Soal Regulasi Piala Presiden, Ini Penilaian BOPI buat Mahaka

Reky Kalumata

Selasa, 20 Oktober 2015 | 07:05 WIB
Soal Regulasi Piala Presiden, Ini Penilaian BOPI buat Mahaka
Persib Juara Piala Presiden. (Suara.com/ Oke Atmaja)

Suara.com - Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) menilai Mahaka Sports and Entertainment selaku promotor Piala Presiden 2015 kurang konsisten menjalankan regulasi meski secara umum pelaksanaan turnamen dengan hadiah utama Rp3 miliar itu berjalan lancar dan sukses.

Sekjen BOPI Heru Nugroho mengatakan bahwa sebelum turnamen Piala Presiden digelar, pihak promotor telah menetapkan regulasi atau acuan yang harus dilaksanakan oleh klub maupun penyelenggara.

Hanya saja, regulasi yang ada tidak semuanya dijalankan bahkan ada perubahan di tengah jalan.

"Contohnya pemakaian sistem undian dalam penentuan peserta pada babak perempat final. Sebelumnya model silang, tim dari grup A akan bertemu grup B dan grup C bertemu grup D. Tapi semuanya berubah. Begitu juga dengan penambahan pemain selepas tengat waktu," kata Heru di Jakarta, Senin (19/10/2015)

Seharusnya, kata dia, pihak promotor sebelum menggelar sebuah kejuaraan harus benar-benar matang dalam menyiapkan regulasi sehingga di tengah perjalanan tidak ada perubahan.

Konsistensi dalam menjalankan regulasi merupakan adalah faktor yang penting dalam menjaga marwah sepak bola profesional.

Menurut dia, banyaknya peserta yang turun, jumlah suporter yang hadir di lapangan maupun tayangan langsung oleh sebuah televisi bukan menjadi faktor penilaian yang utama. BOPI melihat konsistensi dalam menjalankan regulasi merupakan hal yang paling penting.

"Jika dinilai antara 1 hingga 10, kami memberikan nilai 7,5. Saya kira nilai itu cukup tepat," katanya menambahkan.

Meski tidak mendapatkan nilai maksimal, Mahaka selaku promotor turnamen Piala Presiden 2015 tetap pantas berbangga diri karena nilai yang diterima dari BOPI lebih tinggi dibandingkan dengan yang diterima oleh promotor Piala Kemerdekaan yang hanya mendapatkan poin 6,5.

Bahkan saat ini masih menyisakan masalah terutama dalam pembayaran hadiah.

Promotor yang dipimpin oleh Hasani Abdulgani itu sejak awal menegaskan jika akan transparan terutama dalam hal keuangan. Bahkan pihaknya akan memberikan hak dan kewajiban kepada klub sesuai dengan ketentuan yang dibuat. Bahkan, rencananya hadiah akan diterima satu pekan setelah pertandingan final.

Persib Bandung yang menjadi juara berhak mendapatkan hadiah Rp3 miliar dan Sriwijaya FC sebagai runner up akan mendapatkan hadiah Rp2 miliar. Arema Cronus juga kebagian hadiah setelah mampu merebut posisi tiga. Tim Singo Edan ini berhak mendapatkan hadiah Rp1 miliar.

Untuk prestasi individu, Zulham Zamrun pantas berbangga karena mendapatkan dua predikat sekaligus. Pemain Persib Bandung ini berhak menyandang predikat pemain terbaik dan mendapatkan hadiah Rp200 juga. Selain itu untuk menyandang predikat pencetak gol terbanyak dengan enam gol. Adapun hadiah yang diterima sebesar Rp100 juta. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Donald Trump Sebut Perang Iran Segera Berakhir Usai Pemilu AS

Donald Trump Sebut Perang Iran Segera Berakhir Usai Pemilu AS

News | Minggu, 13 September 2026 | 07:25 WIB

Apa Perbedaan antara Cleansing Gel dan Cleansing Foam?

Apa Perbedaan antara Cleansing Gel dan Cleansing Foam?

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 07:18 WIB

Saat Cinta Datang Terlambat: Belajar Merelakan dari Lagu Raim Laode "Dunia yang Nanti"

Saat Cinta Datang Terlambat: Belajar Merelakan dari Lagu Raim Laode "Dunia yang Nanti"

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 07:15 WIB

Kata-kata Andika Mahesa Setelah Kangen Band Bubar

Kata-kata Andika Mahesa Setelah Kangen Band Bubar

Entertainment | Minggu, 13 September 2026 | 07:05 WIB

Update Terkini 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda, SAR Temukan 4 Benda Ini

Update Terkini 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda, SAR Temukan 4 Benda Ini

News | Minggu, 13 September 2026 | 07:03 WIB

294 Karhutla Terjadi di Ogan Ilir hingga September 2026

294 Karhutla Terjadi di Ogan Ilir hingga September 2026

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 07:00 WIB

Pejabat Desa di Bengkalis Jual Hutan Cagar Biosfer UNESCO Senilai Rp2 Miliar

Pejabat Desa di Bengkalis Jual Hutan Cagar Biosfer UNESCO Senilai Rp2 Miliar

Riau | Minggu, 13 September 2026 | 06:58 WIB

Denis Kolinger Puji Dukungan Jakmania Saat Persija Bungkam Persib di Menit Akhir

Denis Kolinger Puji Dukungan Jakmania Saat Persija Bungkam Persib di Menit Akhir

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 06:57 WIB

4 Shio yang Menarik Keberuntungan 13 September 2026: Masa Sulit Segera Berlalu

4 Shio yang Menarik Keberuntungan 13 September 2026: Masa Sulit Segera Berlalu

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 06:56 WIB

Kemarau Jabar: 325 Hektare Lahan Terbakar dan 215 Ribu KK Terdampak Kekeringan

Kemarau Jabar: 325 Hektare Lahan Terbakar dan 215 Ribu KK Terdampak Kekeringan

Jabar | Minggu, 13 September 2026 | 06:50 WIB

×