Industri F&B Makin Bergairah, Jutaan Produk Lokal Kini Berebut Konsumen Lewat Digital

Mohammad Fadil Djailani

Rabu, 02 September 2026 | 08:31 WIB
Industri F&B Makin Bergairah, Jutaan Produk Lokal Kini Berebut Konsumen Lewat Digital
Ilustrasi jualan online (Pexels.com/Karolina Grabowska)
baca 10 detik
  • 5,28 juta usaha F&B tercatat di Indonesia pada 2024.
  • Pesanan F&B Tokopedia-TikTok Shop melonjak 95% pada semester I 2026.
  • Discovery Commerce membuka akses pasar baru bagi produk F&B lokal.

Suara.com - Industri makanan dan minuman (F&B) Indonesia terus menunjukkan ruang pertumbuhan yang semakin besar. Bukan hanya karena jumlah pelaku usahanya yang terus bertambah, tetapi juga karena perubahan perilaku konsumen dalam menemukan dan membeli produk melalui ekosistem digital.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat terdapat 5,28 juta usaha makanan dan minuman di Indonesia pada 2024. Jumlah tersebut meningkat 8,71% dibandingkan tahun sebelumnya, menunjukkan besarnya skala sekaligus potensi bisnis F&B di dalam negeri.

Peluang tersebut semakin terbuka seiring berkembangnya pola konsumsi digital. Konsumen kini tidak selalu mencari produk secara langsung melalui mesin pencarian atau toko tertentu, tetapi dapat menemukan produk baru melalui video pendek, siaran langsung (LIVE), rekomendasi kreator, hingga konten afiliasi.

Fenomena ini dikenal sebagai Discovery Commerce, ketika ketertarikan konsumen terhadap sebuah konten dapat mendorong mereka menemukan sekaligus membeli produk yang sebelumnya tidak mereka kenal.

Momentum tersebut turut terlihat dalam ekosistem Tokopedia dan TikTok Shop. Pada semester pertama 2026, jumlah pesanan kategori F&B meningkat hampir 95% secara tahunan. Pada periode yang sama, jumlah pelaku usaha yang menjual produk F&B di ekosistem tersebut melonjak 184%, atau lebih dari dua kali lipat.

Executive Director Tokopedia dan TikTok Shop Indonesia, Stephanie Susilo, mengatakan pertumbuhan tersebut menunjukkan besarnya potensi industri kuliner lokal Indonesia.

"Indonesia memiliki ekosistem kuliner lokal yang sangat beragam, dengan jutaan pelaku usaha yang terus berinovasi. Kami juga melihat pertumbuhan yang sangat positif pada kategori makanan dan minuman, baik dari sisi permintaan maupun jumlah pelaku usaha yang bergabung di ekosistem Tokopedia dan TikTok Shop," ujar Stephanie.

Perubahan perilaku konsumen juga membuat pelaku usaha F&B memiliki kesempatan menjangkau pasar yang sebelumnya sulit mereka akses.

Hal ini terlihat dari kinerja inisiatif #BeliLokal sepanjang semester pertama 2026. Jumlah penjual dalam ekosistem tersebut tumbuh lebih dari 50%, sedangkan penjualan produk lokal meningkat 51%, dengan total sekitar 700 juta produk terjual.

baca juga

Menariknya, pertumbuhan F&B tidak hanya terkonsentrasi di Pulau Jawa.

Data Tokopedia dan TikTok Shop menunjukkan lima dari 10 provinsi dengan pertumbuhan jumlah pesanan F&B tertinggi pada semester pertama 2026 berada di luar Jawa, yakni Sumatera Selatan, Lampung, Sumatera Utara, Riau, dan Bali.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa permintaan terhadap makanan dan minuman lokal semakin tersebar. Pelaku usaha di berbagai daerah memiliki kesempatan untuk menjual produknya kepada konsumen di luar wilayah asal mereka tanpa harus terlebih dahulu membangun jaringan toko fisik dalam skala besar.

Produk yang diminati konsumen juga mencerminkan beragamnya kebutuhan pasar. Di Tokopedia, sejumlah produk F&B yang menjadi terlaris antara lain minyak goreng, kopi Arabika, dimsum, susu nutrisi dewasa, dan kecap manis.

Sementara di TikTok Shop, produk yang banyak diminati sepanjang semester pertama 2026 mencakup kopi instan, susu tinggi protein dan kalori, Dubai Chewy, permen lolipop, hingga mie lidi.

Pertumbuhan tersebut semakin didorong oleh perubahan cara konsumen menemukan produk.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

ESDM Uji CNG 3 Kg, Pengganti LPG Subsidi Mulai Dites ke UMKM

ESDM Uji CNG 3 Kg, Pengganti LPG Subsidi Mulai Dites ke UMKM

Bisnis | Selasa, 01 September 2026 | 14:42 WIB

Indodana Fintech Jangkau 2,1 Juta Pengguna, Teknologi dan Manajemen Risiko Kunci Pembiayaan Digital

Indodana Fintech Jangkau 2,1 Juta Pengguna, Teknologi dan Manajemen Risiko Kunci Pembiayaan Digital

Tekno | Selasa, 01 September 2026 | 12:28 WIB

Tukang Becak Disebut Kaya Raya, Mengapa Kemiskinan Semu di Mata Prabowo?

Tukang Becak Disebut Kaya Raya, Mengapa Kemiskinan Semu di Mata Prabowo?

Bisnis | Selasa, 01 September 2026 | 11:39 WIB

Terkini

Berapa Harga Jual Maksimal Beras SPHP ? Bulog Awasi Pengoplosan di Kendari

Berapa Harga Jual Maksimal Beras SPHP ? Bulog Awasi Pengoplosan di Kendari

Sulsel | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:09 WIB

Menguatkan Tata Kelola Keuangan Haji, BPKH Jaga Asa Jemaah Hari Ini dan Masa Depan

Menguatkan Tata Kelola Keuangan Haji, BPKH Jaga Asa Jemaah Hari Ini dan Masa Depan

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:58 WIB

Harga Cabai Merah Besar di Jayapura Tembus Rp120 Ribu per Kilogram

Harga Cabai Merah Besar di Jayapura Tembus Rp120 Ribu per Kilogram

Sulsel | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:54 WIB

Baekhyun EXO Dirikan Agensi Baru, CBX Dikabarkan Siap Bernaung Bersama

Baekhyun EXO Dirikan Agensi Baru, CBX Dikabarkan Siap Bernaung Bersama

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:47 WIB

Penyaluran BSU Dinilai Bias Sektor Formal, Pakar UGM Desak Integrasi Basis Data Tunggal

Penyaluran BSU Dinilai Bias Sektor Formal, Pakar UGM Desak Integrasi Basis Data Tunggal

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:45 WIB

5 Rekomendasi Jam Tangan Digital Awet dan Terjangkau, Cocok Dipakai Outdoor dan Indoor

5 Rekomendasi Jam Tangan Digital Awet dan Terjangkau, Cocok Dipakai Outdoor dan Indoor

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:45 WIB

Terjebak Lingkaran Setan di I Saw the Devil, Siapa yang Sebenarnya Jahat?

Terjebak Lingkaran Setan di I Saw the Devil, Siapa yang Sebenarnya Jahat?

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:40 WIB

7 Bedak Tabur Tanpa Minyak Wewangian dan Alkohol untuk Kulit Sensitif

7 Bedak Tabur Tanpa Minyak Wewangian dan Alkohol untuk Kulit Sensitif

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:38 WIB

MA Batalkan Penyetaraan Pendidikan Gibran, PKS Desak DPR Ambil Sikap Konstitusional

MA Batalkan Penyetaraan Pendidikan Gibran, PKS Desak DPR Ambil Sikap Konstitusional

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:33 WIB

Ada Wine Asli Bali di Balik Pesona Pulau Dewata, Begini Karakter Rasa dari Kebun Tropisnya

Ada Wine Asli Bali di Balik Pesona Pulau Dewata, Begini Karakter Rasa dari Kebun Tropisnya

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:30 WIB

×