Oliveira Goncalves dan Kisah Negara Lemah Penggebrak Piala Dunia

Ruben Setiawan

Senin, 22 Juni 2015 | 09:00 WIB
Oliveira Goncalves dan Kisah Negara Lemah Penggebrak Piala Dunia
Ilustrasi sepak bola Angola. (Shutterstock)

Suara.com - Hari ini, 55 tahun yang lalu, Luis Oliveira Goncalves lahir di Angola. Goncalves adalah pelatih yang sukses membawa Angola menembus kompetisi sepak bola terpanas sejagat, Piala Dunia.

Sudah pasti, hanya segelintir orang saja yang pernah mendengar pelatih yang satu ini. Ya, datang dari negara Afrika yang jarang terjun di kompetisi sepak bola dunia, nama Goncalves tak populer.

Namun, ada satu prestasi dari pelatih ini yang tak bisa dipandang sebelah mata. Pelatih yang dijuluki "Profesor" karena ketajamannya membaca pertandingan ini berhasil memoles timnas Angola sedemikian rupa sehingga membuat dunia terpana pada ajang Piala Dunia 2006 silam.

Kisah ini berawal saat Goncalves, yang sukses membawa timnas U-20 memenangkan African Youth Championship, dipercaya menukangi timnas senior untuk mengikuti kualifikasi Piala Dunia 2006 Jerman. Tak dinyana, Angola lolos ke putaran final Piala Dunia, bahkan finis di puncak grup kualifikasi, mengungguli tim besar Nigeria yang harus puas di posisi runner-up grup.

Lolos ke putaran final tak membuat orang berhenti memandang Angola dengan sebelah mata. Dinilai sebagai tim terlemah di Piala Dunia 2006, Angola membuktikan mereka tak datang ke Jerman hanya untuk dibantai.

Berada di grup D, bersama Portugal, Meksiko, dan Iran, Angola diprediksi hanya bakal jadi bulan-bulanan. Namun, lewat disiplin tinggi dan taktik terorganisir yang diberlakukan Goncalves, prediksi itu patah dengan sendirinya.

Memanfaatkan pemain yang ada, Angola hanya kalah 1-0 dari Portugal. Saat menghadapi Meksiko, pertahanan yang ketat membuat Angola sukses memaksa jawara Amerika Tengah itu bermain imbang tanpa gol.

Di laga ke tiga, Goncalves konsisten menerapkan strategi di dua laga sebelumnya. Hanya saja, kali ini pelatih itu memperbanyak skema serangan balik.

Hasilnya tak mengecewakan. Satu gol tercipta dari kaki Flavio, yang menjadi gol pertama Angola dalam sejarah penyelenggaraan Piala Dunia. Sayang, Iran berhasil menyamakan kedudukan dan Angola pun gagal lolos ke fase gugur lantaran finis di urutan ketiga grup.

Kendati demikian, Goncalves, satu-satunya pelatih asli Afrika di turnamen tersebut, menuai banyak pujian. Pengelolaan disiplin pemain yang ketat membuat tim rangking ke-57 dunia itu berbicara banyak di level dunia.

Selepas Piala Dunia, Goncalves masih dipercaya melatih timnas hingga akhirnya turun dari jabatannya pada tahun 2008.

BACA JUGA:

Jadwal Perempat Final Copa America 2015

Tim Unggulan Lolos ke Perempat Final Copa America 2015

Brasil Putuskan Tak Banding Skorsing Neymar

Brasil Tak Banding, Neymar Tinggalkan Chile

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Kualitas Udara Jakarta Terburuk Ketiga di Dunia, Polusi PM2.5 Capai Level Tidak Sehat

Kualitas Udara Jakarta Terburuk Ketiga di Dunia, Polusi PM2.5 Capai Level Tidak Sehat

News | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 07:05 WIB

Soroti Krisis Kepercayaan, Yoyok Sukawi Desak PSSI Transparan Soal Isu Penundaan Kongres

Soroti Krisis Kepercayaan, Yoyok Sukawi Desak PSSI Transparan Soal Isu Penundaan Kongres

Jawa Tengah | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 07:04 WIB

Hasil Piala AFF: Kecerdikan John Herdman Antar Indonesia Libas Timor Leste

Hasil Piala AFF: Kecerdikan John Herdman Antar Indonesia Libas Timor Leste

Your Say | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 07:04 WIB

Karhutla Mengganas di Kalbar, Asap Tebal Selimuti Ketapang

Karhutla Mengganas di Kalbar, Asap Tebal Selimuti Ketapang

Foto | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 07:00 WIB

Hanya 20 Unit Terios Special Edition dan New Sigra Resmi Meluncur di GIIAS 2026

Hanya 20 Unit Terios Special Edition dan New Sigra Resmi Meluncur di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 06:50 WIB

JETOUR Berikan Garansi Mesin Tanpa Batas Kilometer di GIIAS 2026

JETOUR Berikan Garansi Mesin Tanpa Batas Kilometer di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 06:30 WIB

Toyota Pamerkan Land Cruiser Hybrid dan GAZOO Racing Terbaru di GIIAS 2026

Toyota Pamerkan Land Cruiser Hybrid dan GAZOO Racing Terbaru di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 05:40 WIB

Pelatih Indonesia All Stars Minta Pemain Jangan Minder Saat Tantang Aston Villa

Pelatih Indonesia All Stars Minta Pemain Jangan Minder Saat Tantang Aston Villa

Bola | Jum'at, 31 Juli 2026 | 23:20 WIB

Promo RI: Belanja Kebutuhan Harian di Farmers Market dan Pasarina Dapet Diskon Besar!

Promo RI: Belanja Kebutuhan Harian di Farmers Market dan Pasarina Dapet Diskon Besar!

Bri | Jum'at, 31 Juli 2026 | 23:18 WIB

Raih Opini WTP BPK, Purbaya Klaim Jadi Bukti Fiskal Sehat

Raih Opini WTP BPK, Purbaya Klaim Jadi Bukti Fiskal Sehat

Bisnis | Jum'at, 31 Juli 2026 | 22:54 WIB

×