- Indonesia AirAsia membatalkan dan menjadwalkan ulang penerbangan dari serta menuju Jakarta pada Minggu, 6 Agustus 2026.
- Kebijakan tersebut diambil akibat penyebaran abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau yang membahayakan keselamatan penerbangan.
- Pihak maskapai telah menginformasikan perubahan status kepada penumpang terdampak dan menyediakan opsi penerbangan pengganti.
Suara.com - Indonesia AirAsia melakukan penyesuaian operasional dengan membatalkan maupun menjadwalkan ulang sejumlah penerbangan dari dan menuju Jakarta akibat erupsi Gunung Anak Krakatau yang masih berlangsung.
Erupsi Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda menyebabkan penyebaran abu vulkanik yang diperkirakan dapat berdampak terhadap wilayah udara di sekitarnya.
Indonesia AirAsia menyebut kondisi tersebut menjadi perhatian karena abu vulkanik dapat membahayakan keselamatan penerbangan dan operasional pesawat.
"Sehubungan dengan kondisi tersebut, sejumlah penerbangan AirAsia dari dan menuju Jakarta dibatalkan atau dijadwalkan ulang," tulis laporan resmi Indonesia AirAsia kepada wartawan, Minggu (6/8/2026).
Selain pembatalan dan penjadwalan ulang, maskapai juga melakukan penyesuaian terhadap penerbangan lain yang rute perjalanannya berpotensi terdampak penyebaran abu vulkanik.
![Seiring aktivitas Gunung Anak Krakatau, sebaran abu vulkanik terpantau bergerak ke sejumlah wilayah dan mencapai bagian Jawa Barat, termasuk wilayah Bandung. [Dok BMKG]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/09/05/37580-sebaran-abu-vulkanik.jpg)
AirAsia menyatakan telah menginformasikan perubahan status penerbangan kepada seluruh penumpang yang terdampak. Penumpang juga diberikan pilihan untuk melanjutkan perjalanan mereka.
"AirAsia terus berupaya membantu penumpang melanjutkan perjalanan mereka dengan aman melalui penerbangan berikutnya yang tersedia," kata manajemen dari keterangan tertulis.
Maskapai berbiaya rendah tersebut mengimbau penumpang yang bepergian dari maupun menuju wilayah terdampak untuk memeriksa status penerbangan terbaru sebelum berangkat.
Imbauan tersebut disampaikan mengingat kondisi penyebaran abu vulkanik dan aktivitas Gunung Anak Krakatau masih terus berkembang.
"AirAsia terus memantau perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau dan kondisi wilayah udara terkait, serta akan memberikan informasi terbaru mengenai operasional penerbangan apabila terdapat perubahan lebih lanjut," tulis Indonesia AirAsia.
Untuk informasi terkait perubahan jadwal, refund, dan layanan lainnya, pelanggan juga diminta menggunakan kanal resmi Indonesia AirAsia melalui AskBo di aplikasi AirAsia MOVE maupun situs resmi AirAsia.