Jatuhnya Malaikat Kegelapan, Jose Mourinho dan Ideologi Anti-Football

Reza Gunadha | Suara.com

Jum'at, 21 Desember 2018 | 16:35 WIB
Jatuhnya Malaikat Kegelapan, Jose Mourinho dan Ideologi Anti-Football
Karikatur Jose Mourinho The Dark Angel [David Rowe/Perspective]

Suara.com - Awal kemunculannya, dia dianggap inovator muda nan cerdas dari pinggiran lapangan hijau benua biru. Setelahnya, ia menjelma sebagai malaikat kegelapan, yang sialnya, mampu gentayangan mengintimidasi segala glorifikasi keindahan sepak bola. Tapi kekinian, Jose Mourinho mengalami arus balik.

PAMAN Mou baru saja menyelesaikan makan siangnya di restoran Hotel Lowry, Selasa, 18 Desember 2018, siang.

Mourinho telah tinggal di pesanggrahan pinggiran Sungai Irwell, Salford, Greater Manchester, Inggris, tersebut sejak 2016—kala ia ditunjuk sebagai pelatih Manchester United.

Namun, makan siangnya pada hari Selasa itu, adalah momen terakhirnya di hotel tersebut. Setelah 895 hari tinggal di sana, ia check out, seiring pengumuman petinggi Setan Merah yang memecatnya.

Suasananya disesaki emosi. Salah satu penginap hotel yang tak mau ditulis namanya oleh Daily Mail, menyaksikan pelatih asal Portugal tersebut tampak bersemangat.

The Special One sempat memeluk sejumlah pegawai hotel. Dia juga sempat mengerjakan dokumen, makan camilan, lantas memberikan salam perpisahan.

“Banyak staf hotel yang menunjukkan raut wajah sedih. Sementara yang lainnya sengaja datang untuk memeluk Mourinho.”

Selang sehari, Rabu 19 Desember 2018, Manchester United resmi mengganti Mourinho dengan Ole Gunnar Solskjaer, “si pembunuh berwajah bayi” sekaligus pahlawan Red Devils dalam drama final Liga Champions 1999 kontra Bayern Munich.

Mantan manajer Manchester United, Jose Mourinho. [Oli SCARFF / AFP]
Mantan manajer Manchester United, Jose Mourinho. [Oli SCARFF / AFP]

Analog di Era Digital

Jauh hari sebelum Mou dipecat, benih-benih keruntuhan rezimnya di Old Trafford sudah kentara. Setidaknya, gejala itu mulai tampak pada awal tahun ini, tatkala United ditaklukkan Sevilla dalam babak 16 besar Liga Champions 2017-2018.

Seusai laga memalukan itu, Mourinho keluar arena dengan pernyataan, “Saya tidak ingin membuat drama. Ini adalah sepak bola, bukan akhir dunia. Saya pernah duduk di kursi ini sebelumnya (menjadi juara Liga Champions).”

Pernyataan Mourinho ada benarnya. Ia berjaya di kasta tertinggi sepak bola Eropa bersama Porto dan Inter Milan.

Namun, pernyataannya itu sekaligus menunjukkan Mourinho seakan tidak ngeh bahwa dunia sepak bola di Eropa sudah berubah.

Sepak bola pada zaman kiwari membutuhkan hal yang lebih luas. Sepak bola kini berbicara mengenai aspek detail dan teknis; sepak bola adalah menyerang; sepak bola adalah aliran deras bola dari kaki ke kaki; dan tak lupa, sepak bola kini adalah tentang memaksimalkan kemampuan para pemain binaan sendiri.

Suka atau tidak, Mourinho dianggap tak punya semua itu. Sepak bola bagi Mourinho adalah hasil akhir berupa kemenangan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Solskjaer Tak Sabar Hadapi Paris Saint Germain di Liga Champions

Solskjaer Tak Sabar Hadapi Paris Saint Germain di Liga Champions

Bola | Jum'at, 21 Desember 2018 | 15:27 WIB

Usai Dipecat MU, Ranieri Ingin Mourinho Segera Kembali Melatih

Usai Dipecat MU, Ranieri Ingin Mourinho Segera Kembali Melatih

Bola | Jum'at, 21 Desember 2018 | 11:52 WIB

Ole Gunnar Solskjaer Janjikan Ini untuk Manchester United

Ole Gunnar Solskjaer Janjikan Ini untuk Manchester United

Bola | Jum'at, 21 Desember 2018 | 09:15 WIB

Jadwal Pertandingan Liga Inggris Pekan ke-18

Jadwal Pertandingan Liga Inggris Pekan ke-18

Bola | Jum'at, 21 Desember 2018 | 08:12 WIB

Terkini

Arema FC Tahan Imbang Persib, Marcos Santos Bersyukur dan Bangga

Arema FC Tahan Imbang Persib, Marcos Santos Bersyukur dan Bangga

Bola | Sabtu, 25 April 2026 | 12:35 WIB

Dean Zandbergen Semakin Bersinar di Belanda, Tutup Akhir Musim dengan Koleksi 15 Gol

Dean Zandbergen Semakin Bersinar di Belanda, Tutup Akhir Musim dengan Koleksi 15 Gol

Bola | Sabtu, 25 April 2026 | 12:20 WIB

Persib Ditahan Imbang Arema FC, Bojan Hodak: Kini Hidup Kami Lebih Rumit

Persib Ditahan Imbang Arema FC, Bojan Hodak: Kini Hidup Kami Lebih Rumit

Bola | Sabtu, 25 April 2026 | 12:12 WIB

Arsenal vs Newcastle United: Semua Statistik Berpihak ke The Gunners

Arsenal vs Newcastle United: Semua Statistik Berpihak ke The Gunners

Bola | Sabtu, 25 April 2026 | 10:52 WIB

3 Pesaing Dony Tri Pamungkas Jika Resmi Bergabung ke Legia Warszawa

3 Pesaing Dony Tri Pamungkas Jika Resmi Bergabung ke Legia Warszawa

Bola | Sabtu, 25 April 2026 | 10:25 WIB

Cremonese Dibantai Napoli, Emil Audero Justru Jadi Pemain Terbaik dan Tepis Penalti McTominay

Cremonese Dibantai Napoli, Emil Audero Justru Jadi Pemain Terbaik dan Tepis Penalti McTominay

Bola | Sabtu, 25 April 2026 | 09:44 WIB

Fadly Alberto Tetap Kejar Mimpi Pesepak Bola Profesional Meski Terancam Hukuman Berat Komdis PSSI

Fadly Alberto Tetap Kejar Mimpi Pesepak Bola Profesional Meski Terancam Hukuman Berat Komdis PSSI

Bola | Sabtu, 25 April 2026 | 06:05 WIB

Ivar Jenner Ungkap Cuaca Panas Jadi Musuh Utama Pemain Keturunan Indonesia di Super League

Ivar Jenner Ungkap Cuaca Panas Jadi Musuh Utama Pemain Keturunan Indonesia di Super League

Bola | Jum'at, 24 April 2026 | 22:05 WIB

Rapor Bintang Timnas Indonesia di Super League: Rizky Ridho hingga Thom Haye Menyala!

Rapor Bintang Timnas Indonesia di Super League: Rizky Ridho hingga Thom Haye Menyala!

Bola | Jum'at, 24 April 2026 | 21:55 WIB

Hasil Super League: Persib Bandung Gagal Menang Lagi! Terancam Dikudeta Borneo FC

Hasil Super League: Persib Bandung Gagal Menang Lagi! Terancam Dikudeta Borneo FC

Bola | Jum'at, 24 April 2026 | 21:14 WIB