- Gubernur Banten Andra Soni membuka Turnamen Voli Piala Gubernur di Kota Serang pada tanggal 24 hingga 25 Oktober 2026.
- Kompetisi voli yang diikuti oleh delapan belas tim tersebut melibatkan puluhan pelaku UMKM lokal untuk berjualan di lokasi acara.
- Aktivitas perdagangan makanan dan minuman selama turnamen berlangsung bertujuan untuk meningkatkan perputaran ekonomi masyarakat sekitar.
Suara.com - Kegiatan olahraga berpotensi menjadi penggerak ekonomi masyarakat, terutama bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Hal ini terlihat dalam Turnamen Voli Piala Gubernur Banten yang berlangsung pada 24–25 Oktober 2026 di Kota Serang dan melibatkan puluhan pelaku usaha lokal.
Gubernur Banten, Andra Soni mengatakan, turnamen yang digagas warga tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga membuka kesempatan bagi pedagang makanan, kopi, dan produk lainnya untuk menjangkau pembeli.
Menurutnya, kehadiran pengunjung selama pertandingan menciptakan aktivitas ekonomi di sekitar lokasi. Transaksi yang terjadi antara pedagang dan masyarakat menjadi salah satu manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh warga.
"Yang berjualan makanan, kopi, dan produk lainnya juga berpeluang mendapatkan pembeli. Secara tidak langsung, kegiatan ini memberikan dampak karena uang beredar di antara warga kita," ujar Andra dilansir dari laman Antara, Sabtu (24/10/2026).
Turnamen yang diikuti 18 tim tersebut digelar sebagai bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-26 Provinsi Banten.
Andra membuka pertandingan bersama Ketua TP PKK Provinsi Banten Tinawati Andra Soni dan jajaran kepala organisasi perangkat daerah (OPD). Seusai membuka turnamen melalui servis bola voli, rombongan meninjau stan UMKM di lokasi kegiatan.
Turnamen Olahraga Jadi Ruang Usaha bagi Pedagang Lokal
Andra menilai kegiatan yang diinisiasi masyarakat perlu mendapat dukungan karena dapat memperkuat kebersamaan sekaligus membuka peluang ekonomi di tingkat lokal.
Ia juga menegaskan bahwa penggunaan nama Piala Gubernur tidak harus terbatas pada kompetisi berskala besar atau tingkat nasional. Menurutnya, kegiatan yang digagas warga juga dapat menggunakan nama tersebut.
"Gubernur milik semua orang. Jadi, boleh menggunakan nama Piala Gubernur. Saya tidak ingin membatasi bahwa Piala Gubernur hanya untuk kompetisi tingkat nasional atau skala besar," kata Andra.
Pandangan tersebut membuka ruang bagi penyelenggaraan kegiatan berbasis komunitas yang melibatkan masyarakat dan pelaku usaha di sekitarnya.
Dalam kegiatan seperti turnamen olahraga, peluang transaksi dapat muncul dari kebutuhan pengunjung terhadap makanan, minuman, dan produk lokal selama acara berlangsung.
Meski demikian, besarnya dampak ekonomi tetap bergantung pada jumlah pengunjung, nilai transaksi, serta keterlibatan pelaku usaha. Tidak ada angka perputaran uang yang disampaikan dalam penyelenggaraan turnamen kali ini.
Gubernur Banten Gagas 1.001 Pasar Malam