Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.555.000
Beli Rp2.430.000
IHSG 6.175,535
LQ45 621,910
Srikehati 307,227
JII 366,948
USD/IDR 17.939

Padahal Miliki Rekening Bank Itu Penting, Tapi 15 Juta Orang Masih Simpan di Bawah Kasur

Achmad Fauzi, Rina Anggraeni

Senin, 20 Juli 2026 | 19:05 WIB
Padahal Miliki Rekening Bank Itu Penting, Tapi 15 Juta Orang Masih Simpan di Bawah Kasur
Lembaga Penjamin Simpanan [Suara.com/Hadi]
baca 10 detik
  • Ketua LPS Anggito Abimanyu menyatakan sebanyak 15 juta penduduk Indonesia saat ini masih belum memiliki rekening perbankan.
  • Jumlah masyarakat tanpa rekening menurun dua juta tiap tahun seiring dengan meningkatnya aktivitas transaksi keuangan masyarakat aktif.
  • Simpanan kelas menengah hingga kelompok nasabah di atas Rp5 miliar tetap mencatatkan pertumbuhan nominal secara tahunan.

Suara.com - Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mengungkapkan masih ada masyarakat yang belum memiliki rekening tabungan. 

Ketua LPS Anggito Abimanyu mengatakan  masih ada 15 juta masyarakat yang belum memiliki rekening. Namun, dia menekankan umlah penduduk yang belum memiliki rekening perbankan sudah mulai turun. 

"Setiap tahun saya monitor turun sekitar dua jutaan. Sekarang tinggal sekitar 15 juta yang belum. Sekarang masyarakat punya rekening untuk beraktivitas," katanya di Gedung DPR, Senin (20/7/2026).

Ilustrasi pemblokiran rekening bank [Shutterstock]
Ilustrasi rekening bank [Shutterstock]

Lebih lanjut, Anggito menambahkan bahwa aktivitas transaksi perbankan juga semakin meningkat. Hal itu tercermin dari bertambahnya jumlah rekening aktif, sementara rekening yang tidak aktif terus menurun.

Menurutnya, kondisi tersebut menjadi indikator bahwa aktivitas ekonomi masyarakat masih berjalan dan transaksi keuangan semakin dinamis.

"Rekening yang aktif juga semakin banyak sekarang. Rekening yang tidak aktif itu semakin sedikit sekarang. Itu menunjukkan ekonominya aktif. Movement atau mutasi rekening semakin banyak," bebernya. 

Sementara itu, dia juga mencatat tabungan masyarakat kelas menengah masih menunjukkan pertumbuhan, baik dari sisi nominal simpanan maupun jumlah rekening. Apalagi , laju pertumbuhannya mulai melambat dalam beberapa bulan terakhir seiring dinamika ekonomi yang terjadi.

Adapun,  perlambatan tersebut tidak berarti terjadi penurunan nilai tabungan. Menurutnya, tabungan masyarakat kelas menengah tetap meningkat secara tahunan (year-on-year), meski kecepatannya tidak setinggi periode sebelumnya.

"Naik, tapi agak melambat kenaikannya. Jumlah nominal maupun rekeningnya naik,"bebernya.

baca juga

Ia menjelaskan, pertumbuhan simpanan paling tinggi masih berasal dari kelompok nasabah dengan saldo di atas Rp5 miliar. Selain nominal simpanan yang meningkat, jumlah rekening pada kelompok tersebut juga mengalami kenaikan secara tahunan.

"Tempat yang paling tinggi, yang paling besar, yang di atas Rp5 miliar itu naiknya tinggi. Jumlah rekening naik, itu saja. Khususnya year-on-year," tegasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kredit Tumbuh, Tapi Bank Perketat Syarat Pinjaman di Tengah Ketidakpastian

Kredit Tumbuh, Tapi Bank Perketat Syarat Pinjaman di Tengah Ketidakpastian

Bisnis | Senin, 20 Juli 2026 | 14:55 WIB

Dana SAL Jadi Buffer Fiskal, Kebijakan Menkeu Purbaya Diklaim Sudah Benar

Dana SAL Jadi Buffer Fiskal, Kebijakan Menkeu Purbaya Diklaim Sudah Benar

Bisnis | Senin, 20 Juli 2026 | 12:48 WIB

Tak Hanya Kejar Bisnis, J Trust Bank Mau Lebih Dekat dengan Nasabah

Tak Hanya Kejar Bisnis, J Trust Bank Mau Lebih Dekat dengan Nasabah

Bisnis | Minggu, 19 Juli 2026 | 15:21 WIB

Terkini

Padahal Miliki Rekening Bank Itu Penting, Tapi 15 Juta Orang Masih Simpang di Bawah Kasur

Padahal Miliki Rekening Bank Itu Penting, Tapi 15 Juta Orang Masih Simpang di Bawah Kasur

Bisnis | Senin, 20 Juli 2026 | 19:05 WIB

Simpang-siur TNI dan Polisi Ikut Urus Pajak, Apa yang Sejauh ini Kita Tahu?

Simpang-siur TNI dan Polisi Ikut Urus Pajak, Apa yang Sejauh ini Kita Tahu?

Bisnis | Senin, 20 Juli 2026 | 19:04 WIB

Asian Games 2026: Tim Indonesia Tak Hanya Tinggal di Kampung Atlet, tapi Juga Hotel dan Kapal Pesiar

Asian Games 2026: Tim Indonesia Tak Hanya Tinggal di Kampung Atlet, tapi Juga Hotel dan Kapal Pesiar

Sport | Senin, 20 Juli 2026 | 19:04 WIB

Berkedok Mubaligh, Oknum Polisi di Wonogiri Tega Lecehkan Anak Atasannya Sendiri

Berkedok Mubaligh, Oknum Polisi di Wonogiri Tega Lecehkan Anak Atasannya Sendiri

Jawa Tengah | Senin, 20 Juli 2026 | 18:59 WIB

RUU PFII Sepakat Dibawa ke Rapat Paripurna Besok, Pembahasan Dikebut Cuma Perlu 19 Hari

RUU PFII Sepakat Dibawa ke Rapat Paripurna Besok, Pembahasan Dikebut Cuma Perlu 19 Hari

Bisnis | Senin, 20 Juli 2026 | 18:54 WIB

Setelah Digembleng, Manajer Kopdes Baru Bisa Kerja Agustus

Setelah Digembleng, Manajer Kopdes Baru Bisa Kerja Agustus

Bisnis | Senin, 20 Juli 2026 | 18:51 WIB

Nacific Berasal dari Mana? Brand yang Jadi Incaran Pecinta Skincare

Nacific Berasal dari Mana? Brand yang Jadi Incaran Pecinta Skincare

Lifestyle | Senin, 20 Juli 2026 | 18:50 WIB

Tak Hanya Tunai, Banyak Orang Beli Emas Pakai Kredit Bank

Tak Hanya Tunai, Banyak Orang Beli Emas Pakai Kredit Bank

Bisnis | Senin, 20 Juli 2026 | 18:46 WIB

Ngemis Online di TikTok: Eksploitasi Kemiskinan Gaya Baru

Ngemis Online di TikTok: Eksploitasi Kemiskinan Gaya Baru

Your Say | Senin, 20 Juli 2026 | 18:45 WIB

Dugaan Menteri PU Ajak Keluarga ke New York, KPK Soroti Potensi Penyimpangan

Dugaan Menteri PU Ajak Keluarga ke New York, KPK Soroti Potensi Penyimpangan

News | Senin, 20 Juli 2026 | 18:44 WIB

×