- Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan ekonomi Indonesia membaik berdasarkan penurunan jumlah demonstrasi pada Agustus 2026.
- Pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 5,39 persen pada triwulan keempat 2025 dan naik menjadi 5,61 persen pada triwulan pertama 2026.
- Pemerintah mengoptimalkan sektor swasta dan belanja anggaran agar pertumbuhan ekonomi mendekati enam persen pada akhir tahun 2026.
Suara.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengklaim kondisi ekonomi Indonesia mulai membaik. Ia menilainya dari turunnya aksi demo yang terjadi pada Agustus 2026 lalu.
Menkeu Purbaya menyebut kalau aksi demonstrasi bulan lalu lebih sedikit ketimbang yang terjadi di 2025 sebelumnya. Ia menilai ini jadi indikator tingkat kepuasan masyarakat terhadap kondisi ekonomi maupun kebijakan Pemerintah.
"Kemarin Agustus demo juga kan? Ada demo tapi kan enggak sebesar tahun lalu. Itu untuk saya sih, saya melihat sebagai patokan kepuasan masyarakat yang langsung apakah mereka enggak puas sekali apa enggak," katanya dalam media briefing di Jakarta Utara, dikutip Rabu (9/9/2026).
Menurutnya, menurunya jumlah aksi demonstasi pada Agustus 2026 jika dibandingkan dengan tahun 2025 menjadi salah satu indikator tingkat kepuasaan masyarakat terhadap kondisi ekonomi dan kebijakan pemerintah.
“Hitungan saya sih kalau ekonominya mulai baik Harusnya yang masyarakat yang ikut Demo Lebih sedikit Apalagi dibandingkan tahun lalu Ini kan terlihat. Nyatanya bahwa demonya yang mahasiswa demo besar tapi kan masyarakat sedikit yang terlibat,” lanjutnya.
Kendati begitu Purbaya tak menampik kalau pertumbuhan ekonomi RI masih belum cukup memuaskan. Tapi dia memastikan kalau ekonomi Indonesia saat ini sudah keluar dari kutukan pertumbuhan 5 persen.
![Kendaraan dibakar massa usai menggelar aksi di depan gedung DPR di kawasan Pejompongan, Jakarta, Kamis (27/8/2026). [ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/foc]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/08/28/55904-demo-dpr-27-agustus-demo-27-agustus.jpg)
Purbaya memaparkan pada triwulan keempat 2025, pertumbuhan ekonomi RI mencapai 5,39 persen. Kemudian triwulan pertama 2026 naik 5,61 persen.
Lalu pada triwulan kedua ekonomi sempat turun 5,29 persen terjadi karena adanya konflik geopolitik global. Ia percaya diri ekonomi bisa tumbuh mendekati 6 persen di akhir tahun 2026.
"Tapi sekarang siap untuk gerak ke arah 6 persen lagi. Saya pikir triwulan keempat tahun ini bisa mendekati 6 persen pertumbuhannya. Jadi untuk senangnya sih di situ, untuk ekonom seperti saya, yang paling menarik adalah ketika teori bisa diuji di lapangan. Dan tadi hasilnya sesuai dengan kenyataan," beber dia.
Lebih lanjut Purbaya memastikan kalau pihaknya mulai memaksimalkan sektor swasta untuk pertumbuhan ekonomi. Begitu pula dengan Pemerintah lewat belanja anggaran.
"Tapi yang penting adalah saya sudah bisa melihat mesin pertumbuhan mulai bergerak. Sektor swasta mulai bergerak pelan-pelan, lebih cepat dari sebelumnya. Pemerintah juga berjalan dengan baik. Harusnya sih kalau ini dijaga terus, ya pertumbuhan 6 persen enggak terlalu jauh untuk kita lihat dalam waktu tidak terlalu lama," pungkasnya.