Iran Gertak Amerika Serikat, Ancam Blokir Total Teluk Persia Jika Lanjutkan Sanksi Ekonomi

Pebriansyah Ariefana

Selasa, 08 September 2026 | 16:16 WIB
Iran Gertak Amerika Serikat, Ancam Blokir Total Teluk Persia Jika Lanjutkan Sanksi Ekonomi
Iran menolak membuka Selat Hormuz sebelum Amerika Serikat mencabut blokade dan menghentikan perang. (Mehrnews)
baca 10 detik
  • Iran mengancam akan memberlakukan zona larangan maritim di Teluk Persia balasan perang ekonomi AS.

  • Pejabat keamanan Iran mengklaim telah mengkalibrasi ulang sikap operasional terhadap kekuatan militer AS.

  • Kesepakatan penghentian permusuhan yang ditandatangani Juni lalu gagal meredakan ketegangan sanksi dan pelayaran.

Suara.com - Teheran siap melumpuhkan seluruh jalur pelayaran vital di Teluk Persia apabila Washington tidak menghentikan tekanan sanksi ekonomi. Langkah drastis ini menandai pergeseran taktik Iran dari sekadar retorika pertahanan menjadi ancaman nyata terhadap stabilitas pasokan energi dunia.

Unjuk kekuatan senjata terkini Teheran menjadi sinyal eksplisit bahwa navigasi komersial global kini berada dalam ancaman serius. Eskalasi ini mengubah peta konflik kawasan dari gesekan bersenjata regional menjadi ancaman krisis logistik internasional.

Keputusan tegar tersebut disampaikan langsung oleh pejabat tinggi pertahanan Iran guna merespons dinamika gesekan yang tak kunjung mereda.

Negara-negara di Teluk Persia akan menghadapi kiamat kecil jika instalasi desalinasi untuk air minum mereka dihancurkan oleh Iran. [Google Maps]
Negara-negara di Teluk Persia akan menghadapi kiamat kecil jika instalasi desalinasi untuk air minum mereka dihancurkan oleh Iran. [Google Maps]

"Perang ekonomi akan dibalas dengan zona larangan maritim di seluruh Teluk Persia hingga ke perimeter blokade," kata Rezaei dalam unggahan di platform media sosial AS, X, dikutip dari Anadolu.

Ancaman tegas ini menyusul kalkulasi ulang taktis militer Teheran terhadap penempatan kekuatan marinir lawan.

Ia menambahkan bahwa Teheran telah secara mendasar mengkalibrasi ulang sikap operasionalnya terhadap kapal perang dan pangkalan militer AS.

Perubahan peta jalan keamanan ini terjadi seiring memanasnya konfrontasi fisik langsung antara kedua belah pihak di lapangan. Serangan udara gabungan yang dilancarkan sejak akhir Februari memicu aksi balasan meluas berupa gelombang rudal dan drone Teheran.

Upaya diplomasi sejatinya sempat membukakan jalan damai melalui kesepakatan bersama pada pertengahan tahun ini. Namun, traktat yang difasilitasi pihak ketiga tersebut hancur di tengah jalan akibat aksi saling tuduh pelanggaran komitmen.

Isu sanksi finansial dan hak lalu lintas kapal di perairan strategis kini kembali membeku tanpa solusi konkret. Kondisi berulang ini memicu krisis kepercayaan yang semakin memperburuk stabilitas kawasan Timur Tengah.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dampak Terbaru Perang AS-Iran Bikin Analis Kaget Kondisi Harga Minyak Dunia Jadi Begini

Dampak Terbaru Perang AS-Iran Bikin Analis Kaget Kondisi Harga Minyak Dunia Jadi Begini

News | Selasa, 08 September 2026 | 13:15 WIB

Konflik AS - Iran Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak Dekati Rekor Tertinggi

Konflik AS - Iran Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak Dekati Rekor Tertinggi

Bisnis | Selasa, 08 September 2026 | 09:46 WIB

Donald Trump Sebut AS Mungkin Segera Serang Fasilitas Pickaxe Iran

Donald Trump Sebut AS Mungkin Segera Serang Fasilitas Pickaxe Iran

Video | Senin, 07 September 2026 | 21:20 WIB

Terkini

Grand Hotel De Djokja Hadirkan Pengalaman Gastronomi Nusantara dalam WIG 2026

Grand Hotel De Djokja Hadirkan Pengalaman Gastronomi Nusantara dalam WIG 2026

Your Say | Senin, 12 Oktober 2026 | 13:08 WIB

12 Batu Keberuntungan Berdasarkan Bulan Kelahiran dan Makna Tersembunyinya

12 Batu Keberuntungan Berdasarkan Bulan Kelahiran dan Makna Tersembunyinya

Lifestyle | Senin, 12 Oktober 2026 | 13:08 WIB

Diskon Makan di Song Fa Medan dari BRI, Kulineran Mewah Tanpa Bayar Mahal

Diskon Makan di Song Fa Medan dari BRI, Kulineran Mewah Tanpa Bayar Mahal

Bri | Senin, 12 Oktober 2026 | 13:07 WIB

Media Korea Soroti Aksi Cahya Supriadi saat Persija Jakarta Bantai PSIM 4-0

Media Korea Soroti Aksi Cahya Supriadi saat Persija Jakarta Bantai PSIM 4-0

Bola | Senin, 12 Oktober 2026 | 13:04 WIB

Cara Pakai Conditioner yang Benar Agar Rambut Tidak Rontok dan Kering

Cara Pakai Conditioner yang Benar Agar Rambut Tidak Rontok dan Kering

Lifestyle | Senin, 12 Oktober 2026 | 13:03 WIB

Rapor Merah 2 Tahun Prabowo-Gibran: Ekonomi Rumah Tangga Memburuk, Publik Terbebani Pajak

Rapor Merah 2 Tahun Prabowo-Gibran: Ekonomi Rumah Tangga Memburuk, Publik Terbebani Pajak

Bisnis | Senin, 12 Oktober 2026 | 13:02 WIB

Gemilang di Mandalika, Veda Ega Pratama Pecahkan Rekor Poin Debut Moto3

Gemilang di Mandalika, Veda Ega Pratama Pecahkan Rekor Poin Debut Moto3

Sport | Senin, 12 Oktober 2026 | 13:01 WIB

White Fox Garap Anime How I Became King by Eating Monsters, Tayang 2027

White Fox Garap Anime How I Became King by Eating Monsters, Tayang 2027

Your Say | Senin, 12 Oktober 2026 | 13:00 WIB

Honda ADV 160 Resmi Mengaspal di India: Harga Lebih Murah Rp7 Jutaan dan Kebal Etanol E85

Honda ADV 160 Resmi Mengaspal di India: Harga Lebih Murah Rp7 Jutaan dan Kebal Etanol E85

Otomotif | Senin, 12 Oktober 2026 | 12:58 WIB

Daftar 4 Negara Tetangga Ikut Kena Getah Asap Karhutla Kalimantan

Daftar 4 Negara Tetangga Ikut Kena Getah Asap Karhutla Kalimantan

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 12:56 WIB

×