Curhat ke IMF dan World Bank, Purbaya: Saya Menteri Paling Apes di Dunia

Dicky Prastya

Selasa, 04 Agustus 2026 | 15:44 WIB
Curhat ke IMF dan World Bank, Purbaya: Saya Menteri Paling Apes di Dunia
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa di acara GIIAS 2026 di ICE BSD City, Tangerang, Selasa (4/8/2026). [Dok. Kemenkeu]
baca 10 detik
  • Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan keluh kesahnya kepada IMF dan World Bank di Amerika Serikat pada April lalu.
  • Pemerintah menghadapi berbagai tantangan berat meliputi demonstrasi besar, kritik rating ekonomi lembaga asing, serta konflik global Amerika Serikat dan Iran.
  • Di tengah ketidakpastian tersebut, ekonomi Indonesia tumbuh 5,61 persen pada triwulan pertama dan ditargetkan mencapai sekitar 6 persen pada semester kedua.

Suara.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengaku sempat curhat ke International Monetary Fund (IMF) dan World Bank (Bank Dunia) dalam kunjungan kerja ke Amerika Serikat beberapa waktu lalu.

Saat melakukan kunjungan kerja ke luar negeri, Menkeu Purbaya mengaku ke lembaga asing tersebut bahwa dirinya adalah menteri paling apes di dunia.

"Ketika saya pergi ke pertemuan IMF dan World Bank pada April lalu, saya mengatakan bahwa saya adalah menteri yang paling tidak beruntung di dunia," katanya dalam acara GIIAS 2026 di ICE BSD City, Tangerang, Selasa (4/8/2026).

Saat pertama kali dilantik sebagai Menteri Keuangan, Purbaya bercerita kalau itu terjadi lantaran adanya demo besar pada akhir Agustus 2025 lalu. Setelah demo stabil, Pemerintah justru menghadapi kritik baru soal penilaian (rating) ekonomi RI dari lembaga asing.

Kritik bertubi itu datang mulai dari Morgan Stanley Capital International (MSCI), Fitch Ratings, hingga Moody's. Belum selesai di situ, terjadi perang antara Amerika Serikat vs Iran di Timur Tengah pada akhir Februari 2026.

"Setelah itu, mereka tidak menyukai saya," lanjut dia.

Kendati begitu, Purbaya mengklaim kalau dirinya berhasil menjalankan kebijakan fiskal dengan baik. Dengan kondisi ekonomi dan politik yang tak menentu, pertumbuhan ekonomi RI bisa naik hingga lebih dari 5 persen, tepatnya 5,61 persen di triwulan pertama 2026.

Namun ia menilai kalau capaian itu belum memuaskan ekonom. Makanya ia berambisi bakal membuktikan ke para pakar kalau prediksi mereka salah.

Untuk triwulan pertama 2026, Purbaya mengakui kalau pertumbuhan ekonomi RI membaik. Namun di triwulan kedua nanti, ia memprediksi pertumbuhan bakal melambat.

baca juga

"Namun saya akan memastikan pada semester kedua setengah tahun ini, ekonomi kami bisa berkembang dekat hingga sekitar 6 persen. Saya akan melakukan segalanya di pasar, setiap kebijakan dari sisi fiskal dan pemerintah untuk memastikan ekonomi domestik bisa berkembang dengan potensinya," jelas Purbaya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

DPR Mulai Terlibat, Purbaya Ungkap Nasib Independensi BI di UU P2SK Terbaru

DPR Mulai Terlibat, Purbaya Ungkap Nasib Independensi BI di UU P2SK Terbaru

Bisnis | Selasa, 04 Agustus 2026 | 11:49 WIB

Purbaya Ngamuk! Sindir Ekonom Asing: Mereka Salah, Saya Pintar!

Purbaya Ngamuk! Sindir Ekonom Asing: Mereka Salah, Saya Pintar!

Bisnis | Selasa, 04 Agustus 2026 | 11:34 WIB

Purbaya Bantah Rumor BI Masuk Kabinet di Bawah Naungan Kemenkeu

Purbaya Bantah Rumor BI Masuk Kabinet di Bawah Naungan Kemenkeu

Bisnis | Selasa, 04 Agustus 2026 | 11:17 WIB

Purbaya Bantah Jadi Calon Gubernur BI, Klaim Bersyukur Dikasih Jabatan Menkeu

Purbaya Bantah Jadi Calon Gubernur BI, Klaim Bersyukur Dikasih Jabatan Menkeu

Bisnis | Selasa, 04 Agustus 2026 | 11:05 WIB

Purbaya Tunggu Restu Prabowo soal Nasib Sisa Anggaran DBH Rp 70 T ke Pemda

Purbaya Tunggu Restu Prabowo soal Nasib Sisa Anggaran DBH Rp 70 T ke Pemda

Bisnis | Selasa, 04 Agustus 2026 | 10:18 WIB

Direstui Prabowo-DPR, Purbaya Bakal Datangi Kementerian-Lembaga Jika Lelet Belanja

Direstui Prabowo-DPR, Purbaya Bakal Datangi Kementerian-Lembaga Jika Lelet Belanja

Bisnis | Selasa, 04 Agustus 2026 | 09:57 WIB

Terkini

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

×