Erupsi Anak Krakatau Berdampak ke Langit Jakarta, AirAsia Ambil Langkah Darurat

Galih Prasetyo, Fakhri Fuadi Muflih

Minggu, 06 September 2026 | 13:25 WIB
Erupsi Anak Krakatau Berdampak ke Langit Jakarta, AirAsia Ambil Langkah Darurat
Air Asia mendarat di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin dari Kuala Lumpur, Malaysia, Kamis 28 April 2022 [SuaraSulsel.id/Humas AP 1]
baca 10 detik
  • Indonesia AirAsia membatalkan dan menjadwalkan ulang penerbangan dari serta menuju Jakarta pada Minggu, 6 Agustus 2026.
  • Kebijakan tersebut diambil akibat penyebaran abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau yang membahayakan keselamatan penerbangan.
  • Pihak maskapai telah menginformasikan perubahan status kepada penumpang terdampak dan menyediakan opsi penerbangan pengganti.

Suara.com - Indonesia AirAsia melakukan penyesuaian operasional dengan membatalkan maupun menjadwalkan ulang sejumlah penerbangan dari dan menuju Jakarta akibat erupsi Gunung Anak Krakatau yang masih berlangsung.

Erupsi Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda menyebabkan penyebaran abu vulkanik yang diperkirakan dapat berdampak terhadap wilayah udara di sekitarnya.

Indonesia AirAsia menyebut kondisi tersebut menjadi perhatian karena abu vulkanik dapat membahayakan keselamatan penerbangan dan operasional pesawat.

"Sehubungan dengan kondisi tersebut, sejumlah penerbangan AirAsia dari dan menuju Jakarta dibatalkan atau dijadwalkan ulang," tulis laporan resmi Indonesia AirAsia kepada wartawan, Minggu (6/8/2026).

Selain pembatalan dan penjadwalan ulang, maskapai juga melakukan penyesuaian terhadap penerbangan lain yang rute perjalanannya berpotensi terdampak penyebaran abu vulkanik.

Seiring aktivitas Gunung Anak Krakatau, sebaran abu vulkanik terpantau bergerak ke sejumlah wilayah dan mencapai bagian Jawa Barat, termasuk wilayah Bandung. [Dok BMKG]
Seiring aktivitas Gunung Anak Krakatau, sebaran abu vulkanik terpantau bergerak ke sejumlah wilayah dan mencapai bagian Jawa Barat, termasuk wilayah Bandung. [Dok BMKG]

AirAsia menyatakan telah menginformasikan perubahan status penerbangan kepada seluruh penumpang yang terdampak. Penumpang juga diberikan pilihan untuk melanjutkan perjalanan mereka.

"AirAsia terus berupaya membantu penumpang melanjutkan perjalanan mereka dengan aman melalui penerbangan berikutnya yang tersedia," kata manajemen dari keterangan tertulis.

Maskapai berbiaya rendah tersebut mengimbau penumpang yang bepergian dari maupun menuju wilayah terdampak untuk memeriksa status penerbangan terbaru sebelum berangkat.

Imbauan tersebut disampaikan mengingat kondisi penyebaran abu vulkanik dan aktivitas Gunung Anak Krakatau masih terus berkembang.

baca juga

"AirAsia terus memantau perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau dan kondisi wilayah udara terkait, serta akan memberikan informasi terbaru mengenai operasional penerbangan apabila terdapat perubahan lebih lanjut," tulis Indonesia AirAsia.

Untuk informasi terkait perubahan jadwal, refund, dan layanan lainnya, pelanggan juga diminta menggunakan kanal resmi Indonesia AirAsia melalui AskBo di aplikasi AirAsia MOVE maupun situs resmi AirAsia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jakarta Kena Imbas Erupsi Anak Krakatau, Gubernur Pramono Minta Warga Waspada

Jakarta Kena Imbas Erupsi Anak Krakatau, Gubernur Pramono Minta Warga Waspada

News | Minggu, 06 September 2026 | 13:21 WIB

Warga Jabodetabek Wajib Tahu! Jangan Asal Lap Abu Vulkanik Anak Krakatau, Begini Kata Pakar ITB

Warga Jabodetabek Wajib Tahu! Jangan Asal Lap Abu Vulkanik Anak Krakatau, Begini Kata Pakar ITB

News | Minggu, 06 September 2026 | 13:17 WIB

Viral Tips Warga Jogja Hadapi Abu Vulkanik Anak Krakatau: Jangan Lap Kaca Mobil Supaya Tak Baret!

Viral Tips Warga Jogja Hadapi Abu Vulkanik Anak Krakatau: Jangan Lap Kaca Mobil Supaya Tak Baret!

Lifestyle | Minggu, 06 September 2026 | 13:19 WIB

7 Cara Membersihkan Mobil dari Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau,  Waspada Cat Baret dan Karat!

7 Cara Membersihkan Mobil dari Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Waspada Cat Baret dan Karat!

Otomotif | Minggu, 06 September 2026 | 13:04 WIB

4 Bahaya Paparan Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau untuk Warga Jakarta dan Sekitarnya

4 Bahaya Paparan Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau untuk Warga Jakarta dan Sekitarnya

Lifestyle | Minggu, 06 September 2026 | 12:36 WIB

Terkini

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Jawa Tengah | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:50 WIB

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:49 WIB

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:21 WIB

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:11 WIB

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

×