Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.555.000
Beli Rp2.430.000
IHSG 6.175,535
LQ45 621,910
Srikehati 307,227
JII 366,948
USD/IDR 17.939

Setelah Digembleng, Manajer Kopdes Baru Bisa Kerja Agustus

Achmad Fauzi, Fakhri Fuadi Muflih

Senin, 20 Juli 2026 | 18:51 WIB
Setelah Digembleng, Manajer Kopdes Baru Bisa Kerja Agustus
Diklat Manajer Kopdes Merah Putih (Instagram/pusdikkavpussenkav)
baca 10 detik
  • Pemerintah menargetkan penyelesaian pembangunan 35.872 Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih di seluruh Indonesia pada Agustus 2026.
  • Koperasi tersebut berfungsi sebagai infrastruktur penyaluran bantuan pemerintah, barang bersubsidi, serta menjadi penyerap hasil panen komoditas pertanian.
  • Pemerintah sedang menyusun Peraturan Presiden untuk mengatur operasional dan melakukan verifikasi validasi sebelum melakukan pembayaran kepada pihak terkait.

Suara.com - Pemerintah menargetkan pembangunan sebanyak 35.872 Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes) dan Koperasi Kelurahan Merah Putih (KDKMP) rampung pada Agustus 2026. Setelah penyelesaian tahap pertama tersebut, pemerintah akan mulai menyiapkan operasional kopdes, termasuk penempatan sumber daya manusia agar dapat menjalankan fungsinya.

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengatakan, pembangunan ribuan Kopdes hampir selesai dan menjadi fondasi bagi pemerintah dalam memperkuat distribusi berbagai program di tingkat desa.

"Sudah hampir rampung sebanyak 35.872. Insyaallah di bulan Agustus bisa selesai, ini tahun ini. Jadi tahun ini kira-kira 35.872 itu yang kita selesaikan. Kita akan penempatan orang-orang dan tentu agar ini bisa berjalan dengan baik. Tahun depan akan kita rencanakan kembali," ujar Zulhas usai rapat koordinasi Kopdes Merah Putih di Kantor Kemenko Bidang Pangan, Jakarta, Senin (20/7/2026).

Koperasi Merah Putih (Kopdes) Melawai, Jakarta Selatan, mengungkap kondisi operasionalnya setelah menjadi sorotan publik karena besaran sisa hasil usaha (SHU) yang dinilai sangat minim. Foto Fakhri-Suara.com
Koperasi Merah Putih (Kopdes) Melawai, Jakarta Selatan. Foto Fakhri-Suara.com

Pria yang akrab disapa Zulhas itu menjelaskan, Kopdes tidak dibangun sebagai toko serba ada atau supermarket desa. Menurut dia, koperasi tersebut akan difungsikan sebagai infrastruktur pemerintah untuk menyalurkan bantuan dan barang bersubsidi sekaligus menjadi offtaker berbagai komoditas pertanian secara bertahap.

"Nah, sebagaimana sudah dijelaskan berkali-kali, Kopdes ini dia adalah infrastruktur pemerintah. Infrastruktur pemerintah untuk menyalurkan bantuan-bantuan, barang-barang yang bersubsidi melalui Koperasi Desa Merah Putih atau Kelurahan Merah Putih," ujarnya.

Selain itu, Kopdes juga akan berperan menyerap hasil panen petani apabila harga di tingkat petani berada di bawah harga yang telah ditetapkan pemerintah.

"Misalnya harga gabah diputuskan pemerintah Rp6.500, di situ gabahnya Rp5.000, maka nanti yang akan membeli, mengambil alih, adalah Koperasi Desa Merah Putih sebagai offtaker," ucap Zulhas.

Untuk mendukung operasional Kopdes, pemerintah juga tengah menyusun Peraturan Presiden (Perpres) yang mengatur mekanisme penyaluran bantuan, subsidi, hingga operasi pasar melalui koperasi tersebut. Penyusunan aturan itu ditargetkan rampung dalam waktu satu bulan.

Di sisi lain, pemerintah mulai menyiapkan proses verifikasi dan validasi terhadap Kopdes yang telah dibangun. Tahapan tersebut dilakukan sebelum pembayaran kepada Agrinas Pangan yang selanjutnya akan menyelesaikan kewajiban kepada Himpunan Bank Milik Negara (Himbara).

baca juga

"Nanti yang sudah dibangun akan diverifikasi, validasi, sehingga itu nanti bisa dibayarkan kepada Agrinas Pangan. Agrinas Pangan bisa membayar kepada Himbara," kata Zulhas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemerintah Belum Punya Skema Jelas, Kopdes Merah Putih Picu Kekhawatiran Warung Kecil

Pemerintah Belum Punya Skema Jelas, Kopdes Merah Putih Picu Kekhawatiran Warung Kecil

Bisnis | Senin, 20 Juli 2026 | 17:57 WIB

Jangan Berharap Kopdes Seperti Minimarket, Tak Semua Barang Ada

Jangan Berharap Kopdes Seperti Minimarket, Tak Semua Barang Ada

Bisnis | Senin, 20 Juli 2026 | 14:31 WIB

Pemda Tak Punya Wewenang Lagi, Kopdes Pegang Kendali Bansos

Pemda Tak Punya Wewenang Lagi, Kopdes Pegang Kendali Bansos

Bisnis | Senin, 20 Juli 2026 | 14:11 WIB

Terkini

Tak Hanya Tunai, Banyak Orang Beli Emas Pakai Kredit Bank

Tak Hanya Tunai, Banyak Orang Beli Emas Pakai Kredit Bank

Bisnis | Senin, 20 Juli 2026 | 18:46 WIB

Ngemis Online di TikTok: Eksploitasi Kemiskinan Gaya Baru

Ngemis Online di TikTok: Eksploitasi Kemiskinan Gaya Baru

Your Say | Senin, 20 Juli 2026 | 18:45 WIB

Dugaan Menteri PU Ajak Keluarga ke New York, KPK Soroti Potensi Penyimpangan

Dugaan Menteri PU Ajak Keluarga ke New York, KPK Soroti Potensi Penyimpangan

News | Senin, 20 Juli 2026 | 18:44 WIB

Persija Cuma Turunkan Pemain Pelapis, Shin Tae-yong Tidak Bermaksud Remehkan Piala Presiden

Persija Cuma Turunkan Pemain Pelapis, Shin Tae-yong Tidak Bermaksud Remehkan Piala Presiden

Bola | Senin, 20 Juli 2026 | 18:36 WIB

Diteror Tetangga Bertahun-tahun, Ibu Suraji Trauma hingga Takut Keluar Rumah

Diteror Tetangga Bertahun-tahun, Ibu Suraji Trauma hingga Takut Keluar Rumah

News | Senin, 20 Juli 2026 | 18:34 WIB

Tak Lagi Jadi Sampah, Bagaimana Peneliti BRIN Sulap Ampas Kopi Gayo Jadi Kemasan Ramah Lingkungan?

Tak Lagi Jadi Sampah, Bagaimana Peneliti BRIN Sulap Ampas Kopi Gayo Jadi Kemasan Ramah Lingkungan?

Lifestyle | Senin, 20 Juli 2026 | 18:32 WIB

5 Cara Cek Jam Tangan Casio Ori atau Tidak, Ini Bedanya yang Asli dan Palsu

5 Cara Cek Jam Tangan Casio Ori atau Tidak, Ini Bedanya yang Asli dan Palsu

Lifestyle | Senin, 20 Juli 2026 | 18:28 WIB

Face Oil Sebaiknya Dipakai Kapan? Ini Urutan yang Benar Biar Glowing Maksimal

Face Oil Sebaiknya Dipakai Kapan? Ini Urutan yang Benar Biar Glowing Maksimal

Lifestyle | Senin, 20 Juli 2026 | 18:28 WIB

Prabowo Akui Gaji Guru Kurang, Lapangan Kerja Sedikit

Prabowo Akui Gaji Guru Kurang, Lapangan Kerja Sedikit

Bisnis | Senin, 20 Juli 2026 | 18:27 WIB

Ledakan Dahsyat di Medan: 5 Rumah Mewah Rusak Parah, Mobil Tertimpa

Ledakan Dahsyat di Medan: 5 Rumah Mewah Rusak Parah, Mobil Tertimpa

Sumut | Senin, 20 Juli 2026 | 18:23 WIB

×