Mane Jatuh Dicuekin, Jurgen Klopp Murka dengan Wasit

Arief Apriadi

Rabu, 07 April 2021 | 08:31 WIB
Mane Jatuh Dicuekin, Jurgen Klopp Murka dengan Wasit
Reaksi penyerang Liverpool Sadio Mane saat dijatuhkan pemain Real Madrid dalam laga leg pertama babak perempat final Liga Champions 2020/2021 (Real Madrid vs Liverpool) di Estadio Alfredo Di Stefano, Rabu (7/4/2021) dini hari WIB. [GABRIEL BOUYS / AFP].

Suara.com - Manajer Liverpool, Jurgen Klopp menuding wasit mungkin memiliki masalah pribadi dengan salah satu penyerangnya, Sadio Mane. Ketika Mane jatuh, wasit dianggapnya enggan memberikan hadiah pelanggaran.

Sadio Mane tampil penuh saat Liverpool dihajar Real Madrid dengan skor 1-3 dalam pertandingan leg pertama babak perempat final Liga Champions 2020/2021, Rabu (7/4/2021) dini hari WIB.

Penyerang asal Senegal itu memang tak menciptakan gol ataupun assist dalam laga ini, tetapi pergerakannya mampu menyulitkan barisan pertahanan Real Madrid.

Selama 90 menit, Mane mencatatkan 95 persen umpan sukses dan dua kali melakukan take-ons atau dribble sukses dari tiga kali percobaan.

Lini belakang Real Madrid pun terpaksa melanggar Mane pada menit ke-35, tetapi wasit bergeming dan tetap melanjutkan pertandingan.

Keputusan wasit membuat Jurgen Klopp meradang lantaran tak lama berselang, Real Madrid mencetak gol kedua lewat Marco Asensio.

"Situasi dengan Sadio, apa yang dilakukan wasit malam ini, saya harus katakan bahwa saya tidak mengerti," kata Jurgen Klopp dikutip dari BBC Sport, Rabu (7/4/2021).

"Bago saya, hal ini bersifat pribadi karena wasit melihat situasi Sadio, yang jelas pelanggaran, sebagai upaya diving atau apapun."

"Sejak saat itu, setiap kali Sadio terjatuh, dia tidak mendapatkan apa-apa. Itu tidak benar. Itulah yang saya katakan kepadanya [wasit] setelah pertandingan, bahwa saya pikir dia tidak adil dengan Sadio," tambah Klopp.

baca juga

Jurgen Klopp menekankan bahwa protesnya terhadap wasit bukanlah bentuk alasan atas kekalahan dari Real Madrid. Terlepas dari adil tidaknya wasit, Liverpool dianggapnya memang tak pantas menang.

"Itu tidak mengubah apa pun. Dia [wasit] tidak kalah dalam pertandingan. Kami tidak cukup bagus untuk mendapatkan hasil yang lebih baik, tetapi pada saat-saat ini Anda hanya perlu wasit 'OK'. Itu akan cukup," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jadi Incaran Klub Besar, Haaland Akhirnya Tanda Tangan di Etihad Stadium

Jadi Incaran Klub Besar, Haaland Akhirnya Tanda Tangan di Etihad Stadium

Bola | Rabu, 07 April 2021 | 08:07 WIB

Terpapar COVID-19, Serge Gnabry Absen di Laga Bayern Munich vs PSG

Terpapar COVID-19, Serge Gnabry Absen di Laga Bayern Munich vs PSG

Bola | Rabu, 07 April 2021 | 08:06 WIB

5 Hits Bola: Prediksi Bayern Munich Vs PSG di Liga Champions

5 Hits Bola: Prediksi Bayern Munich Vs PSG di Liga Champions

Bola | Rabu, 07 April 2021 | 07:45 WIB

Gol Bellingham Dianulir, Man City Menang Berkat Wasit?

Gol Bellingham Dianulir, Man City Menang Berkat Wasit?

Bola | Rabu, 07 April 2021 | 07:25 WIB

Klopp Tolak Anggapan Lini Belakang Jadi Biang Kekalahan Liverpool

Klopp Tolak Anggapan Lini Belakang Jadi Biang Kekalahan Liverpool

Bola | Rabu, 07 April 2021 | 06:38 WIB

Terkini

Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan

Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:29 WIB

Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru

Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:22 WIB

Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?

Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:17 WIB

Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper

Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper

Lifestyle | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11 WIB

Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi

Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi

Jabar | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:04 WIB

Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget

Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget

Banten | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:52 WIB

Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan

Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan

Banten | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47 WIB

Langkah Kecil yang Diam-Diam Bisa Membuat Perempuan Lebih Percaya Diri

Langkah Kecil yang Diam-Diam Bisa Membuat Perempuan Lebih Percaya Diri

Lifestyle | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:45 WIB

JPMorgan Optimistis Kepada BBRI, Saham Dinilai Masih Murah

JPMorgan Optimistis Kepada BBRI, Saham Dinilai Masih Murah

Banten | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:45 WIB

Fakta Lain Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi: Dua Lembaga Negara Italia Boikot

Fakta Lain Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi: Dua Lembaga Negara Italia Boikot

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:42 WIB

×