Jatuhnya Malaikat Kegelapan, Jose Mourinho dan Ideologi Anti-Football

Reza Gunadha | Suara.com

Jum'at, 21 Desember 2018 | 16:35 WIB
Jatuhnya Malaikat Kegelapan, Jose Mourinho dan Ideologi Anti-Football
Karikatur Jose Mourinho The Dark Angel [David Rowe/Perspective]

Sejak nama besarnya meroket naik dalam bursa pelatih elite Eropa bersama Porto—yang notabene klub kelas dua di Eropa barat—strategi yang diimplementasikan Mourinho terbilang efektif tapi banyak dibenci lawan-lawannya.

Mou kerapkali melecut semangat skuatnya agar bisa segera mencetak gol. Tapi setelah gawang lawan kebobolan dan skuatnya unggul, ia segera memerintahkan pion-pion di lapangan untuk bertahan habis-habiskan. Taktik Mou itu, meski dengan nada sindiran, beken disebut sebagai strategi parkir bus.

Xavi Hernandez

Strategi itu moncer pada eranya. Khalayak pasti bisa mengingat betapa frustrasinya Xavi—playmaker tercerdas dan terjeli pada eranya—untuk menembus lini pertanahan Inter Milan pada ajang Liga Champions 2010 yang dilatih Mourinho.

Xavi dalam pertandingan itu cuma bisa membolak-balikkan bola dari sisi kanan ke sisi kiri di lapangan tengah, karena tak ada celah lini belakang Inter yang bisa dieksploitasi.

Sementara soal mengorbitkan pemain muda binaan sendiri? Selain Scott Tominay, Mou hanya melanjutkan apa yang sudah diwariskan Louis van Gaal seperti Marcus Rashford, Andreas Pereira, dan Andre Gomez.

Selama kepemimpinannya di Man United, Mou lebih suka menghabiskan Rp 6,6 triliun untuk membeli total 11 pemain.

Siapa yang mengubah dunia tatkala Mourinho pede dengan visi sepak bolanya yang terkesan konservatif? Orang itu adalah Joseph Guardiola—yang celakanya adalah musuh bebuyutan Mou.

”Sejak Pep Guardiola mengambil alih Barcelona dan Spanyol memenangkan Euro 2008, permainan telah berubah. Sepak bola mereka mengubah banyak hal. Mereka membuat sepak bola tak lagi fokus pada bagaimana merebut bola, melainkan memainkannya,” tulis Miguel Delaney, Chief Football Writer The Independent, 14 Maret 2018.

Seusai mengalahkan Lukaku Cs, bek tengah Sevilla Simon Kjaer sebenarnya tanpa sadar menunjukkan visi strategi sepak bola Mourinho.

”Kami tahu, dalam pertandingan, United akan menciptakan peluang ’secara kebetulan’ dan bertahan. Akhirnya kami berinisiatif menyerang,” tutur Simon Kjaer, polos.

Menciptakan peluang secara kebetulan, bukan ’penciptaan’, tak pula hasil koordinasi—sungguh kejujuran Simon Kjaer yang meski keji, tapi persis mengiaskan gaya sepak bola United era Mourinho.

Miguel Delaney bersepakat dengan Simon Kjaer. Miguel dalam artikelnya tak kalah garang mengecam pola yang diterapkan Mou sehingga dikalahkan tim papan tengah La Liga Spanyol itu.

”Mengapa Mourinho hanya merasa perlu menyerang hanya 6 menit dari total 180 menit permainan? Kenapa tidak ’main’ saja? Apa  yang seharusnya menjadi salah satu laga klasik Eropa di Old Tafford telah berubah menjadi penghinaan!”

Mourinho sempat membela diri saat mengomentari kekalahannya dari Sevilla. Ia bertekad mengubah segalanya di United, termasuk visi permainan.

”Segalanya harus berubah di United setelah kekalahan lawan Sevilla,” tuturnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Solskjaer Tak Sabar Hadapi Paris Saint Germain di Liga Champions

Solskjaer Tak Sabar Hadapi Paris Saint Germain di Liga Champions

Bola | Jum'at, 21 Desember 2018 | 15:27 WIB

Usai Dipecat MU, Ranieri Ingin Mourinho Segera Kembali Melatih

Usai Dipecat MU, Ranieri Ingin Mourinho Segera Kembali Melatih

Bola | Jum'at, 21 Desember 2018 | 11:52 WIB

Ole Gunnar Solskjaer Janjikan Ini untuk Manchester United

Ole Gunnar Solskjaer Janjikan Ini untuk Manchester United

Bola | Jum'at, 21 Desember 2018 | 09:15 WIB

Jadwal Pertandingan Liga Inggris Pekan ke-18

Jadwal Pertandingan Liga Inggris Pekan ke-18

Bola | Jum'at, 21 Desember 2018 | 08:12 WIB

Terkini

Klasemen BRI Super League: Borneo FC Samai Perolehan Poin Persib Bandung, Persaingan Makin Sengit

Klasemen BRI Super League: Borneo FC Samai Perolehan Poin Persib Bandung, Persaingan Makin Sengit

Bola | Minggu, 26 April 2026 | 14:23 WIB

John Herdman Panggil 3 Pemain Persib, Beckham Putra Dicoret!

John Herdman Panggil 3 Pemain Persib, Beckham Putra Dicoret!

Bola | Minggu, 26 April 2026 | 14:11 WIB

BRI Youth Champion League 2026 Digelar, Eks Pemain Timnas Indonesia Beri Apresiasi

BRI Youth Champion League 2026 Digelar, Eks Pemain Timnas Indonesia Beri Apresiasi

Bola | Minggu, 26 April 2026 | 14:08 WIB

Timnas Indonesia U-17 Hadapi Grup Neraka, Kurniawan Tetap Bidik Tiket Piala Dunia U-17 2026

Timnas Indonesia U-17 Hadapi Grup Neraka, Kurniawan Tetap Bidik Tiket Piala Dunia U-17 2026

Bola | Minggu, 26 April 2026 | 14:05 WIB

Kurniawan Pangkas Skuad Timnas Indonesia U-17 untuk Piala Asia, Striker Andalan Dicoret!

Kurniawan Pangkas Skuad Timnas Indonesia U-17 untuk Piala Asia, Striker Andalan Dicoret!

Bola | Minggu, 26 April 2026 | 13:20 WIB

Dony Tri Pamungkas Dilirik Klub Polandia, Fokus Utama Tetap Persija

Dony Tri Pamungkas Dilirik Klub Polandia, Fokus Utama Tetap Persija

Bola | Minggu, 26 April 2026 | 13:14 WIB

Timnas Indonesia Hadapi Oman di FIFA Matchday 2026

Timnas Indonesia Hadapi Oman di FIFA Matchday 2026

Bola | Minggu, 26 April 2026 | 12:59 WIB

Bojan Hodak Senang Lihat Bobotoh dan Aremania Berdampingan di Stadion GBLA

Bojan Hodak Senang Lihat Bobotoh dan Aremania Berdampingan di Stadion GBLA

Bola | Minggu, 26 April 2026 | 09:13 WIB

Persaingan BRI Super League Sengit, Marcos Santos Sebut Tiga Kandidat Kuat Juara

Persaingan BRI Super League Sengit, Marcos Santos Sebut Tiga Kandidat Kuat Juara

Bola | Minggu, 26 April 2026 | 09:08 WIB

Maarten Paes Clean Sheet Lagi, Bawa Ajax Menang dan Dekati Zona Tiga Besar

Maarten Paes Clean Sheet Lagi, Bawa Ajax Menang dan Dekati Zona Tiga Besar

Bola | Minggu, 26 April 2026 | 08:22 WIB