Sepak Bola Indonesia Semarak di 2017, 9 Suporter Meregang Nyawa

Syaiful Rachman

Rabu, 27 Desember 2017 | 20:26 WIB
Sepak Bola Indonesia Semarak di 2017, 9 Suporter Meregang Nyawa
Suporter Persija Jakarta melempari petugas kepolisian ketika terlibat kericuhan pada laga TSC 2016 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (24/6/2016) [Antara/Wahyu Putro A]

Suara.com - Menyusul reformasi yang terjadi di tubuh PSSI pada  2016 lalu, tahun 2017 digadang-gadang bakal menjadi awal kebangkitan sepak bola Indonesia. Terpilihnya Edy Rahmayadi sebagai Ketua Umum PSSI diyakini bisa membangkitkan sepak bola Indonesia, baik di kancah domestik maupun Asia.

Sejak masuknya tahun 2017, perubahan pun terjadi. Tim nasional Indonesia U-16, U-19 dan U-22 dibentuk serius dengan menunjuk pelatih-pelatih berpengalaman sebagai arsitek.

Sedangkan di kancah domestik, Liga 1 dan Liga 2 boleh dikatakan sukses bergulir. Dengan sejumlah aturan, termasuk kriteria marquee player, membuat sepak bola negeri ini semakin hidup dan mengundang animo luas dari masyarakat.

Akan tetapi, reformasi yang tengah berjalan tidak lepas dari masalah. Sejumlah masalah pun bermunculan, dan salah satunya soal suporter.

Seperti diketahui, di sepanjang tahun 2017 bentrok suporter di Indonesia masih marak terjadi. Bukan hanya menimbulkan kerugian materi, tapi juga korban jiwa.

Tercatat, sembilan orang meregang nyawa ditengah-tengah awal reformasi sepak bola Indonesia. Berikut daftar korban tewas yang menjadi rapor merah PSSI di sepanjang tahun 2017.
Sejumlah pemain Bali United dievakuasi saat terjadi kericuhan pada laga lanjutan Liga I di Stadion Andi Mattalattan Mattoanging, Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (6/11) malam. [Antara]
1. Ferdian Fikri, (Viola, suporter Persita)- 26 Maret 2017

Ferdian, pemuda 15 tahun asal Tangerang, menjadi suporter sepak bola pertama yang meregang nyawa di tahun 2017. Ferdian tewas akibat tikaman benda tajam yang menghujam dada dan pergelangan tangan.

Ferdian, yang merupakan suporter Persita Tangerang, meninggal dunia dalam bentrok suporter usai tim kesayangannya menghadapi Sukadiri di lapangan Sukadiri Mauk.

Bentrokan terjadi saat rombongan pemuda berjumlah kurang lebih 50 orang, yang memenuhi tiga unit  kendaraan angkutan umum R10, dihadang massa di sekitar jalan KH Hasyim Azhari. Bentrok pun tak terelakan dan berujung dengan tewasnya Ferdian.
Petugas keamanan mengamankan sejumlah pemain Bali United saat terjadi kericuhan pada laga lanjutan Liga I di Stadion Andi Mattalatta Mattoanging, Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (6/11) malam. [Antara]
2. Agus Sulistyo, (Brajamusti, Suporter PSIM)- 18 Mei 2017

Nasib nahas dialami Agus Sulistyo, suporter PSIM Brajamusti Yogyakarta. Menyaksikan tim kesayangannya berlaga menghadapi Persebaya Surabaya, pemuda ini justru meregang nyawa.

Agus meninggal setelah terjatuh dari ketinggian sekira lima meter, saat memberikan dukungan bagi PSIM di Stadion Sultan Agung, Bantul. Sempat dilarikan ke rumah sakit, namun nyawa Agus tidak tertolong.

Hingga saat ini belum jelas penyebab jatuhnya korban.

3. Agen Astrava (The Jakmania, Suporter Persija)- 21 Mei 2017

Pemuda bernama Agen Astrava, menjadi The Jakmania pertama yang tewas di tahun 2017. Astrava meregang nyawa setelah dikeroyok sejumlah oknum suporter yang tidak teridentifikasi di daerah Bulak Kapal, Bekasi.

Astrava meninggal dunia usai menyaksikan laga antara Persija Jakarta kontra Bali United di Stadion Patriot, Bekasi, pada 21 Mei 2017.

4. Ardi Prasetyo, 18 (Suporter PPSM)- 12 Juni 2017

Septian Ardi Prasetyo, warga Dusun Karangdalem, Desa Danurejo, Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang, meninggal dunia setelah terjatuh dari atas tribun penonton di Stadion Mich Soebroto, Kota Magelang, Jawa Tengah.

Ardi terjatuh saat mendukung tim kesayangannya, PPSM Magelang, menghadapi PSIM Yogyakarta dalam sebuah laga persahabatan. Diduga korban terjatuh dari ketinggian sekitar delapan meter karena hilang keseimbangan.

5. M. Nur Ananda, (Warga)- 23 Juli 2017

Nasib tragis dialami Muhammad Nur Ananda, seorang pemuda asal Dusun Harjosari, Desa Madyocondro, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang. Pemuda 21 tahun itu tewas setelah mengalami penganiayaan hebat dan penusukan oleh oknum yang diduga merupakan suporter salah satu klub sepak bola.
Polisi membubarkan aksi suporter tim sepak bola Jabar yang terlibat bentrok dengan suporter tim DKI Jakarta dengan gas air mata. ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso
Nanda tertusuk senjata tajam dari belakang hingga menembus ke depan di Jalan Temanggung-Magelang, Desa Bengkal, Kecamatan Kranggan, Kabupaten Temanggung saat berangkat bekerja di sebuah perusahaan distributor cabai dan sayur-sayuran, dengan tugas mengepaki, sekaligus mengirimnya ke beberapa daerah di Jawa Tengah dan DIY.

Nanda meregang nyawa ketika istrinya, Lasmini, tengah hamil tujuh bulan. Menurut keluarga, Nanda yang tidak pernah mendukung klub sepak bola tertentu, bekerja di daerah temanggung untuk mempersiapkan biaya persalinan istrinya.

6. Ricko Andrean (Bobotoh, Suporter Persib)- 27 Juli 2017

Ricko Andrean Maulana merupakan korban salah sasaran. Korban yang merupakan pendukung Persib Bandung, tewas setelah dikeroyok rekan-rekannya sendiri sesama Bobotoh, sebutan bagi pendukung Persib.

Ricko meninggal saat menyaksikan laga sarat gengsi antara Maung Bandung kontra rival abadinya, Persija Jakarta di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, GBLA.
Suporter Persija Jakarta membopong rekannya ketika terjadi kericuhan dengan petugas kepolisian pada laga Torabika Soccer Championship di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (24/6). Pertandingan tersebut dihentikan setelah suporter Persija Jaka

Suporter Persija Jakarta mengejar petugas kepolisian ketika terlibat kericuhan pada laga Torabika Soccer Championship di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (24/6). Pertandingan tersebut dihentikan setelah suporter Persija Jakarta masuk ke lap
Ricko yang saat itu sedang makan, melihat The Jakmania, sebutan pendukung Persija, dipukuli. Korban mencoba melerai justru menjadi sasaran.

Ricko sempat mendapat perawatan di RS Santo Yusuf Bandung selama lima hari. Namun nyawanya tidak tertolong.

7. Catur Yuliantono (Suporter Timnas Indonesia)- 2 September 2017

Nasib tragis dialami Catur Yuliantono. Datang ke Stadion Patriot, Bekasi, Jawa Barat untuk memberikan dukungan pada timnas Indonesia saat menghadapi Fiji di laga persahabatan, Catur meninggal dunia.

Catur meninggal dunia setelah terkena ledakan petasan usai pertandingan. Petasan yang menghantam Catur dilepaskan oleh suporter lain yang berada di tribun selatan.

Petasan dengan cepat menuju ke tribun timur, tempat korban berada.

8. Banu Rusman (Viola, Suporter Persita)- 12 Oktober 2017

Setelah Ferdian Fikri tewas pada akhir Maret, seorang suporter Persita Tangerang kembali meregang nyawa. Banu Rusman meninggal dunia akibat bentrok antarsuporter yang terjadi di Stadion Mini, Cibinong, usai laga Persita Tangerang vs PSMS Medan.

Kericuhan bermula ketika suporter Persita masuk ke area lapangan hijau lantaran protes kepada manajemen. Situasi makin memanas ketika ada lemparan batu dari arah bangku penonton. Tak terima, suporter PSMS yang didominasi anggota TNI melakukan serangan balik ke suporter Persita.

Akibat bentrok tersebut, Banu mengalami pendarahan di otak. Diduga akibat menerima pukulan benda tumpul.

Banu sempat dilarikan ke rumah sakit di Cibinong, kemudian dipindahkan ke Rumah Sakit Pusat Otak Nasional (RSPON) di daerah Cawang. Namun nyawanya tidak tertolong.

9. Rizal Yanwar Saputra (The Jakmania, Suporter Persija)- 12 November 2017

Rizal Yanwar Saputra, menjadi pendukung Persija Jakarta kedua yang meregang nyawa tahun ini. Rizal meninggal dunia usai menyaksikan tim kesayangannya bermain melawan Bhayangkara FC.

Anggota The Jakmania dari Cikarang itu dikeroyok sekelompok orang hingga meninggal dunia.

Laga antara Bhayangkara versus Persija pada pekan ke-34 kompetisi Liga 1 itu digelar di Stadion Patriot, Bekasi. Dalam perjalanan pulang, almarhum Rizal yang saat itu dibonceng oleh temannya menaiki sepeda motor mendapat serangan dari sekelompok orang yang diduga suporter tim lain.

Akibat serangan tersebut, Rizal mendapat luka parah di bagian kepala hingga menyebabkan nyawanya melayang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bobotoh Tewas Diserang, Eks Bos Klub Eropa: Padahal Timnas Indonesia Baru Juara

Bobotoh Tewas Diserang, Eks Bos Klub Eropa: Padahal Timnas Indonesia Baru Juara

Bola | Selasa, 27 Oktober 2026 | 16:26 WIB

Erick Thohir Turun Tangan! Desak Polisi Usut Tuntas Penyerangan Bobotoh di Pakansari

Erick Thohir Turun Tangan! Desak Polisi Usut Tuntas Penyerangan Bobotoh di Pakansari

Bola | Selasa, 27 Oktober 2026 | 09:52 WIB

Keributan Suporter PSGC vs PSIS Berujung Sanksi Berat, Naga Warak Dihukum 6 Laga Away

Keributan Suporter PSGC vs PSIS Berujung Sanksi Berat, Naga Warak Dihukum 6 Laga Away

Bola | Rabu, 21 Oktober 2026 | 19:51 WIB

Indonesia Masuk Nominasi Grassroots dari AFC, Bukti Majunya Pembinaan Lokal

Indonesia Masuk Nominasi Grassroots dari AFC, Bukti Majunya Pembinaan Lokal

Your Say | Senin, 19 Oktober 2026 | 17:20 WIB

AFC Bikin Publik Geleng Kepala, FAM Masuk Nominasi Federasi Terbaik Asia, PSSI Absen

AFC Bikin Publik Geleng Kepala, FAM Masuk Nominasi Federasi Terbaik Asia, PSSI Absen

Bola | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 15:04 WIB

Indonesia Masuk Nominasi AFC Awards 2026, PSSI Bersaing dengan Kamboja dan Myanmar

Indonesia Masuk Nominasi AFC Awards 2026, PSSI Bersaing dengan Kamboja dan Myanmar

Bola | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 17:56 WIB

Buntut Serangan ke Pemain Persib U-18,  PSSI Ancam Cabut Izin Tandang dan Potong Poin

Buntut Serangan ke Pemain Persib U-18, PSSI Ancam Cabut Izin Tandang dan Potong Poin

Bola | Rabu, 14 Oktober 2026 | 17:20 WIB

Timur Tengah Sedang Genting! John Herdman Bersikeras Ingin Laga Tandang Saat FIFA Matchday November

Timur Tengah Sedang Genting! John Herdman Bersikeras Ingin Laga Tandang Saat FIFA Matchday November

Bola | Rabu, 14 Oktober 2026 | 15:48 WIB

Keamanan Timur Tengah Jadi Sorotan, PSSI Pertimbangkan Ganti Lawan Timnas Indonesia

Keamanan Timur Tengah Jadi Sorotan, PSSI Pertimbangkan Ganti Lawan Timnas Indonesia

Bola | Rabu, 14 Oktober 2026 | 11:35 WIB

Erick Thohir Buka Opsi Pindahkan Laga Timnas Indonesia vs Yordania Imbas Konflik di Timur Tengah

Erick Thohir Buka Opsi Pindahkan Laga Timnas Indonesia vs Yordania Imbas Konflik di Timur Tengah

Bola | Selasa, 13 Oktober 2026 | 11:44 WIB

Terkini

Tecno Megabook K15S Resmi di Indonesia, Laptop Ryzen 5 dengan Baterai 70 Wh Seharga Rp8,5 Juta

Tecno Megabook K15S Resmi di Indonesia, Laptop Ryzen 5 dengan Baterai 70 Wh Seharga Rp8,5 Juta

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:30 WIB

Urutan Skincare Pagi untuk Anak Sekolah agar Wajah Cerah dan Segar

Urutan Skincare Pagi untuk Anak Sekolah agar Wajah Cerah dan Segar

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:29 WIB

Scorpio Cocok Berteman dengan Zodiak Apa? Ini Daftarnya, Bisa Jadi Sahabat Karib

Scorpio Cocok Berteman dengan Zodiak Apa? Ini Daftarnya, Bisa Jadi Sahabat Karib

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:25 WIB

Bos BEI Tertarik BUMN Hasil Restrukturisasi Danantara Bisa Melantai di Bursa

Bos BEI Tertarik BUMN Hasil Restrukturisasi Danantara Bisa Melantai di Bursa

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:23 WIB

Mobil Listrik Harga Rp100 Jutaan Ada di GIIAS Makassar

Mobil Listrik Harga Rp100 Jutaan Ada di GIIAS Makassar

Sulsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:15 WIB

Review The Mongoose: Ketika Veteran Tangguh Menghadapi Fitnah dan Maut!

Review The Mongoose: Ketika Veteran Tangguh Menghadapi Fitnah dan Maut!

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:00 WIB

Dihadiri Titiek Soeharto, Momen Prabowo Pimpin Siswa SD Gaungkan Sumpah Pemuda di Perpustakaan

Dihadiri Titiek Soeharto, Momen Prabowo Pimpin Siswa SD Gaungkan Sumpah Pemuda di Perpustakaan

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:00 WIB

Sopir Angkot Kritik Prabowo: MBG Buang-buang Makanan, BPJS Bikin Warga Gagal Berobat!

Sopir Angkot Kritik Prabowo: MBG Buang-buang Makanan, BPJS Bikin Warga Gagal Berobat!

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:55 WIB

4 Shio Paling Beruntung 29 Oktober 2026: Bisnis Lancar dan Finansial Aman

4 Shio Paling Beruntung 29 Oktober 2026: Bisnis Lancar dan Finansial Aman

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:51 WIB

PPP: Anak Muda Harus Jadi Pemimpin Masa Depan, Bukan Cuma Objek Politik 2029

PPP: Anak Muda Harus Jadi Pemimpin Masa Depan, Bukan Cuma Objek Politik 2029

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:43 WIB

×