- Sebanyak 230 peserta mengikuti Lomba Nglinting Tembakau di Temanggung, Jawa Tengah, untuk memperkenalkan produk tembakau lokal pada Sabtu, 24 Oktober 2026.
- Panitia dan pemerintah daerah menyelenggarakan kegiatan tersebut guna melestarikan tradisi lintas generasi serta membuka perluasan pasar bagi masyarakat luas.
- Bupati Agus Setyawan berharap festival tradisi ini dapat memperkuat identitas daerah sekaligus menjadi daya tarik sektor pariwisata Temanggung.
Suara.com - Tradisi melinting tembakau mulai dilirik sebagai peluang untuk menggerakkan ekonomi lokal Temanggung, Jawa Tengah.
Melalui Lomba Nglinting Tembakau yang diikuti 230 peserta, masyarakat dan pemerintah daerah berupaya memperkenalkan tembakau lembutan khas Temanggung sekaligus membuka peluang pasar yang lebih luas bagi produk tembakau rakyat.
Ketua Panitia Lomba Nglinting Tembakau, Yudha Sudarmaji, mengatakan kegiatan tersebut menjadi salah satu cara untuk menjaga tradisi melinting tembakau agar tetap dikenal lintas generasi.
Menurut dia, aktivitas nglinting kini semakin diminati, termasuk oleh kalangan anak muda dan konsumen dari luar daerah.
Melalui kegiatan ini, tembakau lokal diharapkan tidak hanya bertahan sebagai bagian dari tradisi masyarakat, tetapi juga memiliki daya tarik ekonomi yang lebih besar.
“Memberikan peluang pasar agar ini bisa terkenal sehingga masyarakat bisa membeli tembakau rakyat ini. Maka lomba ini mudah-mudahan bisa mengangkat sektor ekonomi di bidang pertembakauan, khususnya di Temanggung,” kata dilansir dari laman Antara, Sabtu (24/10/2026).
Upaya memperluas pengenalan produk menjadi penting bagi daerah yang memiliki identitas kuat sebagai penghasil tembakau.
Dengan menjangkau konsumen di luar wilayahnya, produk tembakau rakyat Temanggung diharapkan memiliki peluang pasar yang lebih luas.
Tradisi Tembakau Jadi Potensi Wisata Daerah
Selain mendorong pemasaran produk lokal, lomba nglinting juga diarahkan untuk memperkuat daya tarik wisata Temanggung.
Bupati Temanggung, Agus Setyawan berharap, kegiatan tersebut dapat menjadi agenda yang terus digelar untuk memperkenalkan kekhasan daerah sekaligus menjaga kearifan lokal yang berkaitan dengan tembakau.
Menurut dia, festival semacam ini dapat menjadi sarana untuk memperkuat identitas Temanggung sebagai salah satu daerah penghasil tembakau di Jawa Tengah.
“Kita harus tetap menjunjung tinggi kearifan di Temanggung berkaitan dengan tembakau, maka teman-teman mengadakan festival lomba nglinting. Mudah-mudahan ini menjadi satu daya tarik banyak daerah di Temanggung, dan harapannya acara seperti ini bisa terus kita adakan dan gaung Temanggung akan semakin membaik,” ujar Agus.
Pengembangan kegiatan berbasis tradisi berpeluang memperkenalkan potensi daerah kepada pengunjung yang lebih luas.
Namun, dampak ekonominya akan semakin terasa apabila promosi tersebut turut membuka ruang bagi pelaku usaha lokal untuk memasarkan produk dan menjangkau konsumen baru.

Pemerintah daerah berharap pelestarian tradisi melinting tembakau dapat berjalan beriringan dengan upaya meningkatkan nilai tambah produk lokal.