Firman Utina: Kami Bukan Pengkhianat Bangsa!

Jum'at, 21 Desember 2018 | 05:00 WIB
Firman Utina: Kami Bukan Pengkhianat Bangsa!
Mantan kapten tim nasional Indonesia, Firman Utina, saat menghadiri Kongres Tahunan PSSI di Hotel Aryaduta, Bandung, Jawa Barat, Minggu (9/1/2017) [Suara.com/Adie Prasetyo Nugraha]

Suara.com - Kapten timnas Indonesia di Piala AFF 2010 Firman Utina menjadi pemain yang paling sedih atas tuduhan terjadinya pengaturan skor di pertandingan final melawan Malaysia. Dugaan tersebut muncul usai timnas Indonesia kalah dengan agregat 2-4.

Menurut Firman, bersama dengan rekan-rekan lainnya ia sudah berjuang mati-matian di laga tersebut. Bahkan, Firman bermain di leg kedua dalam kondisi cedera.

Firman mengatakan, kegagalan timnas meraih gelar juara memang mengecewakan masyarakat. Akan tetapi, para pemain lebih kecewa dan patah hati atas hasil tersebut.

"Kami juga termasuk orang-orang yang patah hati waktu itu, karena sudah di atas kertas menjuarai event itu ternyata gagal. Banyak kendala yang kami alami termasuk saya pribadi," kata Firman dalam jumpa pers di Jakarta, Kamis (20/12/2018).

"Setelah leg pertama aturannya saya sudah masuk rumah sakit dan operasi. Jadi kalau dibilang kami kena match fixing saya orang paling kecewa. Saya pernah ngomong ke Bambang (Pamungkas) ingin habiskan turnamen ini dengan bermain. Waktu itu saya disuntik sebelum pertandingan, lutut saya kena dan harus operasi," tambahnya.

Keputusan Firman mengambil tendangan penalti saat leg kedua yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) juga menuai kontroversi. Firman gagal mengeksekusi tendangan itu dan menyebabkan timbulnya indikasi adanya pengaturan skor pertandingan.

"Saya bermain dan selesaikan AFF dengan segala pengorbanan termasuk cedera dan ambil penalti yang tidak masuk. Itu Bukan karena sengaja gak masukin," jelasnya.

"Kami fight tapi terlalu percaya diri karena sebelumya menang 5-1 (babak penyisihan grup) lawan Malaysia. Jadi sudah terlalu senang. Kami memang gagal tapi bukan pecundang dan pengkhianat bangsa," tegasnya.

Terkait isu pengaturan skor di final Piala AFF 2010, Firman ingin masalah ini ditindaklanjuti. Pemain yang saat ini memperkuat Kalteng Putra itu tidak ingin rasa trauma bagi pemain saat membela negara.

Baca Juga: Maman Beri Klarifikasi, ADS: Saya Tidak Tuduh Siapapun

"Ini harus diusut dan diperbaiki. Jangan sampai mereka trauma saat main di timnas. Menjadi pemain timnas itu titik tertinggi bagi pesepakbola. Kebanggaan kami bisa bermain di timnas, jadi jangan sampai mereka kapok hanya gara-gara isu ini," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI