Harga Minyak Dunia Melonjak Lagi, Risiko Serangan di Selat Hormuz Belum Mereda

Dythia Novianty, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Selasa, 04 Agustus 2026 | 08:36 WIB
Harga Minyak Dunia Melonjak Lagi, Risiko Serangan di Selat Hormuz Belum Mereda
Ilustrasi harga minyak melonjak. [Pexels]
baca 10 detik
  • Harga minyak dunia kembali menguat tipis di pasar global pada Selasa, 4 Agustus 2026.
  • Kenaikan harga minyak terjadi akibat kekhawatiran gangguan pasokan energi akibat konflik Amerika Serikat dan Iran.
  • Konflik geopolitik tersebut memicu penundaan rute kapal tanker dan peningkatan biaya logistik secara signifikan.

Suara.com - Harga minyak dunia menguat tipis pada awal perdagangan Selasa 4 Agustus 2026 setelah sempat anjlok tajam pada sesi sebelumnya.

Kenaikan harga ini didorong oleh kekhawatiran gangguan pasokan dari Timur Tengah, menyusul belum adanya titik terang penyelesaian diplomatik atas konflik Amerika Serikat dan Iran.

Mengutip dari Reuters, minyak mentah berjangka jenis Brent menguat 0,62 dolar AS atau 0,7 persen ke level 84,39 per barel pada pukul 00.55 GMT.

Pada sesi perdagangan sebelumnya, Brent sempat merosot hingga 7 persen ke level terendah dalam tiga minggu terakhir.

Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS naik 0,61 dolar AS atau 0,7 persen ke posisi 80,95 dolar AS, setelah jatuh lebih dari 5 persen ke level terendah hampir sepekan pada sesi sebelumnya.

Tekanan harga minyak sebelumnya terjadi setelah Presiden AS Donald Trump, menyatakan menunda serangan baru ke Iran sembari menunggu hasil pembicaraan untuk mengakhiri konflik.

Melalui unggahan media sosial yang keras, Trump menargetkan jembatan dan pembangkit listrik Iran. Langkah ekstrem ini diambil demi kelancaran jalur kapal global.
Presiden AS, Donald Trump. [BBC]

Pembicaraan tersebut juga mencakup sengketa kendali atas Selat Hormuz, jalur laut krusial yang mengalirkan sekitar 20 persen konsumsi energi dunia sebelum konflik pecah.

Namun, klaim tersebut langsung dibantah oleh Kementerian Luar Negeri Iran. Juru Bicaranya, Esmail Baghaei, menegaskan tidak ada negosiasi maupun agenda pertemuan yang dijadwalkan dengan pihak AS.

Analis Pasar Utama KCM Trade, Tim Waterer, menilai penurunan harga minyak saat ini masih sangat rentan balik arah.

baca juga

"Meskipun tekanan harga sempat mereda akibat penundaan serangan AS dan wacana negosiasi, posisi ini masih ringkih. Harga minyak bisa kembali melonjak jika serangan rudal kembali terjadi atau kapal tanker di Selat Hormuz diserang," kata Waterer.

Sengketa Selat Hormuz kini menjadi titik krusial konflik. Washington mengklaim nota kesepahaman pada Juni lalu mewajibkan Iran membuka jalur penerobosan tersebut.

Sebaliknya, Tehran menegaskan bahwa dokumen tersebut tetap mengakui wewenang penuh Iran atas kawasan laut itu.

Di tengah ketegangan tersebut, data Barclays menunjukkan ekspor bersih minyak mentah dan produk olahan melalui Selat Hormuz pada pekan yang berakhir 31 Juli sempat naik menjadi rata-rata 4,2 juta barel per hari (bpd), dibandingkan pekan sebelumnya sebesar 3,2 juta barel per hari.

Di kawasan Laut Merah dan Teluk Aden, dinamika pelayaran terus bergejolak. Data lalu lintas kapal mencatat enam kapal tanker raksasa (supertanker) berbendera Arab Saudi mengubah jalur di Teluk Aden menuju Afrika bagian selatan.

Di saat yang sama, dua kapal tanker pengangkut minyak Saudi terpantau melintasi Selat Bab el-Mandeb.

Sementara itu, aktivitas pelayaran di Selat Hormuz antara Iran dan Oman dilaporkan melambat menyusul adanya laporan serangan terhadap kapal dagang.

Pesawat tempur di dekat Selat Hormuz (FlightRadar24)
Pesawat tempur di dekat Selat Hormuz (FlightRadar24)

Lembaga Operasi Perdagangan Maritim Inggris (UKMTO) melaporkan adanya insiden pada Selasa pagi sekitar 20 mil laut di timur laut Al Khasab, Oman, di mana sebuah kapal kargo mengaku dihantam proyektil tidak dikenal.

Waterer menambahkan bahwa gangguan di kawasan tersebut meningkatkan risiko ganda pada jalur logistik (chokepoint) global.

"Meski konflik belum sepenuhnya menghentikan arus energi, situasi ini memaksa waktu tempuh kapal menjadi lebih lama, membengkaknya biaya asuransi, hingga pengalihan rute. Hal ini menahan harga minyak agar tidak kehilangan premi risiko geopolitiknya," jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ini Penyebab Harga Minyak Mentah Turun di Tengah Panasnya Konflik Global

Ini Penyebab Harga Minyak Mentah Turun di Tengah Panasnya Konflik Global

Bisnis | Jum'at, 31 Juli 2026 | 08:39 WIB

Rupiah Semakin Terpuruk Hari Ini, Betah di Level Rp18.111

Rupiah Semakin Terpuruk Hari Ini, Betah di Level Rp18.111

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 16:18 WIB

Kabar Mediasi AS - Iran Meredam Kenaikan Harga Minyak Dunia

Kabar Mediasi AS - Iran Meredam Kenaikan Harga Minyak Dunia

Bisnis | Selasa, 21 Juli 2026 | 09:09 WIB

IHSG Terancam Gagal Menembus Resistance di Tengah Kenaikan Harga Minyak

IHSG Terancam Gagal Menembus Resistance di Tengah Kenaikan Harga Minyak

Bisnis | Selasa, 21 Juli 2026 | 07:31 WIB

BBM Bisa Naik Lagi, Harga Minyak Dunia Meledak Hampir 100 Dolar AS

BBM Bisa Naik Lagi, Harga Minyak Dunia Meledak Hampir 100 Dolar AS

Bisnis | Senin, 20 Juli 2026 | 10:14 WIB

AS dan Iran Saling Gempur 8 Malam Berturut-turut, Harga Minyak Melonjak Tajam!

AS dan Iran Saling Gempur 8 Malam Berturut-turut, Harga Minyak Melonjak Tajam!

Bisnis | Minggu, 19 Juli 2026 | 20:40 WIB

Terkini

Ada Peringatan 'Merokok Membunuhmu' Tapi Berlabel Halal? Komnas PT: Apa Kata Dunia?

Ada Peringatan 'Merokok Membunuhmu' Tapi Berlabel Halal? Komnas PT: Apa Kata Dunia?

News | Sabtu, 19 September 2026 | 14:05 WIB

Ketika Pemimpin Tak Percaya Pakar, Bagaimana Negara Menentukan Arah?

Ketika Pemimpin Tak Percaya Pakar, Bagaimana Negara Menentukan Arah?

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 14:00 WIB

Dari A- ke Selective Default, Rating ADHI Ambruk dalam 6 Bulan

Dari A- ke Selective Default, Rating ADHI Ambruk dalam 6 Bulan

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 13:42 WIB

5 Rekomendasi Kompor Portable yang Bagus dan Aman, Harga Mulai Rp100 Ribuan

5 Rekomendasi Kompor Portable yang Bagus dan Aman, Harga Mulai Rp100 Ribuan

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 13:42 WIB

Gigabyte Resmi Masuk Indonesia, Bawa AI yang Bisa Atur Laptop Lewat Suara

Gigabyte Resmi Masuk Indonesia, Bawa AI yang Bisa Atur Laptop Lewat Suara

Tekno | Sabtu, 19 September 2026 | 13:40 WIB

Bela Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup, Luke Vickery: Saya Ingin Main di Panggung Internasional

Bela Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup, Luke Vickery: Saya Ingin Main di Panggung Internasional

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 13:37 WIB

5 Cara Bersosialisasi Tanpa Kehabisan Energi untuk Kaum Introvert

5 Cara Bersosialisasi Tanpa Kehabisan Energi untuk Kaum Introvert

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 13:30 WIB

Sidang Yogi Gilang Arya: Internet Jadi Kasus Hukum Justru Dipakai Polres Mentawai

Sidang Yogi Gilang Arya: Internet Jadi Kasus Hukum Justru Dipakai Polres Mentawai

Sumbar | Sabtu, 19 September 2026 | 13:27 WIB

Tragedi KM Virgo Transport 8: Tim DVI Polda Jatim Kantongi 76 Data Ante Mortem

Tragedi KM Virgo Transport 8: Tim DVI Polda Jatim Kantongi 76 Data Ante Mortem

Jatim | Sabtu, 19 September 2026 | 13:25 WIB

5 Sepatu Lari Lokal yang Cocok untuk Maraton, Ada di Bawah Rp1 Juta

5 Sepatu Lari Lokal yang Cocok untuk Maraton, Ada di Bawah Rp1 Juta

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 13:25 WIB

×