Riset Ungkap Hanya 10% Perusahaan di Indonesia yang Berhasil Maksimalkan AI untuk Bisnis

Dicky Prastya

Jum'at, 04 September 2026 | 08:00 WIB
Riset Ungkap Hanya 10% Perusahaan di Indonesia yang Berhasil Maksimalkan AI untuk Bisnis
Ilustrasi AI. [Unsplash]
baca 10 detik
  • Riset SEAPPI, OpenAI, dan Vriens & Partners pada September 2026 mengungkapkan kesenjangan kapabilitas AI menghambat produktivitas ekonomi nasional korporasi di Indonesia.
  • Hanya sepuluh persen perusahaan yang sukses mentransformasi bisnis, sementara lima puluh tujuh persen pelaku usaha terkendala keterbatasan keterampilan digital tenaga kerja.
  • Pemerintah dan lembaga riset mendorong perancangan ulang proses kerja, peningkatan keterampilan karyawan, serta kolaborasi lintas sektor pada empat bidang strategis.

Suara.com - Penggunaan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence atau AI) di Indonesia tumbuh pesat. Namun pemanfaatannya di tingkat korporasi dan bisnis dinilai belum optimal.

Riset terbaru Southeast Asia Public Policy Institute (SEAPPI) bersama OpenAI dan Vriens & Partners mengungkapkan adanya kesenjangan kapabilitas AI (AI capability gap) yang berpotensi menghambat lonjakan produktivitas ekonomi nasional.  

Meskipun Indonesia masuk dalam jajaran lima besar dunia untuk penggunaan ChatGPT dalam tugas kompleks seperti pemrograman (Codex) dan analisis data, pemanfaatan tingkat lanjut tersebut masih menumpuk di kelompok kecil pengguna individu.

Data OpenAI menunjukkan pengguna pada persentil ke-95 di Indonesia mengonsumsi hingga 11 kali lipat token penalaran dibandingkan pengguna median.  

"Data menunjukkan pengguna di Indonesia sudah memanfaatkan AI untuk pekerjaan tingkat lanjut. Namun, penggunaan ini masih terkonsentrasi pada kelompok yang relatif kecil," kata Head of Policy Southeast Asia OpenAI, Sandy Kunvatanagarn, dikutip Jumat (4/9/2026).

Studi tersebut mengungkapkan bahwa kesenjangan AI bukan lagi sekadar masalah kemampuan teknis individu, melainkan tantangan kesiapan organisasi dan korporasi.  

Mengutip data riset Amazon Web Services (AWS), laporan SEAPPI mencatat baru 10 persen perusahaan yang mengadopsi AI di Indonesia yang berhasil mentransformasi bisnis mereka secara menyeluruh.

Sementara itu, 57 persen pelaku usaha mengeluhkan keterbatasan keterampilan digital tenaga kerja sebagai hambatan utama dalam mengoptimalkan teknologi AI.  

Executive Director SEAPPI, Ed Ratcliffe menyebutkan bahwa fase adopsi awal di Indonesia telah selesai dan kini industri memasuki tahap krusial.

baca juga

"Tahap berikutnya adalah membantu lebih banyak organisasi memanfaatkan AI untuk pekerjaan yang lebih kompleks. Hal ini membutuhkan keterampilan praktis, panduan regulasi yang jelas, serta kolaborasi lintas sektor," ujarnya.  

Untuk menjembatani celah kapabilitas ini, dunia usaha diimbau merancang ulang (reengineering) proses kerja internal, memfasilitasi perangkat AI berlisensi resmi perusahaan, serta mempercepat program reskilling karyawan.  

Laporan tersebut mengidentifikasi empat sektor bisnis strategis yang berpotensi meraih efisiensi dan nilai tambah paling tinggi dari optimalisasi AI.

Pertama ada jasa keuangan dan perbankan. Pemanfaatan AI terkelola untuk otomatisasi layanan dan analisis risiko bisa mengacu pada pedoman tata kelola AI dari OJK.  

Kedua, layanan kesehatan. Integrasi AI bisa dipakai untuk diagnostik dan efisiensi administrasi medis.

Ketiga, pendidikan dan pelatihan lewat komersialisasi AI tutor dan platform pembelajaran berbasis kecerdasan buatan.  

Keempat, sektor publik dan pemerintahan dengan modernisasi efisiensi operasional dan sistem pengadaan barang/jasa.  

Sementara itu Direktur Jenderal Ekosistem Digital Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), Edwin Hidayat Abdullah menegaskan bahwa penyerapan AI secara mendalam merupakan kunci Indonesia untuk menjadi pusat aplikasi AI (AI application hub) di kawasan ASEAN.  

"Pemanfaatan AI diharapkan dapat memperkuat kecerdasan kolektif dan mendorong kemajuan teknologi yang bermuara pada peningkatan produktivitas serta pertumbuhan ekonomi," jelas Edwin. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IdeaFest 2026 Angkat Tema Re:Humanize, Ajak Masyarakat Menempatkan Manusia Sebagai Pusat di Era AI

IdeaFest 2026 Angkat Tema Re:Humanize, Ajak Masyarakat Menempatkan Manusia Sebagai Pusat di Era AI

Bisnis | Jum'at, 04 September 2026 | 18:44 WIB

Aktivis Malaysia Demo KBRI KL, Tuntut Indonesia Buka Data Perusahaan Sawit Biang Kebakaran Hutan

Aktivis Malaysia Demo KBRI KL, Tuntut Indonesia Buka Data Perusahaan Sawit Biang Kebakaran Hutan

News | Jum'at, 04 September 2026 | 13:54 WIB

Kemenbud Luncurkan Buku Sejarah Indonesia, 5 Jilid Capai Ribuan Halaman

Kemenbud Luncurkan Buku Sejarah Indonesia, 5 Jilid Capai Ribuan Halaman

Your Say | Jum'at, 04 September 2026 | 11:44 WIB

Kemendiktisaintek: Ragi Tempe Jadi Bukti Sains Bisa Hadir Menjawab Kegelisahan Perajin

Kemendiktisaintek: Ragi Tempe Jadi Bukti Sains Bisa Hadir Menjawab Kegelisahan Perajin

News | Jum'at, 04 September 2026 | 11:32 WIB

Tak Cuma Pidana! Kemenhut Bakal Ajukan Gugatan Ganti Rugi ke Perusahaan Pemicu Karhutla

Tak Cuma Pidana! Kemenhut Bakal Ajukan Gugatan Ganti Rugi ke Perusahaan Pemicu Karhutla

News | Jum'at, 04 September 2026 | 07:05 WIB

Jaka Tingkir Saga, Serial Kolosal Pertama yang Lahir dari Kecerdasan Buatan

Jaka Tingkir Saga, Serial Kolosal Pertama yang Lahir dari Kecerdasan Buatan

Entertainment | Kamis, 03 September 2026 | 21:21 WIB

Terkini

Gojek Gandeng Universitas Indonesia, Bedah Strategi Jadi Juara dengan Teknologi

Gojek Gandeng Universitas Indonesia, Bedah Strategi Jadi Juara dengan Teknologi

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 13:49 WIB

IPOSC 2026 Digelar Saat Karhutla Parah, Muncul Desakan agar Acara Sawit Dibatalkan

IPOSC 2026 Digelar Saat Karhutla Parah, Muncul Desakan agar Acara Sawit Dibatalkan

Kalbar | Senin, 14 September 2026 | 13:49 WIB

Kades Ramai-ramai Minta Pilkades Ditunda dan Jabatan Diperpanjang, Mendagri Beri Jawaban Ini

Kades Ramai-ramai Minta Pilkades Ditunda dan Jabatan Diperpanjang, Mendagri Beri Jawaban Ini

News | Senin, 14 September 2026 | 13:45 WIB

3 Poin Konten YouTube Maudy Ayunda Soal Bad News yang Dianggap Tone Deaf

3 Poin Konten YouTube Maudy Ayunda Soal Bad News yang Dianggap Tone Deaf

Entertainment | Senin, 14 September 2026 | 13:44 WIB

Tito Soroti Wacana Pemakzulan Bupati Tapteng: Jangan Korbankan Rakyat karena Konflik Politik

Tito Soroti Wacana Pemakzulan Bupati Tapteng: Jangan Korbankan Rakyat karena Konflik Politik

News | Senin, 14 September 2026 | 13:43 WIB

3 Rekomendasi Parfum Woody Citrus Lokal untuk Tampil Segar dan Elegan

3 Rekomendasi Parfum Woody Citrus Lokal untuk Tampil Segar dan Elegan

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 13:43 WIB

Nada Kasih Gelar Konser Amal Harapan dalam Harmoni,  Bantu Anak Butuh Layanan Kesehatan

Nada Kasih Gelar Konser Amal Harapan dalam Harmoni, Bantu Anak Butuh Layanan Kesehatan

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 13:42 WIB

Defisit APBN Tembus Rp235,6 Triliun hingga Juli 2026, Purbaya: Masih Terkendali

Defisit APBN Tembus Rp235,6 Triliun hingga Juli 2026, Purbaya: Masih Terkendali

Video | Senin, 14 September 2026 | 13:36 WIB

Mobil Bekas 7 Seater dengan AC Double Blower, Harga 100 Jutaan

Mobil Bekas 7 Seater dengan AC Double Blower, Harga 100 Jutaan

Otomotif | Senin, 14 September 2026 | 13:31 WIB

Erick Thohir Pasang Target Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Vietnam Ancaman Nyata

Erick Thohir Pasang Target Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Vietnam Ancaman Nyata

Bola | Senin, 14 September 2026 | 13:31 WIB

×