- IHSG ditutup menguat 1,37% ke level 6.319 pada Selasa (4/8/2026) akibat aksi beli bersih asing.
- Kenaikan IHSG diproyeksikan berlanjut hari Rabu (5/8/2026) didukung derasnya aliran modal pada saham berkapitalisasi besar.
- Sentimen global turut menopang pasar setelah Wall Street mencetak rekor tertinggi berkat laporan keuangan emiten yang solid.
Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menunjukkan tren positif dan diproyeksikan masih memiliki ruang untuk melanjutkan penguatan pada perdagangan hari ini, Rabu (5/8/2026). Pada penutupan perdagangan Selasa (4/8/2026), IHSG berhasil melesat 1,37% dan parkir di level 6.319.
Kenaikan indeks domestik ini turut ditopang oleh aksi beli bersih (net buy) dari investor asing yang mencapai sekitar Rp741 miliar. Arus modal asing terpantau deras mengalir masuk ke saham-saham berkapitalisasi besar (blue chips), dengan lima saham yang paling banyak diburu meliputi BBCA, BMRI, BBRI, MDKA, dan BBNI.
Proyeksi Teknikal IHSG Hari Ini
Tim analis dari dua sekuritas terkemuka memberikan pandangan teknikal yang optimistis namun tetap menyarankan kewaspadaan terhadap fluktuasi jangka pendek:
BNI Sekuritas: Head of Retail Research Analyst BNI Sekuritas, Fanny Suherman, CFP®, memproyeksikan IHSG berpeluang melanjutkan kenaikannya hari ini. BNI Sekuritas menetapkan rentang level support IHSG di 6.220–6.260, sementara level resistance berada di rentang 6.360–6.400.
MNC Sekuritas: Tim Analis MNC Sekuritas mencatat bahwa penguatan IHSG kemarin didukung oleh meningkatnya volume pembelian. Secara teknikal, posisi IHSG saat ini diperkirakan berada pada fase awal wave v dari wave (c) dari wave [iv]. Hal ini mengindikasikan potensi penguatan lanjutan ke kisaran 6.334–6.403. Meski demikian, investor diimbau untuk mewaspadai potensi pembalikan arah (reversal) jangka pendek ke rentang 6.280–6.306. Adapun level support diproyeksikan di 6.201 dan 6.029, dengan resistance di 6.377 dan 6.454.
Rekomendasi Saham Hari Ini (Rabu, 5 Agustus 2026)
Berdasarkan analisis teknikal, berikut adalah daftar saham pilihan yang direkomendasikan untuk sesi perdagangan hari ini:
Rekomendasi BNI Sekuritas (Speculative Buy):
DSSA: Area beli 835 | Target 845–860 | Cutloss di bawah 830
BIPI: Area beli 146–150 | Target 154–160 | Cutloss di bawah 143
UNTR: Area beli 24.000 | Target 24.325–24.450 | Cutloss di bawah 23.775
DEWA: Area beli 458–462 | Target 470–476 | Cutloss di bawah 454
ARCI: Area beli 1.075–1.085 | Target 1.100–1.140 | Cutloss di bawah 1.065
RAJA: Area beli 865–875 | Target 890–905 | Cutloss di bawah 865
Rekomendasi MNC Sekuritas:
ANTM
EMAS
INDY
VKTR
XIHD
Sentimen Global: Wall Street Cetak Rekor, Harga Minyak Anjlok
Kinerja positif IHSG juga beresonansi dengan optimisme di pasar global. Pada perdagangan Selasa waktu setempat, indeks-indeks utama di Wall Street kompak ditutup menguat tajam, bahkan Dow Jones Industrial Average dan S&P 500 berhasil mencetak rekor tertinggi sepanjang masa (all-time high).
Indeks Dow Jones melonjak 1,71%, S&P 500 melesat 1,79%, dan Nasdaq Composite meningkat pesat 2,59%. Terdapat dua katalis utama yang memicu rali di bursa Amerika Serikat:
Laporan Keuangan Emiten yang Solid: Musim rilis laporan keuangan kuartal kedua (2Q) memberikan kejutan positif, terutama di sektor teknologi dan kecerdasan buatan (AI). Saham Palantir Technologies meroket 29% berkat tingginya permintaan teknologi AI.
Sentimen ini menular ke produsen cip seperti Micron Technology (naik lebih dari 7%) dan Marvell Technology (melesat hampir 13%).
Selain itu, saham Caterpillar menjadi pendorong utama setelah membukukan laba di atas perkiraan berkat meningkatnya permintaan alat berat untuk pembangunan pusat data AI.
Pelemahan Harga Minyak Dunia: Kekhawatiran pasar terhadap disrupsi rantai pasok energi mulai mereda. Menteri Keuangan AS, Scott Bessent, menyatakan bahwa Washington tengah menjalin dialog diplomatik dengan Iran guna mencapai kesepakatan pembukaan kembali Selat Hormuz.
Harapan damai ini langsung membuat harga minyak anjlok; minyak WTI turun 5,69% menjadi
Sejalan dengan optimisme dari Wall Street, bursa saham di kawasan Asia Pasifik bergerak menguat moderat pada perdagangan Selasa (4/8/2026). Indeks Nikkei 225 Jepang naik 0,32% dan Topix menguat 0,04%. Di Korea Selatan, indeks KOSPI dan KOSDAQ masing-masing melesat tajam 1,62% dan 5,9%.
Sementara itu, ASX 200 Australia bertambah 1,4% dan FTSE Malay KLCI naik 0,4%. Namun, bursa regional tidak sepenuhnya menghijau; indeks Hang Seng Hong Kong dan Taiex Taiwan tercatat sedikit terkoreksi, masing-masing melemah 0,6%.
Disclaimer: Artikel ini disajikan untuk tujuan informasi dan literasi keuangan berdasarkan pernyataan resmi otoritas terkait, bukan merupakan saran investasi, rekomendasi keuangan, atau bujukan untuk melakukan transaksi finansial tertentu.