Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.555.000
Beli Rp2.430.000
IHSG 6.175,535
LQ45 621,910
Srikehati 307,227
JII 366,948
USD/IDR 17.939

Izin Berbelit-belit Masih Hambatan Proyek Migas

Achmad Fauzi, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Senin, 20 Juli 2026 | 19:12 WIB
Izin Berbelit-belit Masih Hambatan Proyek Migas
Proyek LNG Abadi Blok Masela. [INPEX]
baca 10 detik
  • Wamen ESDM Yuliot Tanjung menjelaskan penundaan pembangunan Lapangan Gas Abadi Blok Masela selama 28 tahun sejak 1998.
  • Kendala utama meliputi penyelesaian status lahan kawasan hutan, proses perizinan yang panjang, serta pemenuhan ganti rugi masyarakat.
  • Proyek senilai Rp 390 triliun ini ditargetkan meningkatkan pendapatan negara serta mendorong pertumbuhan ekonomi nasional dan daerah.

Suara.com - Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung membeberkan alasan di balik tertundanya pembangunan Lapangan Gas Abadi Blok Masela, Kepulauan Tanimbar, Maluku, selama 28 tahun.

Yuliot mengakui proses realisasi proyek tersebut tidak mudah, hingga akhirnya peletakan batu pertama (groundbreaking) baru dapat dilaksanakan pada 16 Juli lalu.

"Ya, untuk Masela itu ya bagaimana kita bisa menyelesaikan untuk jangka waktu 28 tahun. Ini memang bukan pekerjaan yang gampang, kita harus melihat akar permasalahan terlebih dulu," ujarnya Yuliot di di Istana Negara, Jakarta Senin (20/7/2026). 

Sejumlah tantangan yang dihadapi di antaranya penataan status lahan kawasan hutan hingga proses perizinan yang panjang. 

Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung mengatakan pihaknya telah meminta Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) bersama PT Pertamina (Persero) turun langsung ke lapangan untuk mengidentifikasi penyebab gangguan pasokan. Foto Yaumal-Suara.com
Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung. Foto Yaumal-Suara.com

"Jadi akar permasalahannya adalah yang pertama penyelesaian status kawasan hutan yang harus dialihkan. Kemudian itu ada masalah perizinan-perizinan yang kita selesaikan," sebutnya. 

Selain kendala perizinan dan tata ruang, Yuliot menegaskan bahwa pemerintah juga memprioritaskan pemenuhan ganti rugi lahan serta keterlibatan masyarakat setempat agar keberadaan investasi tidak merugikan warga sekitar.

"Ya kemudian ada ganti rugi kepada masyarakat, ada keterlibatan masyarakat dalam proses Masela itu kita selesaikan semua. Jadi pada saat itu sudah selesai, maka proses penyelesaiannya itu bisa berjalan sampai diresmikan oleh Presiden untuk pelaksanaan pembangunan," katanya. 

Sebagaimana diketahui Lapangan Gas Abadi Blok Masela mulai digagas sejak 1998. Adapun nilai investasinya diperkirakan mencapai USD 20,95 miliar atau setara dengan Rp 390 triliun.  Lapangan gas tersebut ditargetkan memproduksi 9,5 juta ton LNG per tahun dan 35 ribu barel kondensat per hari. 

Gas yang dihasilkan akan dialokasikan minimal 60 persen untuk kebutuhan domestik, termasuk untuk industri hilirisasi. Sementara maksimal 40 persen sisanya dialokasikan untuk ekspor. 

baca juga

Dari sisi dampak ekonomi, proyek ini diproyeksikan memberikan pendapatan negara langsung sebesar USD 37,8 miliar dan kontribusi PDB nasional mencapai 137,8 miliar dolar AS.

Selain itu, proyek diperkirakan meningkatkan PDB Provinsi Maluku sebesar 95 miliar dolar AS dan PDB Kabupaten Kepulauan Tanimbar sebesar 92 miliar dolar AS.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Blok Masela Bernilai Rp352 Triliun, Pertamina Didorong Perbesar TKDN dan Industri Lokal

Blok Masela Bernilai Rp352 Triliun, Pertamina Didorong Perbesar TKDN dan Industri Lokal

Bisnis | Senin, 20 Juli 2026 | 12:38 WIB

Proyek LNG Masela Prioritaskan 30 Persen Lapangan Kerja untuk Warga Lokal

Proyek LNG Masela Prioritaskan 30 Persen Lapangan Kerja untuk Warga Lokal

Bisnis | Sabtu, 18 Juli 2026 | 17:01 WIB

Tensi Geopolitik Timur Tengah Mereda, ICP Juni 2026 Turun ke 83,45 Dolar AS per Barel

Tensi Geopolitik Timur Tengah Mereda, ICP Juni 2026 Turun ke 83,45 Dolar AS per Barel

Bisnis | Sabtu, 18 Juli 2026 | 13:45 WIB

Terkini

Jelang 2 Tahun Pemerintahan, Prabowo Kumpulkan Menteri untuk Evaluasi Besar

Jelang 2 Tahun Pemerintahan, Prabowo Kumpulkan Menteri untuk Evaluasi Besar

Foto | Senin, 20 Juli 2026 | 19:09 WIB

Padahal Miliki Rekening Bank Itu Penting, Tapi 15 Juta Orang Masih Simpan di Bawah Kasur

Padahal Miliki Rekening Bank Itu Penting, Tapi 15 Juta Orang Masih Simpan di Bawah Kasur

Bisnis | Senin, 20 Juli 2026 | 19:05 WIB

Simpang-siur TNI dan Polisi Ikut Urus Pajak, Apa yang Sejauh ini Kita Tahu?

Simpang-siur TNI dan Polisi Ikut Urus Pajak, Apa yang Sejauh ini Kita Tahu?

Bisnis | Senin, 20 Juli 2026 | 19:04 WIB

Asian Games 2026: Tim Indonesia Tak Hanya Tinggal di Kampung Atlet, tapi Juga Hotel dan Kapal Pesiar

Asian Games 2026: Tim Indonesia Tak Hanya Tinggal di Kampung Atlet, tapi Juga Hotel dan Kapal Pesiar

Sport | Senin, 20 Juli 2026 | 19:04 WIB

Berkedok Mubaligh, Oknum Polisi di Wonogiri Tega Lecehkan Anak Atasannya Sendiri

Berkedok Mubaligh, Oknum Polisi di Wonogiri Tega Lecehkan Anak Atasannya Sendiri

Jawa Tengah | Senin, 20 Juli 2026 | 18:59 WIB

RUU PFII Sepakat Dibawa ke Rapat Paripurna Besok, Pembahasan Dikebut Cuma Perlu 19 Hari

RUU PFII Sepakat Dibawa ke Rapat Paripurna Besok, Pembahasan Dikebut Cuma Perlu 19 Hari

Bisnis | Senin, 20 Juli 2026 | 18:54 WIB

Setelah Digembleng, Manajer Kopdes Baru Bisa Kerja Agustus

Setelah Digembleng, Manajer Kopdes Baru Bisa Kerja Agustus

Bisnis | Senin, 20 Juli 2026 | 18:51 WIB

Nacific Berasal dari Mana? Brand yang Jadi Incaran Pecinta Skincare

Nacific Berasal dari Mana? Brand yang Jadi Incaran Pecinta Skincare

Lifestyle | Senin, 20 Juli 2026 | 18:50 WIB

Tak Hanya Tunai, Banyak Orang Beli Emas Pakai Kredit Bank

Tak Hanya Tunai, Banyak Orang Beli Emas Pakai Kredit Bank

Bisnis | Senin, 20 Juli 2026 | 18:46 WIB

Ngemis Online di TikTok: Eksploitasi Kemiskinan Gaya Baru

Ngemis Online di TikTok: Eksploitasi Kemiskinan Gaya Baru

Your Say | Senin, 20 Juli 2026 | 18:45 WIB

×