Suara.com - Pelatih Persis Solo Jacksen F Tiago mengaku kecewa dengan hasil yang diraih timnya di laga pekan ketiga Liga 1 dan siap bertanggung jawab, meski itu kehilangan posisinya sebagai pelatih.
Sebagaimana diketahui, Persis Solo kembali menelan kekalahan di pekan ketiga Liga 1 saat bertandang ke markas Persikabo 1973. Bermain di Stadion Pakansari, Minggu (7/8/2022) malam, Laskar Sambernyawa kalah telak 0-2 dari tuan rumah.
Ini merupakan kekalahan ketiga yang dialami Persis secara beruntun. Sebelumnya Persis kalah 2-3 dari Dewa United FC dan 1-2 dari Persija Jakarta.
Hasil tersebut juga membuat tim juara Liga 2 2021 masih tenggelam di dasar klasemen sementara dengan nol poin.
Diakui Jacksen, kekalahan beruntun ini juga melahirkan tekanan yang besar untuk posisinya sebagai juru taktik Laskar Sambernyawa.
“Tekanan tergantung prestasi kita, kalau saat ini saya rasa wajar muncul tekanan dan saya juga terima kritikan yang ada karena memang kita tidak dapat hasil yang diinginkan,” kata Jacksen.
“Kalaupun hari ini seandainya saya dapat kabar ini adalah laga terakhir, saya harus berjiwa besar. Kita harus realistis sampai hari ini kita belum mampu dapat kemenangan,” sambungnya dikutip laman resmi Liga Indonesia Baru, Senin (8/8/2022).
Kekalahan Persis ini tentu menghadirkan kekecewaan besar bagi tim yang bermarkas di Stadion Manahan Solo.
“Hasil malam ini yang pasti jadi pukulan berat untuk kita semua. Kalau lihat jalannya babak pertama, kita sebenarnya dapat beberapa kesempatan untuk jadi gol, tapi belum berhasil. Pasti kita sangat kecewa,” tegas Jacksen usai pertandingan.
Sementara itu pemain Persis, Chrystna Bhagascara mengatakan jika keberuntungan masih belum berpihak pada timnya.
“Sebagai pemain kita sudah lakukan yang terbaik di lapangan. Semoga saja kedepannya kita akan lebih baik lagi,” ucap pemain bernomor punggung 16 itu.