alexametrics

5 Pesepak Bola yang Anggap Cristiano Ronaldo Lebay, Salah Satunya Ibrahimovic

Syaiful Rachman
5 Pesepak Bola yang Anggap Cristiano Ronaldo Lebay, Salah Satunya Ibrahimovic
Penyerang AC Milan Zlatan Ibrahimovic (tengah) dan penyerang Juventus Cristiano Ronaldo (kanan) coba memperebutkan bola dalam laga pekan ke-35 Liga Italia di Allianz Stadium, Senin (10/5/2021) dini hari WIB. [Marco BERTORELLO / AFP].

Zlatan Ibrahimovic adalah satu dari sekian banyak pesepak bola yang pernah mengkritik Cristiano Ronaldo.

Suara.com - Kehebatan Cristiano Ronaldo di lapangan hijau tidak perlu diragukan lagi. Sederet gelar, di level klub, negara dan individu sudah digenggam oleh pemain Manchester United itu.

Namun, prestasi gemilang Cristiano Ronaldo tak selalu disambut gembira rekan-rekannya di level klub senang. Tak sedikit dari mereka bahkan terang-terang mengaku tidak senang atas perilaku atau komentar peraih lima trofi Ballon d'Or Tersebut.

Siapa saja mereka? Berikut daftarnya.

Striker Argentina Gonzalo Higuain saat di Piala Dunia 2018. Kirill KUDRYAVTSEV / AFP
Striker Argentina Gonzalo Higuain saat di Piala Dunia 2018. Kirill KUDRYAVTSEV / AFP

Gonzalo Higuain

Baca Juga: Permalukan PSM Makassar, Barito Putera Petik Kemenangan Perdana di Liga 1 2021

Ronaldo memang selalu menanamkan dirinya untuk bisa menjadi yang terbaik. Kondisi ini membuat salah satu rekannya di Real Madrid, Higuain, menuduhnya egois.

Dalam sebuah kesempatan, Higuain yang ketika itu sudah pindah dari Madrid ke Napoli, mengatakan bahwa jika dia tak bilang Ronaldo yang terbaik, dia akan ditepikan.

"Cristiano selalu berpikir dia yang terbaik. Tapi itu berlebihan. Saya pernah satu ruang ganti dengan Lionel Messi. Namun, dia tidak demikian," terang Higuain dikutip dari sebuah wawancara.

Alessandro Del Piero

Medio Maret 2021, Ronaldo bersama Portugal menjalani laga Kualifikasi Piala Dunia 2022. Ketika itu, Portugal bersua Serbia dan berkesudahan dengan skor 2-2.

Baca Juga: Paulo Dybala dan Morata Cedera, Juve Andalkan Kulusevski Lawan Chelsea?

Sejatinya, Portugal bisa saja unggul satu angka di akhir laga. Hanya, satu gol Ronaldo dianggap offside usai melihat ulasan VAR.

Ronaldo yang ketika itu tak terima, mengamuk. Ban kapten yang melingkar di lengannya ia hempaskan ke tanah sembari menuju lorong ruang ganti.

Insiden ini memantik reaksi Del Piero. Mantan bintang Juventus itu berkata Ronaldo terlalu berlebihan.

"Tak masalah jika Anda marah meluapkan emosi dan protes. Tapi membuang ban kapten adalah perilaku yang berlebihan. Apalagi dia adalah sosok yang mewakili negaranya dan dia juga figur yang ikonik," kata Del Piero.

Fernando Meira

Hal senada juga disampaikan oleh Meira. Pemain yang disebutkan barusan juga satu suara tentang sikap Ronaldo di laga Portugal vs Serbia.

"Itu memang jelas gol. Tapi, Ronaldo tak bisa membuang ban kapten begitu saja ke tanah. Ia mengeluarkan reaksi yang wajar, tapi perlu diingat dia adalah kapten Timnas Portugal."

"Saya mengerti VAR tidak menguntungkannya. Tapi, semua itu adalah keputusan wasit. Tanpa VAR, Ronaldo harus menunjukkan contoh yang baik untuk para pengikutnya," kata Meira.

Antonio Cassano

Saat Ronaldo pindah dari Madrid ke Juventus, Ronaldo berambisi untuk membantu Si Nyonya Tua meraih juara Liga Champions. Hanya, hingga kepergiannya dari Turin, Ronaldo gagal mempersembahkan gelar.

Cassano yang melihat ambisi Ronaldo melempar kritik. Menurut eks bintang AS Roma ini, Ronaldo datang ke Juventus agar para pelatih dipecat.

"Massimiliano Allegri, dalam 20-30 tahun belakangan, sudah menghasilkan gaya sepak bola Italia yang baik. Tapi, ketika Ronaldo datang, semuanya menjadi berubah. Ia merusak karier pelatih [Allgeri], Maurizio Sarri, kemudian Pirlo," katanya.

Megabintang Juventus, Cristiano Ronaldo (kanan) berinteraksi dengan penyerang AC Milan, Zlatan Ibrahimovic pada laga Liga Italia 2020/2021 di Juventus Stadium, Turin, Senin (10/5/2021) dini hari WIB. [Marco BERTORELLO / AFP]
Megabintang Juventus, Cristiano Ronaldo (kanan) berinteraksi dengan penyerang AC Milan, Zlatan Ibrahimovic pada laga Liga Italia 2020/2021 di Juventus Stadium, Turin, Senin (10/5/2021) dini hari WIB. [Marco BERTORELLO / AFP]

Zlatan Ibrahimovic

Pernyataan sinis juga dilontarkan Zlatan saat Ronaldo menyatakan pindah dari Madrid ke Juve. Dalam sesi wawancara, Ronaldo mengatakan ingin keluar dari zona nyamannya di Madrid dan mencari tantangan baru.

Tapi, menurut Zlatan kepindahan Ronaldo ke Juventus seperti mengada-ada. Menurut dia bermain di Juventus tak ada tantangannya.

"Juventus sudah biasa meraih gelar Serie A. Di mana letak tantangannya? Kenapa tak pindah ke Divisi Dua Italia saja beberapa waktu sebelum dia ke Juventus?"

"Jika Ronaldo membawa juara tim divisi dua dan membawa mereka ke level tertinggi, itu baru tantangan. Kalau, pindah ke Juventus bukanlah tantangan sama sekali," tegasnya.

[Penulis: Kusuma Alan]

Komentar