Galiani, Crespo dan Lavezzi Diincar Polisi Terkait Kasus Pajak

Ardi Mandiri Suara.Com
Rabu, 27 Januari 2016 | 02:16 WIB
Galiani, Crespo dan Lavezzi Diincar Polisi Terkait Kasus Pajak
Adriano Galliani. (shutterstock)

Suara.com - Puluhan ofisial Serie A dan Serie B serta sejumlah pemain termasuk Adriano Galliani, Hernan Crespo, dan Ezequiel Lavezzi diincar oleh investigasi polisi terkait dugaan penghindaran pajak dan pembukuan palsu, demikian disampaikan berbagai laporan pada Selasa.

Sky Sport Italia dan Gazzetta dello Sport melaporkan bahwa para jaksa di Napoli telah membuka penyelidikan -- yang disebut "Fuofigioco (Offside) -- terhadap penghindaran pajak dan pembukuan palsu, sedangkan Gazzetta mengklaim bahwa "aset-aset senilai 12 juta euro" telah dibekukan.

Penyelidikan itu terfokus pada kecurigaan bahwa sejumlah agen pemain, yang sebagian besar di antaranya berasal dari Argentina, menurut laporan di gazzetta.it, bersekongkol dengan ofisial-ofisial klub dan pemain dari dua divisi teratas Italia melalui skema penghindaran pajak yang rumit yang menguntungkan semua pihak dan merugikan petugas pajak sebesar jutaan euro.

Penyelidikan ini berpangkal pada 2012, ketika "Guardia di Finanza" Italia -- polisi finansial negara itu -- menggrebek kantor-kantor pemuncak klasemen Liga Italia Napoli untuk menyita kontrak Lavezzi, yang pindah ke Paris Saint Germain (PSG) pada 2012 dengan biaya transfer yang dilaporkan sebesar 31 juta euro.

Pada Selasa pagi, jaksa Napoli Vincenzo Piscitelli meminta Guardia di Finanza untuk menyerahkan hasil penggrebek-penggrebekan itu.

Total 64 orang dilaporkan menjadi target, termasuk wakil presiden AC Milan Galliani, presiden Napoli Laurentiis, presiden Lazio Claudio Lotito, mantan presiden Juventus Jean-Claude Blanc serta sejumlah agen pemain Alessandro Moggi -- putra mantan ofisial Juventus Luciano Moggi.

Crespo, mantan pemain internasional Argentina yang menghabiskan sebagian besar karirnya di Liga Italia dan kini merupakan pelatih tim Serie B Modena, dan penyerang PSG Lavezzi, pemain internasional Argentina, juga terlibat, kata sejumlah laporan.

Sejumlah sosok Argentina lainnya, termasuk mantan penyerang Inter Milan Diego Milito dan penyerang Atalanta German Denis juga terlibat.

Para agen pemain diduga telah mengeluarkan penerimaan-penerimaan fiktif untuk jasa mereka kepada klub, berpura-pura bahwa negosiasi-negosiasi dilakukan untuk kepentingan eksklusif klub, ketika pada faktanya agen-agen melakukan pekerjaan mereka seperti biasa untuk kepentingan pada pemainnya.

Klub-klub kemudian dapat mengambil keuntungan dengan mengurangi penagihan-penagihan agen dari pajak pendapatan mereka ketika mengisi pernyataan pajak, pada prosesnya hal itu dapat menghemat ribuan euro dalam satu waktu Sistem ini juga membuat para pemain dan agennya -- sebagian diduga menggunakan perusahan-perusahaan "bayangan" dan rekening-rekening bank luar negeri -- untuk mendapat keuntungan finansial, kata laporan itu.

AC Milan, Napoli, dan Lazio sampai saat ini belum bereaksi atas tudingan-tudingan yang ada. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI