Saham BYD hingga Tencent Berpeluang Masuk Pasar Modal Indonesia

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 07:21 WIB

Kapan WIKA, WSKT, dan INAF Delisting? Ini Penjelasan BEI

Kapan WIKA, WSKT, dan INAF Delisting? Ini Penjelasan BEI

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 17:21 WIB

Terkini

Rudy Susmanto dan Gerindra Bogor Rapatkan Barisan Kawal Program Prabowo hingga 2029

Rudy Susmanto dan Gerindra Bogor Rapatkan Barisan Kawal Program Prabowo hingga 2029

Bogor | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Menhut Bidik 6 Perusahaan Lagi soal Karhutla, Siapa yang Terancam Kehilangan Izin Usaha?

Menhut Bidik 6 Perusahaan Lagi soal Karhutla, Siapa yang Terancam Kehilangan Izin Usaha?

Kalbar | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:35 WIB

Nilai Kinerja Positif, Gerindra Beri Lampu Hijau Rudy Susmanto Lanjut Periode Kedua

Nilai Kinerja Positif, Gerindra Beri Lampu Hijau Rudy Susmanto Lanjut Periode Kedua

Jabar | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:35 WIB

Misteri Mayat Membusuk di Podomoro Tenjo, Sempat Titip Kucing ke Tetangga Sebelum Meninggal

Misteri Mayat Membusuk di Podomoro Tenjo, Sempat Titip Kucing ke Tetangga Sebelum Meninggal

Bogor | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Asap Tebal Hambat Pemadaman Karhutla, 3 Helikopter Malaysia Masih Menunggu Respons RI

Asap Tebal Hambat Pemadaman Karhutla, 3 Helikopter Malaysia Masih Menunggu Respons RI

Sumsel | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:14 WIB

Hilang 10 Hari, Siswi SMK Asal Tasikmalaya Ditemukan di Apartemen Tangerang

Hilang 10 Hari, Siswi SMK Asal Tasikmalaya Ditemukan di Apartemen Tangerang

Jabar | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:03 WIB

Pemkab Bogor Targetkan Utang Proyek Rp44 M Cair Akhir Oktober

Pemkab Bogor Targetkan Utang Proyek Rp44 M Cair Akhir Oktober

Bogor | Senin, 12 Oktober 2026 | 22:55 WIB

Kronologi Bus Persib U-18 Diserang di Batang, Kaca Pecah hingga Official Dikeroyok

Kronologi Bus Persib U-18 Diserang di Batang, Kaca Pecah hingga Official Dikeroyok

Jabar | Senin, 12 Oktober 2026 | 22:48 WIB

PSSI Apresiasi Bobby Nasution Sebagai Satu-satunya Gubernur Peduli Timnas

PSSI Apresiasi Bobby Nasution Sebagai Satu-satunya Gubernur Peduli Timnas

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Polda Banten Gagalkan Peredaran 11 Kg Ganja dan Sabu Modus Jasa Ekspedisi di Bogor

Polda Banten Gagalkan Peredaran 11 Kg Ganja dan Sabu Modus Jasa Ekspedisi di Bogor

Banten | Senin, 12 Oktober 2026 | 22:37 WIB

×